GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Bawean Gresik Temukan Dugong Langka Mati Membusuk, Kepala Hancur di Pantai Pajinggahan

Seekor mamalia laut jenis dugong kembali ditemukan warga dalam kondisi mati membusuk di bibir pantai Pulau Bawean.
Kamis, 2 Mei 2024 - 13:40 WIB
Petugas BKSDA Bawean bersama warga evakuasi Dugong di Pantai Pajinggahan, Tanjungori, Tambak, Bawean
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Seekor mamalia laut jenis dugong kembali ditemukan warga dalam kondisi mati membusuk di bibir pantai Pulau Bawean. Hewan langka yang memiliki nama ilmiah Dugong itu ditemukan di pinggir pantai Pajinggahan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik, Kamis (2/5).

Mamalia laut yang dikenal dengan istilah ikan duyung itu berjenis kelamin jantan dan ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi sudah membusuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak BKSDA melalui Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) 11 BKSDA Pulau Bawean, Nur Syamsi mengatakan, jika pihaknya menerima adanya laporan dari warga setempat tentang penemuan hewan jenis mamalia gajah laut itu pada Selasa (30/4) sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah mendapatkan laporan, selanjutnya pihak BKSDA langsung mendatangi lokasi penemuan mamalia laut bernama dugong tersebut. Disana petugas lalu melakukan evakuasi dan penelitian dugong yang terdampar di bibir pantai.

"Dugong jenis kelamin jantan ditemukan dalam kondisi mati di pantai Pajinggahan, Desa Tanjung Ori, Kecamatan Tambak. Kondisi Dugong keadaan membusuk dan kepala Dugong sudah hancur,” terangnya pada media.

Masih menurut dia, Dugong yang sudah mati itu, memiliki memiliki panjang 238 cm, lingkar 106 cm, dan panjang sirip 35 cm.

Syamsi menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi dugong mati terdampar di lantai. Ada yang mungkin dibunuh nelayan, kerusakan lingkungan karang laut, serta karena adanya pengaruh cuaca. 

“Kematian ikan dugong ini, diduga akibat cuaca ekstrim angin timur yang kencang disertai ombak besar, sehingga ikan dugong terbawa ke pinggir pantai dan terjebak,” jelasnya.

Dengan adanya penemuan ini, dari catatan BKSDA pulau Bawean. Kematian ikan dugong kali ini merupakan kejadian yang ketiga di Pulau Bawean. Dimana sebelumnya pernah terjadi pada tanggal 29 Desember 2022, dan pada 6 Maret 2023 lalu.

“Selanjutnya kami bersama warga setempat mengubur dugong di area pantai tersebut,” lanjutnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Pulau Bawean. Khususnya nelayan, untuk menjaga habitat ikan duyung sebutan warga Bawean terhadap ikan Dugong. Karena, pernah ada ditemukan ikan Dugong mati ada bekas tembakan.

“Kami imbau jangan sampai ikan Dugong diburu, biarkan bebas. Karena hewan ini sudah langkah dan dilindungi oleh negara. Sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” tutupnya.

Sementara itu, terpisah Kabid Penelitian dari Konservasi Bawean Yusra, kepada awak media menjelaskan bahwa dugong yang busuk tinggal tulang rahangnya saja, kepala sudah hancur.

“Tulang rahangnya kelihatan jelas, diduga dugong sudah terdampar beberapa minggu yang lalu,” jelasnya.

Menurut dia, setiap tahun di beberapa perairan Bawean ditemukan hewan dugong yang mati terdampar. Bahkan pernah ada dalam satu tahun, ada dua dugong yang ditemukan mati.

“Ini perlu dilakukan kajian lebih lanjut dari pihak terkait. Termasuk melakukan penelitian tentang titik dan area konservasi dugong di Pulau Bawean. Sekaligus penyebab utama dugong mati,” bebernya.

Untuk sekedar diketahui, dari data Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean tentang Kematian dugong atau Putri Duyung, sebagai berikut:

1. Satu ekor dugong 17 Mei 2021 di Pantai Mayangkara Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

2. Satu ekor dugong terdampar 27 Desember 2022 di Pantai Tanjunganyar Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. 

4. Satu ekor dugong terdampar 4 Februari 2023 di Pantai Tanjunganyar Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Satu ekor dugong terdampar 9 Maret 2023 dipantai Dusun Rabe, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. 

6. Satu ekor dugong terdampar 30 april 2024 dipantai Dusun Pajinggahan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AI Peppers Selamat dari Mimpi Buruk, Tim Termuda di V League itu Akhirnya Resmi Punya Pemilik Baru untuk Musim Depan

AI Peppers Selamat dari Mimpi Buruk, Tim Termuda di V League itu Akhirnya Resmi Punya Pemilik Baru untuk Musim Depan

Menjelang gelaran V League 2026/2027, KOVO baru saja mengumumkan sebuah kabar penting terkait kondisi dari klub termuda di Liga Voli Korea yakni AI Peppers.
Bursa Transfer Persib Bandung: Media Belanda Tiba-Tiba Bawa Kabar Buruk untuk Maung Bandung, Satu Pemain Bisa Lepas

Bursa Transfer Persib Bandung: Media Belanda Tiba-Tiba Bawa Kabar Buruk untuk Maung Bandung, Satu Pemain Bisa Lepas

Sebuah media Belanda membawakan kabar buruk untuk Persib Bandung jelang bursa transfer musim panas. Satu pemain incaran dari Liga Belanda terancam lepas dari genggaman.
MPR Prihatin 4 Jurnalis dan Satu Aktivis RI Diculik Israel, Sebut Langgar Hukum Internasional

MPR Prihatin 4 Jurnalis dan Satu Aktivis RI Diculik Israel, Sebut Langgar Hukum Internasional

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengaku turut prihatin atas insiden penculikan empat jurnalis Indonesia oleh angkatan laut Israel (IOF). Selain jurnalis,
Jawaban Berkelas Sherly Tjoanda soal Warga Malut Terjerat Pinjol: Integritas Lebih Mahal dari Segalanya

Jawaban Berkelas Sherly Tjoanda soal Warga Malut Terjerat Pinjol: Integritas Lebih Mahal dari Segalanya

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, turun langsung menyerap keluhan nelayan di Ternate, termasuk soal jeratan pinjol, dan memberikan respons soal pinjol.
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Taman Difabel di Kawasan Taman Puring

Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Taman Difabel di Kawasan Taman Puring

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menata ulang Taman Puring di Jakarta Selatan menjadi Taman Difabel.
Lensa Berbicara: Warga Cari Harta Benda Pascakebakaran di Jakarta Timur, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Lensa Berbicara: Warga Cari Harta Benda Pascakebakaran di Jakarta Timur, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Warga korban kebakaran masih berupaya menyelamatkan harta benda yang tersisa pascakebakaran di Jalan HJ Bakri, Gang Swadaya, RT 004/RW 04, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026).

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT