News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Gas Bocor, Rumah Produksi Ban Kanisiran di Madiun Ludes Terbakar

Diduga terjadi kebocoran tabung gas saat proses produksi, sebuah rumah pabrik ban Vulkanisir milik Miswan (45) di Desa Garon, Balerejo, Madiun ludes terbakar.
Senin, 13 November 2023 - 17:49 WIB
Pemadaman rumah produksi ban
Sumber :
  • Miftakhul Erfan

Madiun, tvOnenews.com - Diduga terjadi kebocoran tabung gas saat proses produksi, sebuah rumah pabrik ban Vulkanisir milik Miswan (45) di Desa Garon Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun ludes terbakar, pada Senin (13/11) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Dari kejauhan asap hitam tebal pun tampak membumbung tinggi, bahkan jilatan api hingga setinggi tujuh meter langsung menyambar dan membakar atap dua rumah milik tetangga di kanan dan kiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun seorang pekerja mengaku ada kebocoran pada tabung gas saat proses produksi ban rekondisi tersebut. Saat bersamaan, ledakan keras terjadi sebanyak lima kali yang diduga berasal dari tabung gas tersebut. 

Subandi (48) tetangga korban mengatakan, saat dirinya tengah bekerja di sawah mendengar ada lima kali ledakan. Dari asal sumber suara, tampak asap tebal hitam sudah membumbung tinggi. 

“Saya tahunya kan ada suara ledakan, saya pikir itu dari tabung elpiji, kan proses bikin vulkanisir ban situ pakai elpiji juga, banyak sekali di situ elpijinya,” kata Subandi. 

Subandi mengaku saat tiba di lokasi, api sudah besar dan membumbung tinggi. Warga semua panik ada yang menyelamatkan harta benda dan keluarganya masing-masing dari dalam rumah. Karena dua rumah tetangga korban atapnya sudah terbakar. 

Terpisah, Miswan mengaku belum tahu pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh isi gudang ban bekas dan rumah produksi ban vulkanisir miliknya, namun ada informasi dari karyawan bahwa ada kebocoran gas yang akhirnya tersulut api.

“Kalau informasinya itu ada gas yang bocor sehingga terbakar dan langsung membesar, soale gasnya itu yang ukuran besar warna merah itu,” ucap Miswan. 

Miswan mengaku, untuk produksi ban vulkanisir di tempatnya memang menggunakan gas elpiji berukuran besar. Sehingga jika terjadi ledakan hingga sebanyak lina kali. 

“Dampaknya seluruh bangunan dan isinya rumah sudah terbakar habis, tapi saya masih belum masuk seperti apa kondisinya. Untungnya tidak ada korban luka atau jiwa," tandas Miswan. 

Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Ashari Darmawan mengatakan, tidak ada kendala dalam proses pemadaman. Hanya saja karena yang terbakar adalah ban dengan jumlah banyak sehingga proses pemadamannya membutuhkan waktu lama.

“Total ada tiga unit mobil damkar yang kami kerahkan, kalau kesulitan hanya yang terbakar adalah ban jadi lama pemadamnya. Namun alhamdulillah sudah dapat kita kendalikan,” kata Ashari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak kebakaran rumah produksi ban vulkanisir ini adalah seluruh bangunan rumah dan seisinya hangus terbakar, serta dua atap rumah tetangga kiri dan kanan juga sempat terbakar. 

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat musibah ini. Kasus kebakaran gudang dan rumah produksi ban vulkanisir tersebut kini telah ditangani petugas dari Satreskrim Polres Madiun guna mencari penyebab pasti terjadinya kebakaran. (men/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada agen pemain asing ketika Dony Tri Pamungkas lagi ikuti sesi latihan rutin bersama Persija Jakarta di Sawangan, Depok jelang laga hadapi Persijap Jepara.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT