GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Uji Publik Capres Cawapres Prabowo–Gibran di UMS, Gaya Komunikasi Gibran Dinilai Lebih Baik dan Terbuka

Jelang dialog uji publik capres cawapres Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming yang digelar Pengurus Pusat Muhammadyah di UMS menarik perhatian sejumlah kalangan
Kamis, 23 November 2023 - 14:13 WIB
Paslon Prabowo-Gibran
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Jelang dialog uji publik capres cawapres Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang digelar Pengurus Pusat (PP) Muhammadyah di Universitas Muhammadyah Surabaya (UMS) menarik perhatian sejumlah kalangan, termasuk pakar komunikasi di Kota Surabaya. Gaya komunikasi capres–cawapres nomor urut 2 ini dinilai lebih menarik dan terbuka. Terlebih gaya komunikasi Gibran, yang dinilai berbeda dari sebelumnya.

Ada yang menarik dari gaya komunikasi Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Menurut E. Rizky Wulandari, S.Sos., M.I.Kom., pakar komunikasi Stikosa AWS, Gibran kini jauh lebih terbuka dan terampil dalam komunikasi verbal maupun non verbal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin kita masih ingat saat dia muncul di depan publik pertama kali, saat dikenalkan Presiden Joko Widodo," kenang Kiky, panggilan akrab Rizky Wulandari, saat ditemui di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS).

Saat itu, kata Kiky, Gibran terkesan enggan muncul di depan publik. Pernyataannya cenderung emosional gara-gara dituding tidak mendukung langkah ayahnya, Presiden Jokowi, saat pemilihan presiden.

Gibran juga lebih bersifat protektif dengan memunculkan pernyataan-pernyataan yang kurang terukur. Masih beruntung, saat itu masyarakat cenderung penasaran, ingin tahu lebih detail sosok-sosok dalam keluarga Jokowi.

"Mungkin dari sisi usia, saat itu Gibran masih sangat muda. Dia juga lebih aktif sebagai pebisnis yang kerap menggunakan komunikasi efektif dan efisien," terang Kiky.

Penguatan Public Speaking

Kini, lanjutnya, Gibran sudah memasuki tahap penguatan public speaking. Setidaknya ada pertumbuhan signifikan dari sisi kejelasan komunikasi, yakni teknik penyampaian ide atau pesan secara jelas dan terstruktur.

"Gibran relatif sudah menggunakan kata-kata yang mudah dipahami oleh audiens. Mungkin karena sudah melibatkan konsultan? Saya nggak ngerti. Dulu dia sempat nyeletuk begitu di sebuah acara televisi," katanya sambil tersenyum.

Yang jelas, kata Kiky, kekuatan public speaking memiliki peran penting dalam panggung politik. Lewat public speaking, salah satunya, diharap mampu mendorong audiens agar terpengaruh, termotivasi, tergerak, atau setidaknya tertarik.

"Lewat teknik yang benar, public speaking membuat kita bisa mendapat perhatian. Sehingga ada ketertarikan, atau mempertahankan minat audiens," tegasnya.

Dari pengamatan terhadap sosok Gibran, mulai dari pertemuan dengan Prabowo Subianto saat deklarasi, pendaftaran di KPU, bertemu awak media saat tes kesehatan, hingga pengundian nomor urut capres dan cawapres, Gibran kini lebih tenang dan lebih terbuka.

"Ia memiliki keterampilan verbal dan non verbal cukup baik. Kalaupun ada persoalan lebih pada sisi intonasi dan volume suara. Juga gerak tubuh dan ekspresi wajah yang kurang mendukung pesan yang disampaikan," kata Kiky.

Beruntung, Gibran adalah tokoh publik yang secara karakter sudah lekat di media massa sejak 2014. Orang akhirnya cenderung maklum.

"Gibran datang bertemu wartawan untuk klarifikasi soal ijazah, ini langkah yang bagus. Tak banyak politisi kita mau melakukan klarifikasi secara terbuka. Dukungan pernyataan dari juru bicara Gibran, Emil Dardak, makin memperjelas proses klarifikasi," papar Kiky.

Meski harus diakui, proses klarifikasi ini bukan langkah mudah. Karena audiens cenderung percaya pada narasi dan narasumber yang lekat dengan perspektif, sudut pandang, dan keyakinan yang dimiliki sejak awal.

Penguasaan Masalah

Catatan lain yang harus dilakukan Gibran, kata Kiky, adalah penguasaan masalah. Dosen Public Relations dan Marketing Communications di Stikosa AWS ini percaya, kemampuan komunikasi yang baik harus didukung referensi yang kuat. Gibran juga perlu memperkuat performance saat bicara di depan publik lewat ekspresi yang kuat, selaras dengan narasi yang disampaikan.

"Kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam public speaking. Bagaimana ia tampil dengan penuh percaya diri di depan audiens, tetap tenang saat diserang, tak gampang lupa daratan saat menerima pujian  tetap mengendalikan situasi dalam kondisi apapun," kata Kiky.

Sebagai tokoh publik yang aktif bersosial media, Gibran harusnya terbiasa dengan segala umpan balik. Selanjutnya tinggal penguatan perkembangan kualitas komunikasi secara berkelanjutan, komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

"Gibran juga perlu menjaga relevansi pesan," ingat Kiky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena, lanjutnya, public speaking dalam sebuah kegiatan politik tidak bisa tidak mengarah pada target membangun keterhubungan dengan pemilih dan calon pemilih.

"Jadi tidak hanya citra dan reputasi. Tapi harapan audiens yang wajib dipenuhi," tutupnya. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda: Syukur-Syukur 2 Periode, Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Sherly Tjoanda: Syukur-Syukur 2 Periode, Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda: Syukur-syukur 2 periode, jika hanya satu periode, biarkan lima tahun itu kita bermanfaat buat banyak orang.
Seusai Dinasihati Dedi Mulyadi, Kades Hoho Makin Tegas Akan Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Seusai Dinasihati Dedi Mulyadi, Kades Hoho Makin Tegas Akan Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho makin tegas melantik perangkat desa Purwasaba usai mendapat nasihat dari Dedi Mulyadi terkait polemik seleksi desa. Simak berita selengkapnya!
Oxford United Bikin Pengumuman Resmi, Pemain Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Dapat Kontrak Baru?

Oxford United Bikin Pengumuman Resmi, Pemain Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Dapat Kontrak Baru?

Oxford United telah resmi merilis pengumuman mengenai aktivitas mereka di bursa transfer. Ada indikasi bahwa Marselino Ferdinan mendapatkan perpanjangan kontrak.
Gelar Kongres Biasa Hari Ini, FFI Ingin Lanjutkan Sinergi dengan Berbagai Pihak demi Kemajuan Futsal Indonesia

Gelar Kongres Biasa Hari Ini, FFI Ingin Lanjutkan Sinergi dengan Berbagai Pihak demi Kemajuan Futsal Indonesia

Federasi Futsal Indonesia (FFI) secara resmi menggelar Kongres Biasa yang membahas berbagai agenda penting. Salah satunya terkait upaya untuk membangun sinergi.
Kurs Dolar AS di Bank Tembus Rp17.600

Kurs Dolar AS di Bank Tembus Rp17.600

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih bergerak fluktuatif.
Polisi Buronan di Polres Pacitan Tertangkap, Terduga Terancam Dipecat Tidak Hormat

Polisi Buronan di Polres Pacitan Tertangkap, Terduga Terancam Dipecat Tidak Hormat

Selain uang puluhan juta rupiah Brigadir SA juga membawa kabur satu unit motor milik teman polisi.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT