News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Satu Rumah Roboh Timpa Penghuninya

Sebanyak 40 rumah warga di dua dusun di Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Selasa (31/10) petang kemarin rusak diterjang hujan lebat disertai angin puting beliung.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 1 November 2023 - 11:48 WIB
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Ngawi
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Sebanyak 40 rumah warga di dua dusun di Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Selasa (31/10) petang kemarin rusak diterjang hujan lebat disertai angin puting beliung.

Bahkan, satu rumah semi permanen yang terbuat dari papan kayu milik Murdoko (38) warga setempat roboh hingga rata dengan tanah setelah disapu angin. Kejadian yang begitu cepat membuat Murdoko bersama istri dan kedua anaknya tak sempat menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu keluarga tersebut sempat bersembunyi di bawah tempat tidur dan tertimpa reruntuhan bangunan rumah yang roboh disapu angin. Beruntung mereka selamat, Murdoko bersama istri hanya mengalami luka ringan sementara kedua anaknya selamat tanpa alami luka.

Rumah semi permanen yang terbuat dari papan kayu milik Murdoko (38) warga setempat roboh hingga rata dengan tanah setelah disapu angin

Khomsatun (35) istri Murdoko mengaku kejadian begitu cepat. Musibah yang menghancurkan bangunan rumah beserta isinya tersebut diawali dengan datangnya mendung hitam secara tiba-tiba, tak berselang lama hujan lebat disertai angin puting beliung.

“Ya mendung gelap, trus gluduk (guntur) itu langsung angin kaya puting beliung itu langsung kena rumah terus ambruk (roboh),” kata Khomsatun sambil melihat rumahnya hancur, Rabu (1/11) pagi.

Khomsatun mengaku sempat tertimpa, namun karena panik mereka berempat lari cari perlindungan hingga akhirnya bisa keluar.

“Iya sempat tertimpa apa saya gak tahu wong panik kok, sambil lari cari perlindungan, ini badan rasanya mulai terasa sakit semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Suparlan kepala Desa Cantel mengaku musibah angin puting beliung pada Selasa petang kemarin berdampak pada rusaknya rumah warga, rata-rata kerusakan hanya atap dan genting yang beterbangan, namun ada satu yang parah hingga roboh.

“Ini yang rumahnya rusak berat ada satu miliknya pak Murdoko, terus ada yang rusak ringan ada yang rusak sedang. Total kurang lebih ada 40 rumah yang terdampak,” terang Suparlan.

Suparlan mengatakan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa Cantel Rabu pagi bergotong royong membersihkan rumah korban dan mengevakuasi barang dan perabot rumah yang masih bisa di pakai lagi, termasuk fokus untuk kembali mendirikan rumah yang roboh tersebut.

“Upaya desa hari ini juga rumah yang roboh ini harus didirikan dan disempurnakan, karena itu adalah bagian dari tanggung jawab desa,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati karena sudah memasuki musim penghujan. Dalam seminggu terakhir di wilayah Kabupaten Ngawi sudah dua kali terjadi hujan dan angin. Jika datang mendung gelap secara tiba-tiba bisa diwaspadai akan terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang atau puting beliung. (men/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Hashim menyebut penambahan personel ini sebagai langkah kecil namun sangat signifikan dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.
Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Ressa akhirnya buka suara soal tudingan tak nafkahi anak dan disamakan dengan Denada. Ia siap digugat dan menyinggung tindakan amoral sang mantan istri.
Sepuluh Tahun Melingkar di Jari, Cincin Tunangan Warga Nganjuk Berhasil Dilepas Damkarmat

Sepuluh Tahun Melingkar di Jari, Cincin Tunangan Warga Nganjuk Berhasil Dilepas Damkarmat

Sebuah cincin tunangan yang telah melingkar di jari seorang warga Nganjuk selama kurang lebih sepuluh tahun akhirnya berhasil dilepas dengan bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Rabu (4/2).
Hikmah di Balik Musibah, Jay Idzes Ketiban Untung usai Inter Milan Resmi Dihukum Gara-Gara Emil Audero Diserang Petasan

Hikmah di Balik Musibah, Jay Idzes Ketiban Untung usai Inter Milan Resmi Dihukum Gara-Gara Emil Audero Diserang Petasan

Kesialan Emil Audero memberi dampak untuk Jay Idzes seiring dengan insiden pelemparan petasan di laga Inter Milan melawan Cremonese. Sebab, I Nerazzurri dapat hukuman dari pemerintah Italia.
Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Fakta tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Shangri-La Jakarta
Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

AFC resmi memasukkan Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Garuda akan bersaing dengan Australia, India, Korea, dan Kuwait untuk jadi penyelenggara.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT