GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Sekolah Heboh, Ular Piton Sepanjang Tiga Meter Muncul di Lingkungan SMPN 1 Gresik

Ratusan siswa di UPT SMP Negeri 1 Gresik, dibuat heboh. Para siswa digegerkan dengan munculnya seekor ular piton di lingkungan sekolah mereka.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 15:38 WIB
Satu Sekolah Heboh, Ular Piton Sepanjang Tiga Meter Muncul di Lingkungan SMPN 1 Gresik
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Ratusan siswa di UPT SMP Negeri 1 Gresik, dibuat heboh. Para siswa digegerkan dengan munculnya seekor ular piton di lingkungan sekolah mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian ini bermula saat seorang tukang yang melakukan renovasi gedung sekolah menemukan bekas sisik kulit ular di lantai gedung.

Lantaran khawatir adanya sarang ular piton, pihak sekolah lalu menghubungi Dinas Damkarla Gresik. Usai menerima laporan, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik, kemudian melakukan penelusuran keberadaan sarang ular piton di gudang sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah benar saja, saat petugas melakukan penyisiran ditemukan ular jenis piton dengan panjang tiga meter. Belum diketahui berapa lama ular piton itu mulai bersarang di gudang sekolah tersebut. Dengan menggunakan alat penjepit khusus, petugas berhasil menangkapnya.

Menurut Kepala DPKP Gresik Suyono, pihaknya baru menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Sebagai langkah mengantisipasi potensi terjadinya bahaya bagi siswa-siswi di sekolah, timnya langsung bergerak ke lokasi kejadian.

"Kami langsung terjunkan tim rescue dari Damkar Pos Kota berjumlah enam anggota langsung menuju lokasi kejadian,” terangnya, Rabu (2/10).

Dijelaskannya, petugas dari Damkar Pos Kota membawa perlengkapan lengkap beserta alat pelindung diri. Tidak ketinggalan, satu unit mobil dinas dikerahkan menuju ke lokasi kejadian, tepatnya di SMPN 1 Gresik.

Setiba di lokasi, tim rescue Damkar Gresik langsung menyisir lokasi awal ditemukannya bekas sisik ular tersebut.

"Bekas sisik ular pertama kali ditemukan di sela-sela tumpukan genteng di samping ruangan pojok belakang sekolah," ungkapnya.

Tim rescue damkar sempat mengalami kesulitan mencari keberadaan ular diantara tumpukan genteng. Kondisi ruang yang cukup sempit juga membuat tim rescue Damkar Gresik makin kesulitan.

Namun berkat kerjasama dan perjuangan dalam proses penyisiran, tim rescue Damkar Gresik akhirnya berhasil menemukan keberadaan ular tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anggota kita butuh waktu sekitar 2,5 jam untuk menangkap dan mengamankan ular piton,” bebernya.

Terpisah, Kepala SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya mengatakan jika pihaknya berterima kasih atas respon cepat tim Damkar Gresik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT