GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Ungkap Kronologi Oknum Kiai di Bawean Gresik Diduga Cabuli Santriwati

Pihak keluarga yakni orang tua korban kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh NS, seorang oknum pengasuh pondok pesantren di pulau Bawean, Gresik, akhirnya mengungkapkan kronologi terjadinya kasus pencabulan tersebut.
Selasa, 26 Desember 2023 - 10:27 WIB
Keluarga Korban Ungkap Kronologi Oknum Kiai di Bawean Gresik Diduga Cabuli Santriwati
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Pihak keluarga yakni orang tua korban kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh NS, seorang oknum pengasuh pondok pesantren di pulau Bawean, Gresik, akhirnya mengungkapkan kronologi terjadinya kasus pencabulan tersebut.

Salah satu orang tua korban pencabulan, yakni YF mengatakan, kasus dugaan pencabulan yang menimpa anaknya itu bemula saat anaknya mengaku tidak kerasan di pondok lagi. YF sering menerima telepon dari korban minta pulang ke rumah pada akhir bulan November 2023 lalu. Padahal korban baru mondok kurang lebih lima bulan disana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya karena minta pulang terus akhirnya saya kesana (Ponpes Tahfidhul Qur'an Hidayatul Qur'an As Syafi'i Dusun Kalimalang, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean) bersama istri saya. Disana saya menanyakan perihal tidak kerasan di pondok,” ujarnya pada awak media, Sabtu (24/12).

Masih menurut YF, saat ditanya alasannya, korban diam saja dan hanya berujar ingin pulang saja. Hingga pada akhirnya ibu korban meminta korban berkata jujur apa yang terjadi. Akhirnya, korban menceritakan tindakan pencabulan yang dilakukan oleh NS.

"Tidak dilakukan di pondok, tapi di rumah NS. Disana anak saya dipaksa melakukan hal-hal yang tidak senonoh,” jelasnya.

YF bersama istrinya akhirnya memutuskan minta izin memulangkan anaknya kepada NS, pada akhir November 2023 lalu. Saat korban berada di rumah, NS beberapa kali menelpon orang tuanya untuk meminta korban kembali ke Pondok. Namun orang tua korban sudah bersikukuh tidak mau.

“Lalu, NS ini berjanji akan silaturahmi ke rumah korban dan niat baik-baik kepada orang tua korban. Namun, dua kali janji yang disampaikan tidak ditepati. Hingga akhirnya saya bersama istri melapor kejadian ke Polres Gresik,” lanjutnya.

YF juga mengakui, banyak informasi dari masyarakat dan warga sekitar rumahnya. Tentang sosok NS ini yang kerap kali melakukan hal tindakan pencabulan kepada santrinya.

“Awalnya saya tidak percaya, karena memang itu hanya omongan saja. Tapi ternyata memang benar,” tandasnya.

Akibat kejadian, kini anak perempuannya yang masih duduk di kelas I tingkat sekolah menengah pertama itu mengalami trauma atas apa yang dilakukan NS. Korban saat ini mendapat monitoring dan pendampingan petugas UPT PPA Kecamatan Tambak dan Sangkapura.

Sementara Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, menambahkan dalam kasus dugaan pencabulan ini ada satu laporan polisi dari salah satu korban. Setelah dilakukan pengembangan dari salah satu korban, ada tambahan dua santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan oleh NS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban semuanya tiga anak dibawah umur," tutupnya. (mhb/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Di balik kegemilangannya di lapangan, situasi kontrak Abdulrahman Ghareeb menciptakan kegelisahan bagi para pendukung Al Nassr. Apakah ia akan perbarui kontrak?
Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyoroti lapangan Aspmyra Stadium setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil itu membuat Nerazzurri sulit lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni kini kembali menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno komisi hari ini, Kamis (19/2/2026).
Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, melaporkan R dan K terkait kasus penipuan yang berkedok investasi. 
Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

179 korban penipuan seleksi CPNS bodong sindir gaya hidup mewah Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania yang hedonis tapi belum bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT