News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peta Politik Pilgub Jatim, Nama Khofifah Masih Terkuat, Ini Penjelasan Pakar Politik

Peta politik di Jatim menjelang pemilihan gubernur cukup dinamis. Sejumlah nama tokoh partai politik di Jatim dinilai masih layak masuk dalam kontestasi pilgub.
Rabu, 8 Mei 2024 - 13:52 WIB
Peta Politik Pilgub Jatim, Nama Khofifah Masih Terkuat, Ini Penjelasan Pakar Politik
Sumber :
  • hentty kartika

Surabaya, tvOnenews.com - Peta politik di Jawa Timur menjelang pemilihan gubernur cukup dinamis. Sejumlah nama tokoh partai politik di Jawa Timur dinilai masih layak masuk dalam kontestasi pilgub. Namun, sosok incumbent Khofifah Indar Parawansa yang akan maju lagi dalam pilgub mendatang dinilai cukup kuat.

Pakar politik Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo menilai jika merujuk pada hasil pemilihan legislatif lalu, partai politik yang bisa mengusung calon gubernurnya sendiri adalah PKB dan PDI Perjuangan, lalu Gerindra dan Golkar yang masuk empat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka punya peluang tokohnya untuk running di dalam Pilkada di Jawa Timur. Hal ini jika rujukannya hasil pileg, namun untuk pilihan gubernur yang dilihat figur calonnya,bukan partai politiknya,” ujar Suko Widodo.

Menurut  Suko Widodo, sejumlah nama tokoh partai politik di Jatim masih layak maju dalam kontestasi Pilgub 2024. Diantaranya seperti dari PKB ada mantan Menteri Desa Tertinggal, Halim Iskandar dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah.

“Sedangkan dari PDI Perjuangan, ada sejumlah nama yang layak maju diantaranya seperti Said Abdullah, Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas. Sementara dari Golkar ada ketuanya yakni Sarmudji dan Partai Gerindra, ada nama Anwar Sadad,” kata lelaki yang akrab disapa Sukowi ini.

Meski begitu, dari sekian nama tokoh parpol di Jatim yang layak tersebut, Suko widodo menilai, figur incumben Khofifah Indar Parawansa yang akan maju lagi dalam kontestasi Pilgub Jatim 2024 dinilai paling kuat.

“Sejumlah alasan yang membuat Khofifah cukup kuat dan tangguh di Pilgub Jatim diantaranya beliau dianggap berhasil menjadi Gubernur Jatim periode yang lalu. Selain itu, Khofifah mendapat banyak dukungan, baik dari parpol maupun oramas di Jatim. Dan yang tak kalah penting dapat dukungan ‘pusat’,” tambahnya.

Sukowi menambahkan, untuk bisa merebut hati rakyat Jawa Timur, kandidat cagub mesti memahami karakteristik dan permasalahan di Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jawa Timur itu multikultur. Ada Madura, ada Padalungan, Osing, Arek, kemudian budaya Mataram, Tapal Kuda, tentu saja perlakuannya beda-beda. Jadi, siapa yang maju harus mengenali wilayah itu dengan karakter yang berada. Siapa yang paling berpengaruh tentu beda-beda di antara satu wilayah dengan lainnya. Itu yang harus dipahami ketika dia maju menjadi cagub,” paparnya.

Sedangkan permasalahan yang perlu dibenahi di Jawa Timur ini adalah persoalan tenaga kerja dan yang kedua adalah percepatan terhadap penggunaan teknologi. Dua hal permasalahan tersebut mesti dipahamai dan dicarikan solusi oleh mereka yang ingin maju Cagub Jatim. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Timnas Indonesia kalah telak dari Vietnam dengan skor 0-3 dalam laga yang digelar Senin (3/8/2026). Apakah mereka bisa mengamankan satu tiket menuju semifinal?
Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Pembangunan Mushola Presisi merupakan bagian dari kegiatan sosial yang melibatkan Polri bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia.
Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Media sosial diramaikan dengan kimpul hingga konten kreator yang dijuluki sebagai "Duta Ketahanan Pangan", karena kerap mengolah bahan tersebut. Apa itu kimpul?
Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdampak terhadap warga dalam mengakses air bersih.
Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), menyatakan minat berinvestasi untuk membangun fasilitas waste to fuel di kawasan aglomerasi Soloraya. 
Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Pembahasan mengenai salah satu bahan pangan lokal bernama kimpul mendadak jadi perbincangan di media sosial. Bahkan sampai ada julukan "Duta Ketahanan Pangan".

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT