News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri!! Angin Puting Beliung di Selat Madura, Para Nelayan Bangkalan Memilih Putar Balik Menuju Daratan

Sebuah angin puting beliung berputar dan menerjang di tengah laut Selat Madura, tepatnya wilayah pesisir barat Kabupaten Bangkalan, Madura.
Kamis, 25 April 2024 - 10:01 WIB
Angin puting beliung di laut Selat Madura
Sumber :
  • dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sebuah angin puting beliung berputar dan menerjang di tengah laut Selat Madura, tepatnya wilayah pesisir barat Kabupaten Bangkalan, Madura. Meski pusaran angin puting beliung terjadi di tengah laut dengan jarak yang cukup jauh atau sekitar puluhan mil dari dataran. Namun terjangan angin tersebut cukup kuat hingga terlihat menakutkan.

Tak hanya angin puting beliung yang berputar di sekitar laut Selat Madura, cuaca buruk dan ombak yang tinggi hingga langit gelap gulita juga terjadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau di tengah laut mas, sangat ngeri, kapan hari juga sempat terjadi puting beliung. Kalau saat ini langit gelap, terjadi hujan sama petirnya mas," kata Ahmad Rahman, salah seorang nelayan asal Pangerenan, Kabupaten Bangkalan, Madura (24/4).

Sejumlah nelayan menyaksikan langsung kondisi langit di tengah laut Madura yang mencekam dan dianggap sangat mengkhawatirkan keselamatan para nelayan, sehingga tepaksa mereka tidak mencari ikan dan memilih putar balik menuju daratan.

"Itu mas terjadi hujan lebat sama petirnya, wah pokoknya gelap mas, saya saat itu posisi sedang memancing, karena takut, saya tepaksa balik dan pulang," lanjut Rahman di lokasi parkiran perahu di Bangkalan.

Menurut Rahman, meski laut dalam kondisi cuaca buruk, namun sebagian para nelayan ada yang memilih cari ikan, namun tak jauh dari pesisir laut.

"Meski ada ombak di laut besar, tapi sebagian para nelayan ada yang berangkat untuk cari ikan, tapi cari ikannya tidak jauh mas yang dekat saja terutama perahu yang kecil. Hanya cari ikan di sekitar pesisir," terangnya.

Ia mengatakan cuaca buruk hingga sampai terjadi angin puting sudah seringkali terjadi di Selat Madura dalam berapa bulan terakhir. Beberapa hari sebelumnya perahu nelayan sempat terbalik akibat dihantam ombak, bahkan sampai merenggut korban jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadian ini (cuaca buruk) sudah terjadi sebelum puasa. Mungkin karena pergeseran dari musim penghujan ke penghujan terjadi cuaca buruk. Terutama di wilayah Arosbaya Bangkalan, kalau sudah langit mendung maka turun hujan sama anginnya. Sampai ada perahu korban yang terbalik mas, tapi untungnya para nelayan cepat dievakuasi hingga ia selamat," imbuhnya.

Para nelayan berharap cuaca buruk bisa cepat berakhir sehingga ia bisa kembali beraktivitas untuk mencari ikan secara normal. (fds/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT