News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Bocah Disiksa Ibu Kandung di Surabaya, Pemkot Tak Akan Kembalikan Hak Asuh saat Pelaku Keluar dari Penjara

Pelaku kekerasan terhadap anak dengan mencabut gigi anaknya dengan tang hingga menyiramkan air panas ke tubuh korban disikapi dengan tegas Pemkot Surabaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 25 Januari 2024 - 18:37 WIB
AC (26 tahun) ibu kandung GE
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Pelaku kekerasan terhadap anak dengan mencabut gigi anaknya dengan tang hingga menyiramkan air panas ke tubuh korban disikapi dengan tegas Pemkot Surabaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak akan mengembalikan hak asuh siswi SD yang jadi korban kekerasan oleh ibu kandungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya berkomitmen, akan mendampingi korban hingga tuntas dari trauma juga menyelesaikan pendidikan.

“Tidak (kita kembalikan ke ibunya), akan kita asuh. Ada sekolah bibit unggul (yang disiapkan Pemkot untuk tinggal dan pendidikan korban),” bebernya, Kamis (25/1).

Meski ibu korban telah bebas dari penjara nanti, Eri menegaskan yang bersangkutan tidak akan diizinkan merawat putrinya lagi, selain hanya sebatas menemui.

“Dulu ibunya ngambil (anaknya yang dirawat di shelter setelah dapat perlakuan kekerasan) nangis-nangis (ngakunya) sadar, ternyata diulangi lagi (melakukan kekerasan ke korban). Sudah tidak ada lagi (kesempatan) yang kedua. Kita tidak ingin memutus tali silaturahmi, (hanya) gak akan dikembalikan lagi ke orang tuanya, (takutnya) nanti diulangi lagi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, GE (9 tahun) siswi kelas satu SD mengalami sejumlah luka di mulut dan punggung serta bagian tubuh lain, usai mendapat sejumlah perlakuan kekerasan dari ibu kandungnya. Kekerasan itu mulai disiram air panas, diminta mengemu air panas, ditusuk gunting, dan sebagainya.

Ida Widayati Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3APPKB) Kota Surabaya memastikan korban sudah dilindungi dalam shelter.

Sembari pemulihan, korban akan didampingi untuk menentukan terapi yang tepat. Ini karena DE diduga berpotensi mengalami trauma tertunda.

“Bisa jadi ini trauma yang tertunda. Kami mendampinginya dengan psikolog atau pskiater dulu. Hanya saja harus menunggu dia sembuh (luka fisiknya). Bahaya, ini bisa jadi trauma tertunda yang bisa dilampiaskan di kemudian hari,” jelasnya.

Sementara AC (26 tahun) ibu kandung GE dihadirkan dalam press release Polrestabes Surabaya sebagai tersangka penganiayaan pada, Senin (22/1).

Ia mengaku melakukan semua perbuatannya termasuk memecahkan gigi anaknya menggunakan tang lantaran korban makan dalam durasi lama dan pernah menantang pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami tegas terhadap seluruh bentuk kekerasan terutama anak anak, dan tidak akan kami berikan hak asuhnya bagi ortu pelaku kekerasan terhadap anaknya di Kota Surabaya,” tandasnya. (zaz/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Anggota bernama Aipda Syarif Hidayat,SH ini seorang anggota polresta Karawang yang aktif memberikan edukasi terhadap masyarakat Karawang melalui media sosial. 
Hamas Tegaskan Siap Implementasikan Peta Jalan Perdamaian Gaza

Hamas Tegaskan Siap Implementasikan Peta Jalan Perdamaian Gaza

Hamas melalui juru bicaranya, Hazem Qassem, menegaskan kesiapannya untuk mengimplementasikan peta jalan perdamaian di Jalur Gaza.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Pandangan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Surakarta, Pak Mayor Haristanto yang tidak melihat kritik sebagai sesuatu yang harus selalu dipertentangkan dengan pemerintah.
Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur.
Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan dipastikan pulang tanpa medali dari Asian Games 2026 setelah kembali gagal mencapai podium.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT