GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memasuki Masa Tenang Pemilu, Seluruh APK di Kota Surabaya Diturunkan

Memasuki masa tenang pemilihan umum (Pemilu), seluruh alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di wilayah Kota Surabaya mulai diterbitkan dan dicopot tepat pukul 00:00 WIB dini hari, Minggu (11/2).
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 11 Februari 2024 - 12:44 WIB
Seluruh APK di Kota Surabaya Diturunkan
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Memasuki masa tenang pemilihan umum (Pemilu), seluruh alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di wilayah Kota Surabaya mulai diterbitkan dan dicopot tepat pukul 00:00 WIB dini hari, Minggu (11/2).

Operasi penertiban digelar serentak oleh satuan gabungan, mulai dari KPU Jatim, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penertiban APK di seluruh wilayah Surabaya disaksikan perwakilan dari seluruh parpol peserta Pemilu. Penurunan APK ini meruapakan tanda hari terakhir kampanye di Pemilu 2024.

“Tepat pukul nol nol dini hari sebagaimana ditetapkan sebagai masa tenang kampanye, mendekati pelaksanaan pemungutan suara terhitung tangal 11 Februari 2024 hingga tangal 13 Februari 2024,” ujar Gogot Cahyo Baskoro, Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur.

Penertiban dibagi menjadi 4 tim, dimulai dari Jalan Layang Mayangkara, Wonokromo Surabaya, kemudian Jalan Raya Jemur Sari , Frontage Timur Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Darmo di pusat Kota Surabaya.

Sementara itu Ketua KPU Jawa Timur, Chairul Anam memastikan seluruh APK merupakan kewajiban partai peserta pemilu dan sudah mulai ditertibkan secara mandiri sejak akhir masa kampanye.

Selanjutnya, petugas gabungan akan menertibkan APK untuk diturunkan, sehingga saat pemungutan suara nanti sudah tidak ada lagi APK yang masih tersisa.

“Pembersihan alat peraga kampanye di massa tenang ini sudah diketahui oleh seluruh partai maupun caleg peserta pemilu, dan mereka secara mandiri wajib membersihkan APK miliknya. Namun untuk memastikan seluruh APK telah dibersihkan kami tertibkan dengan melibatkan Satpol PP, TNI, Polri dan perwakilan dari seluruh partai,” tegas Chairul Anam.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu untuk penertiban. Kalau ada APK yang ingin diturunkan sendiri, kami persilahkan. Karena kalau tidak, nanti saat operasi penertiban kami turunkan, karena sudah memasuki masa tenang selama tiga hari,” jelasnya.

Ia turut mengimbau semua pihak menghormati masa tenang Pemilu 2024 dan tidak melakukan kampanye yang bisa mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif menjelang Pemilu 2024. Mari kita gunakan hak pilih kita dengan bijak dan damai,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, masa tenang penilu berlangsung tiga hari mulai tanggal 11, 12, dan 13 Februari 2024, sesuai tertuang dalam pasal 1 angka 36 Undang-Undang (UU) nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Setiap alat peraga kampanye yang masih bertebaran di massa tenang tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. (zaz/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Sampai Heran, Ahmad Khotibul Ungkap Prosedur Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Terlalu Rapi

Dedi Mulyadi Sampai Heran, Ahmad Khotibul Ungkap Prosedur Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Terlalu Rapi

Dedi Mulyadi sampai heran dengar pengakuan Ahmad Khotibul soal prosedur pencairan dana pensiun milik Aman Yani yang dinilai terlalu rapi dan membuatnya percaya.
Alasan Anjuran Kenapa Hewan Kurban Harus Jantan

Alasan Anjuran Kenapa Hewan Kurban Harus Jantan

Sahabat yang ingin berkurban tahun ini dihadapkan dengan pilihan, kurban dengan hewan jantan atau betina.
Prabowo Proyeksikan Defisit di 2027 Tertekan di Level Rendah: APBN Wujud Alat Perjuangan Kita

Prabowo Proyeksikan Defisit di 2027 Tertekan di Level Rendah: APBN Wujud Alat Perjuangan Kita

Presiden Prabowo Subianto menargetkan defisit anggaran ditekan ke level 1,8-2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan postur APBN tahun-tahun sebelumnya.
Jelang Hadapi Rico Verhoeven, Oleksandr Usyk Ungkap Satu Keinginan Sebelum Pensiun dari Dunia Tinju

Jelang Hadapi Rico Verhoeven, Oleksandr Usyk Ungkap Satu Keinginan Sebelum Pensiun dari Dunia Tinju

Petinju kelas berat, Oleksandr Usyk mengungkapkan satu keinginannya sebelum pensiun dari dunia tinju. Hal ini ia ungkapkan jelang berhadapan dengan Rico Verhoeven.
TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup kembali mencatatkan prestasi melalui penghargaan Best Employer Brand yang diraih Telkom untuk kedua kalinya secara berturut-turut serta penghargaan Learning Champion yang diraih Telkomsel.
FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

Persib Bandung bakal ketiban durian runtuh seiring dengan pemanggilan Frans Putros ke Timnas Irak. Hal ini bisa berujung kepada hadiah signifikan yang diberikan oleh FIFA.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT