News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekonstruksi Pembunuhan Wanita di Pakis Malang, Sebelum Membunuh Pelaku Diberi Makan dan Minum

Sejumlah fakta terkuak dalam rekonstruksi adegan kasus pembunuhan yang menimpa Sunik (48), warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 24 Juli 2024 - 10:18 WIB
Rekontruksi Pembunuhan Wanita di Pakis Malang
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Sejumlah fakta terkuak dalam rekonstruksi adegan kasus pembunuhan yang menimpa Sunik (48), warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ada sebanyak 45 adegan yang diperagakan, pada Selasa (23/7).

Rekonstruksi dilakukan di Mapolres Malang, polisi mendatangkan tersangka, Evi Wijayanti (51), warga Krembangan, Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit III Satreskrim Polres Malang, Iptu Choirul Mustofa menerangkan, saat rekonstruksi juga melibatkan sejumlah saksi-saksi untuk mengetahui fakta baru saat kejadian.

“Kami juga mendatangkan para saksi yang di tempat kejadian perkara (TKP) sejumlah empat orang, saksi yang menemui sampai saksi tetangga yang membuatkan teh,” kata Choirul, Rabu (24/7).

Saat rekonstruksi, korban juga nampak mengenakan pakaian yang dikenakan saat peristiwa pembunuhan tersebut terjadi.

Tersangka yang merupakan seorang pengamen tersebut mengenakan pakaian berwarna merah muda bergaris dengan memakai jilbab berwarna coklat susu.

“Kita melaksanakan rekonstruksi, dan kita hadirkan tersangka langsung dengan memakai pakaian yang saat kejadian perkara digunakan,” terangnya.

Choirul menjelaskan, awal rekonstruksi dilakukan dengan adegan tersangka datang ke lokasi kejadian dengan diantarkan ojek. Kemudian, tersangka melakukan adegan masuk ke dalam rumah sampai kepada melakukan eksekusi kepada korban.

"Tersangka tampak menjalani proses rekonstruksi dengan tenang. Evi memulai adegan kedatangannya di rumah korban Sunik di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang," ujar Choirul.

Kedatangannya disambut oleh korban yang sempat ditemui salah satu tetangganya. Bahkan, pelaku juga sempat dibuatkan teh oleh tetangga tersebut, sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah Sunik.

Tersangka juga sempat memeragakan adegan makan rujak dan minum es campur bersama korban, termasuk adegan ketika salat dzuhur di kamar depan, sedangkan korban sholat di kamarnya sendiri.

Evi juga terlihat dingin dan tenang ketika memeragakan bagaimana ia memukul kepala Sunik yang tengah tiduran. Aksinya itu ia lakukan dengan memejamkan mata, hingga beberapa kali palu yang ia bawa diayunkan beberapa kali.

"Total ada sebanyak 45 adegan telah dilaksanakan dari dia mulai datang sampai memukul berkali-kali," terangnya.

Proses rekonstruksi sendiri sengaja dilakukan tidak di lokasi kejadian demi menjaga kondusivitas lingkungan dan kelancaran proses rekonstruksi. Dimana dari rekonstruksi itu tidak ditemukan fakta baru.

Namun, ada beberapa adegan menarik yang diperagakan oleh tersangka, yakni ketika tersangka disuguhkan teh oleh tetangganya, sambil menunggu kedatangan Sunik dari pulang kerja pada Selasa (16/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Selain itu ada adegan dimana tersangka diminta oleh Sunik, untuk salat dzuhur dahulu karena sudah memasuki waktu sholat. Evi pun menuruti permintaan korbannya dengan sholat dzuhur di kamar depan, sedangkan korban salat di kamarnya sendiri.

"Memang ada itu bekasnya di TKP berupa sajadah dan mukena, memang bekas sholat. Menurut dia sholatnya disuruh korban, karena sudah menjelang waktu dzuhur, sehingga pelaku sholat di ruangan waktu melakukan kejadian. Sedangkan korban sholat di kamarnya sendiri, bersebelahan, beda ruangan," jelasnya.

Usai sholat itulah tersangka memeragakan adegan memukul berkali-kali kepala korbannya, yang tengah tiduran di kamar depan. Tapi sesuai penuturan tersangka, tak tahu berapa kali jumlah pukulan palu yang dilayangkan ke korban.

"Memukul berkali-kali dengan menggunakan palu, memejamkan mata, sehingga dia tidak ingat jumlah pemukulannya berapa, jumlahnya berapa kita akan menunggu hasil visum et repertum dari rumah sakit," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan warga Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ditemukan tewas secara misterius di kediamannya pada Selasa (17/7) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia ditemukan tewas dengan luka di kepala. Saat kejadian, rumah yang ditinggalinya bersama suaminya dalam keadaan sepi. Kala itu, ia berada seorang diri.

Sunik diduga menjadi korban perampokan beserta pembuhan. Hal tersebut diperkuat dengan hilangnya sejumlah barang berharga milik korban, seperti handphone, dompet, sepeda motor dan lain sebagainya. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

AC Milan kembali membuka peluang memperkuat struktur manajemen klub. Gerry Cardinale disebut menginginkan sosok berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

TEP UI melatih warga transmigrasi Werianggi-Werabur, Papua Barat, mengolah biji pala menjadi hand sanitizer. Inovasi ini diharapkan membuka peluang usaha dan nilai tambah.
Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dengan Arab Saudi, Turki dan Pakistan, ratifikasi paling cepat pada Oktober mendatang, tetapi tanggal pasti belum ditetapkan, kata seorang sumber di pemerintahan Turki.
Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Manchester City dikabarkan terbukti bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran finansial Liga Premier. Klub menegaskan proses hukum masih berlangsung.
AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan kembali mencari sosok baru untuk mengisi posisi direktur olahraga. Gerry Cardinale ingin menghadirkan figur berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi membeberkan fakta mengejutkan terkait perjalanan kariernya. Siapa sangka, opposite spiker Suwon Hyundai Hill

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT