News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Grebeg Suro Warga Desa Penanggal di Lereng Gunung Semeru, Warga Berebut Puluhan Gunungan Hasil Bumi

Kegiatan merayakan bulan Muharam atau bulan Suro dalam kelender Jawa, terus di gelar di sejumlah daerah di Lumajang. Sebagian masyarakat, hingga saat ini masih meyakini bahwa bulan Muharam atau bulan Suro merupakan bulan yang sakral.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 21 Juli 2024 - 13:05 WIB
Tradisi Grebeg Suro Warga Desa Penanggal di Lereng Gunung Semeru
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Kegiatan merayakan bulan Muharam atau bulan Suro dalam kelender Jawa, terus di gelar di sejumlah daerah di Lumajang. Sebagian masyarakat, hingga saat ini masih meyakini bahwa bulan Muharam atau bulan Suro merupakan bulan yang sakral.

Seperti yang digelar di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang, yang sejak awal bulan Suro telah melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka sedekah desa, diantaranya yang diawali dengan kegiatan pawai 1.000 obor, dilanjutkan ruwat air, istighosah dan rebutan gunungan hasil bumi serta nasi tumpeng yang dilaksanakan pada Minggu (21/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, terlihat puluhan gunungan hasil bumi dan nasi tumpeng sudah tertata rapi di dalam pendopo Balai Desa Penanggal, yang berasal dari 40 RT di Desa Penanggal. Ribuan warga dari berbagai kalangan usia, juga nampak terus berdatangan dan memadati area pendopo balai desa yang terletak di lereng Gunung Semeru ini.

Kepala Desa Penanggal Cik Ono menjelaskan, bahwa dalam rangkaian grebeg suro ini, 40 gunungan dan tumpeng tidak diarak keliling kampung, namun langsung dikumpulkan di balai desa untuk nantinya diperebutkan warga.

"Ini berbeda dengan kegiatan grebeg suro di tempat lain yang harus diarak dulu. Jadi ke 40 gunungan dan tumpeng ini dikumpulkan dulu di balai desa, untuk selanjutnya digelar do'aa bersama sebelum diperebutkan warga," kata Cik Ono kepada tvOnenews.com, Minggu (21/7).

Cik Ono berharap, dengan kegiatan selamatan desa ini desa mereka bisa terbebas dari serangan hama wereng, tikus hingga burung, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan berbagai penyakit.

"Harapan kami, semoga warga desa kami senantiasa guyub rukun dan damai, dijauhkan dari segala musibah dan penyakit, terutama semoga hama yang menyerang lahan pertanian kami seperti wereng, tikus dan burung segera musnah," harapnya.

Sementara itu, warga yang hadir dalam kegiatan ini juga sangat menyambut baik dengan terlaksannya kegiatan ini. Warga juga berharap, kegiatan ini terus dilakukan setiap tahun sebagai upaya menjaga tradisi dan budaya leluluhur agar tidak lekang ditelan jaman.

"Kami bersama keluarga dan tetangga sengaja datang sejak pagi. Tujuan utama yang ingin ikut berebut gunungan hasil bumi dan syukur-syukur nanti bisa dapat nasi tumpeng," tutur Lutfiah salah satu warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sayang, akibat terlalu lama menunggu prosesi acara dibuka, warga langsung berebut gunungan dan nasi tumpeng, sehingga suasana sempat diwarnai kericuhan ketika warga justru terlibat aksi saling lempar buah tomat dan sayuran lainya. Meskipun harus berdesakan satu sama lain, namun warga terlihat senang setelah memperoleh bagian dari tumpeng, karena diyakini bisa membawa berkah. Sebagian warga yang tidak sempat ikut berebut, akhirnya lebih memilih sisa-sisa sayuran yang berserakan di lantai pendopo balai desa.

"Sebenarnya tadi berupaya ikut rebutan. Tapi mau bagaimana lagi, warga yang hadir juga terlalu banyak dan sempat ricuh. Saya ndak mau ambil resiko jadi lebih memilih ambil sisa sayuran yang berserakan di lantai pendopo. Nanti saya cuci sebelum dimasak, karena saya meyakini ada berkah dibalik kegiatan grebeg suro ini," pungkasnya dengan nada gembira. (wso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada yang Aneh dengan Haaland Semalam, Kenapa Melempem Dikantongi Bek Inggris?

Ada yang Aneh dengan Haaland Semalam, Kenapa Melempem Dikantongi Bek Inggris?

Erling Haaland baru saja melewati salah satu malam paling kelam dan penuh frustrasi dalam karier sepak bolanya. Bomber haus gol milik Manchester City itu dibuat
Gelombang Serangan AS Kembali Hantam Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Wilayah Selatan

Gelombang Serangan AS Kembali Hantam Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Wilayah Selatan

Sedikitnya tiga ledakan terjadi di Bandar Abbas, dua ledakan di Sirik, dua ledakan di sekitar Chabahar, serta lebih dari 10 ledakan di Jask, Provinsi Hormozgan.
Baru Juga Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Langsung Digembleng Hyundai Hillstate

Baru Juga Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Langsung Digembleng Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri langsung jalani latihan fisik bersama Hyundai Hillstate setelah tiba di Korea Selatan. Simak persiapan dan pengakuannya soal rekan setim barunya.
Konglomerat Pemilik Pacific Place Tan Kian Ikut Diperiksa terkait Kasus Korupsi, Begini Kata Kortas Tipikor Polri

Konglomerat Pemilik Pacific Place Tan Kian Ikut Diperiksa terkait Kasus Korupsi, Begini Kata Kortas Tipikor Polri

Konglomerat pemilik Pacific Place, Tan Kian, ikut diperiksa penyidik terkait kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Isu RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Klaim Tidak Benar: Masih Terdaftar

Isu RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Klaim Tidak Benar: Masih Terdaftar

DPR menegaskan bahwa isu RUU Perampasan Aset dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026 adalah tidak benar. Disampaikan bahwa tidak ada keputusan Rapat Paripurna DPR mengenai hal tersebut.
Korban Tewas Gempa Venezuela Terus Meningkat, Saat Ini Menjadi 4.333 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Terus Meningkat, Saat Ini Menjadi 4.333 Orang

Korban tewas gempa besar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu bertambah menjadi 4.333 orang, sementara lebih dari 18.000 warga masih mengungsi di tempat penampungan sementara.

Trending

Hasil UFC 329: Conor McGregor Kalah Memalukan di Ronde Pertama, Max Holloway Menang Tanpa Banyak Keringat

Hasil UFC 329: Conor McGregor Kalah Memalukan di Ronde Pertama, Max Holloway Menang Tanpa Banyak Keringat

Hasil UFC 329, di mana Conor McGrgeor menelan kekalahan usai mengalami cedera di ronde pertama saat melawan Max Holloway.
7 Link Twibbon HARKOPNAS ke-79 2026 Desain Menarik, Download dan Bagikan ke Media Sosial

7 Link Twibbon HARKOPNAS ke-79 2026 Desain Menarik, Download dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut 7 link twibbon Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun 2026 desain menarik, download secara gratis dan bagikan ke media sosial.
Link Live Streaming UFC 329: Tarung Siang Ini, Ada Duel Conor McGregor Vs Max Holloway

Link Live Streaming UFC 329: Tarung Siang Ini, Ada Duel Conor McGregor Vs Max Holloway

Link live streaming UFC 329, di mana ada duel seru antara Conor McGregor vs Max Holloway, dan Benoit Saint Denis melawan Paddy Pimblett.
Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Industri terapi obesitas global tengah memasuki fase kompetisi yang berbeda yang telah bergeser pada kualitas data ilmiah untuk mendukung efektivitas terapi.
Sisi Lain Almarhum Temon yang Jarang Orang Tahu, Komedian Rekan Duet Abdel Achrian Itu Punya Latar Belakang Pendidikan dan Profesi Mentereng

Sisi Lain Almarhum Temon yang Jarang Orang Tahu, Komedian Rekan Duet Abdel Achrian Itu Punya Latar Belakang Pendidikan dan Profesi Mentereng

Komedian sekaligus aktor berbakat, Simson Rarameha Ngadang, atau yang sangat akrab di telinga masyarakat dengan nama panggung Temon, dilaporkan meninggal dunia
Karhutla Terjadi di Pulau Pisang, Kapolda Perintahkan Untuk Lakukan Penyelidikan

Karhutla Terjadi di Pulau Pisang, Kapolda Perintahkan Untuk Lakukan Penyelidikan

Polres Pulang Pisau diperintahkan untuk menyelidiki kebakaran yang terjadi di wilayah setempat dan bertindak tegas jika hasil penyelidikan menemukan adanya unsur kesengajaan.
Kondisi Wali Kota Bandung Mulai Stabil Usai Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi Wali Kota Bandung Mulai Stabil Usai Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah mengeluhkan kondisi tidak sehat saat berada di Balai Kota Bandung pada Jumat (10/7/2026) sore, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke rumah sakit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT