GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Dua Remaja di Nganjuk yang Acungkan Celurit dan Akan Lakukan Penganiayaan

Dua remaja NA (19) dan FY (21) asal Desa Baleturi, Kecamatan Prambon yang mengacungkan celurit, pakai topeng dan hendak melakukan pengeroyokan, ditangkap polisi
Kamis, 23 Mei 2024 - 15:13 WIB
Polisi Tangkap Dua Remaja di Nganjuk yang Acungkan Celurit dan Akan Lakukan Penganiayaan
Sumber :
  • Kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Dua remaja berinisial NA (19) dan FY (21) asal Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, yang mengacungkan celurit di hadapan warga sambil memakai topeng dan hendak melakukan pengeroyokan, ditangkap petugas dari Polsek Baron dan Polsek Kertosono, Polres Nganjuk. Kedua tersangka ditangkap saat melakukan konvoi sepeda motor bersama belasan temannya sambil mengacung-acungkan celurit.

Kedua remaja tersebut ditangkap petugas Polsek Kertosono dan Polsek Baron usai dikejar warga karena diduga akan melakukan pengeroyokan dengan konvoi sepeda motor sambil mengacungkan celurit bersama belasan teman lainnya yang melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Julkifli Sinaga, usai warga menangkap NA, petugas melakukan pengejaran dibantu warga dan berhasil mengamankan teman tersangka berinisial FY di Simpang Empat, Jalan Raya Panglima Sudirman dekat Jembatan Klinter, Kecamatan Kertosono, dua jam setelah kejadian.

"Setelah dilakukan penggeledahan, kedua tersangka yaitu NA dan FY mereka kedapatan membawa dua pucuk celurit yang panjangnya 50 sentimeter dan 40 sentimeter. Selain itu petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan konvoi oleh kedua remaja NA dan FY," ungkap Jukifli, Kamis (23/5).

Hasil penangkapan, dua tersangka diamankan sementara belasan lainnya melarikan diri.

"Mereka naik sepeda motor sambil mbleyer mbleyer (bersuara bising) dan menakuti warga sambil mengacungkan celurit," jelas AKP Julkifli.

"Sementara kedua remaja tersebut menjalani kurungan penjara di Polsek Kertosono untuk penyelidikan lebih lanjut dan untuk mempertanggungkanjawabkan perbuatannya, keduanya akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman di atas empat tahun kurungan penjara," pungkas AKP Julkifli. (kso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau melakukan misi kemanusiaan serta pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi kawasan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Indonesia mendapat tambahan kekuatan menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17-23 Agustus mendatang di New Delhi, India.
Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menggenjot peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) selaras dengan visi Pemerintah Indonesia.
Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Memasuki tahun kedua program pengabdian kepada masyarakat pada 2026, Politeknik Negeri Malang mendorong petani dan UMKM mengoptimalkan teknologi, energi terbarukan, pengelolaan usaha, hingga pemasaran digital.
Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pemerintah tengah mempercepat untuk merealisasikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini rencananya akan mulai beroperasi pada September 2026.
Wisatawan Asing Berjalan Merangkak Saat Gempa M 7,7 Mengguncang NTT, Akui Sempat Merasa Pusing

Wisatawan Asing Berjalan Merangkak Saat Gempa M 7,7 Mengguncang NTT, Akui Sempat Merasa Pusing

Sejumlah wisatawan asing sedang berkunjung ke Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) panik dan berjalan merangkak saat merasakan guncangan gempa

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengungkap besar peran Shin Tae-yong dalam membentuk skuad Timnas Indonesia saat ini, termasuk dalam proses pemilihan pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT