News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Silonkada Error, Bawaslu Bojonegoro Digugat Bapaslon Independen Nurul Azizah-Nafik Sahal

Tim bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam Pilkada 2024, Nurul Azizah dan Nafik Sahal melayangkan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu Bojonegoro
Selasa, 21 Mei 2024 - 16:50 WIB
Bawaslu Bojonegoro Digugat Bapaslon Independen Nurul Azizah-Nafik Sahal
Sumber :
  • tvOne - dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com - Tim bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam Pilkada 2024, Nurul Azizah dan Nafik Sahal melayangkan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu Bojonegoro, Senin malam (20/5).

Gugatan tersebut lantaran keberatan atas syarat dukungan yang dikembalikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro dikarenakan syarat minimal dukungan yang diunggah ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU tidak memenuhi jumlah syarat minimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum Nurul Azizah-Nafik Sahal, Sunaryo Abumain SH, usai menyampaikan permohonan penyelesaian sengketa pemilihan ke Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menjelaskan bahwa, kedatangan mereka adalah untuk mencari keadilan, karena Bawaslu yang mempunyai kewenangan untuk memutus atas permohonan sengketa Pilkada di Kabupaten Bojonegoro ini.

"Dengan adanya pengembalian berkas dari KPU yang dianggap ada kekurangan batas minimal sehingga kami merasa keberatan dan merasa dirugikan, sehingga kami harus mencari keadilan ke Bawaslu ini,” kata Mbah Naryo panggilan akrabnya.

Ada pun tuntutan yang disampaikan oleh kubu bapaslon tersebut yaitu meminta Bawaslu untuk membatalkan berita acara atau tanda pengembalian dukungan yang dikeluarkan oleh KPU dan memerintahkan kepada KPU untuk kembali membuka Sistem Pencalonan (Silon).

Disinggung terkait alasan pengajuan permohonan penyelesaian sengketa pemilihan tersebut, Mbah Naryo menyampaikan bahwa waktu yang diberikan untuk input di Sistem Pencalonan (Silon) sangat singkat dan sering eror.

"Berkas dukungan fisik yang diserahkan lebih dari apa yang telah ditentukan sesuai aturan. Karena waktu yang sangat singkat, kami tidak bisa meng-upload semuanya terkendala aplikasi Silon ini sering eror dan lemot. Itu lah yang menjadikan kita tidak bisa terpenuhi untuk menginput dengan batas waktu yang relatif singkat,” kata Mbah Naryo.

Diakhir keterangannya Mbah Naryo berharap dengan adanya permohonan penyelesaian sengketa pemilihan pihaknya akan mendapatkan keadilan.

"Dalam permohonan atau petitum kami bahwa pertama kami meminta (Bawaslu) untuk membatalkan berita acara (pengembalian dukungan) yang dikeluarkan oleh KPU. Yang kedua untuk segera memerintahkan kepada KPU membuka kembali sistem Silon,” kata Sunaryo Abumain.

Seperti diketahui, Setelah dilakukan penghitungan oleh KPU Bojonegoro, jumlah dokumen persyaratan dukungan yang telah terverifikasi sebanyak 75.777 dukungan atau telah memenuhi syarat minimal yang tersebar di 28 kecamatan atau (100 persen).

Selanjutnya KPU Bojonegoro menerbitkan berita acara penerimaan dokumen persyaratan dukungan dan memberikan kesempatan kepada bakal pasangan calon perseorangan untuk melakukan input data ke Sistem Pencalonan (Silon) KPU selama 3 x 24 jam sejak diterbitkannya berita acara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelah batas waktu tersebut habis, dokumen persyaratan dukungan tersebut belum semuanya diinput ke Sistem Pencalonan (Silon) KPU, sehingga KPU Bojonegoro memberikan Tanda Pengembalian menggunakan formulir model pengembalian dukungan kepada bakal pasangan calon tersebut. (dra/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Dalami Unsur Zat dalam Air Keras Milik Tiga Pelaku Penyiraman ke Pelajar di Cempaka Putih

Polisi Dalami Unsur Zat dalam Air Keras Milik Tiga Pelaku Penyiraman ke Pelajar di Cempaka Putih

Polisi masih mengusut kasus penyiraman air keras tiga pelajar oleh tiga pelaku yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, pada Jumat (6/2/2026).
Sopir Wanita yang Menabrak Bocah WNI Berusia 6 Tahun hingga Meninggal Dunia di Singapura Langsung Ditangkap Aparat

Sopir Wanita yang Menabrak Bocah WNI Berusia 6 Tahun hingga Meninggal Dunia di Singapura Langsung Ditangkap Aparat

Bocah perempuan berusia 6 tahun yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) tewas akibat ditabrak mobil di Chinatown, Singapura. Sopir seorang wanita ditangkap
Masih Kesal, Arne Slot Blak-blakan soal Guehi: Pelanggaran Menghentikan Rekor Gol Salah

Masih Kesal, Arne Slot Blak-blakan soal Guehi: Pelanggaran Menghentikan Rekor Gol Salah

Arne Slot menyoroti keputusan kontroversial wasit yang tak memberi kartu merah kepada Marc Guehi setelah menarik Mohamed Salah, setelah Liverpool kalah 1-2.
Adik Valentino Rossi Ungkap Satu-satunya Pembalap yang Bisa Saingi Marc Marquez di MotoGP 2026

Adik Valentino Rossi Ungkap Satu-satunya Pembalap yang Bisa Saingi Marc Marquez di MotoGP 2026

Usai menjalani musim yang penuh kesulitan, Francesco Bagnaia diprediksi akan kembali tampil kompetitif dan menjadi penantang utama Marc Marquez pada MotoGP 2026.
Soal Keributan Penonaktifan Jutaan Peserta BPJS Kesehatan PBI, Buat Menkeu Purbaya Murka

Soal Keributan Penonaktifan Jutaan Peserta BPJS Kesehatan PBI, Buat Menkeu Purbaya Murka

Ihwal polemik penonaktifan jutaan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) buat Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya murka hingga berkomentar pedas.
Bruno Fernandes Tak Tergantikan! Man of the Match di Era Michael Carrick yang Bikin MU Menyala!

Bruno Fernandes Tak Tergantikan! Man of the Match di Era Michael Carrick yang Bikin MU Menyala!

Penampilan Bruno Fernandes menjadi cerminan wajah baru MU, lebih terstruktur, agresif, dan efektif. Bruno kembali dinobatkan sebagai Man of the Match, kali ini

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT