GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelajah Nusantara, Alternatif Permainan Anak Masa Kini Berbasis Multi Intelegensi

Mahasiswa Universitas Airlangga berhasil menciptakan sebuah produk permainan tradisional bernama “Jelajah Nusantara”.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 15 Oktober 2023 - 13:05 WIB
Jelajah Nusantara, Alternatif Permainan Anak Masa Kini Berbasis Multi Intelegensi
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Bermain adalah aktivitas penting bagi anak-anak karena membantu mereka mengembangkan berbagai keterampilan sosial, emosional dan kognitif. Salah satu tahap penting dalam perkembangan anak adalah tahap operasi konkrit, yang mana kemampuan kognitif anak mulai matang. Dalam tahap ini, permainan dapat merangsang berbagai aspek perkembangan seperti bahasa, kognisi, motorik, sosial, emosional, dan seni.

Hanya saja, saat ini kebanyakan permainan yang mendukung perkembangan anak memiliki harga yang cukup tinggi, berkisar antara Rp200.000 - Rp700.000. Lebih lanjut, permainan tersebut cenderung mengabaikan unsur budaya Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan fenomena tersebut, mahasiswa Universitas Airlangga berhasil menciptakan sebuah produk permainan tradisional bernama “Jelajah Nusantara”. Produk itu merupakan permainan berbasis multi-intelegensi dengan elemen budaya nusantara. Gagasannya itu, berhasil lolos pendanaan Program Kreatif Mahasiswa (PKM).

Inovasi Gagasan

“Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam memengaruhi perkembangan psikomotorik, kognitif, dan emosional anak secara menyeluruh,” ujar Maulia Gitawati Indiswari.

Menurutnya, proses penciptaan produk itu diinisiasi oleh beberapa mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam tim PKM. Yakni, tiga mahasiswa psikologi angkatan 2021 yakni Theda Prajna, Raihan Syarif, Maulia Gitawati Indiswari, dan dua mahasiswa manajemen angkatan 2021 yakni Kemal Husadi dan Shinta Puteri Permadani.

Produk bernama “Jelajah Nusantara” itu merupakan permainan berbasis multi-intelegensi dengan elemen budaya nusantara yang dirancang khusus untuk meningkatkan perkembangan anak usia 7-11 tahun.

“Teori multi-inteligensi mengakui bahwa setiap anak memiliki beragam kecerdasan yang perlu dikembangkan melalui permainan. Oleh karena itu, permainan ini bertujuan mengembangkan multi-intelegensi, sehingga dapat membawa manfaat yang besar bagi perkembangan anak-anak,” ungkap Theda selaku ketua tim.

Harga Permainan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gita mengaku bahwa produk itu akan dijual sekitar Rp200.000. Produk itu menawarkan berbagai jenis permainan yang bukan hanya mendukung perkembangan intelegensi melainkan juga berperan dalam mengenalkan warisan budaya Indonesia.

Model permainan ini juga mendukung pencapaian SDGS terutama point SDG 4 yang berkaitan dengan pendidikan berkualitas melalui pendidikan inklusif, bantuan pembangunan, pendidikan anak usia dini, serta pendidikan yang terjangkau.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT