GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Selingkuh, Pria di Bangkalan Dihajar Massa saat Bertamu ke Rumah Wanita Bersuami

Sejumlah warga emosinya tak bisa terbendung, setelah mendapati seorang pria yang masuk ke rumah wanita bersuami di Desa Lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:11 WIB
Diduga Selingkuh, Pria di Bangkalan Dihajar Massa karena Masuk ke Rumah Wanita Bersuami
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sejumlah warga emosinya tak bisa terbendung, setelah mendapati seorang pria yang masuk ke rumah wanita bersuami di Desa Lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Pria yang digrebek warga kemudian tertangkap lalu menjadi bulan - bulan massa saat berada di dalam rumah wanita.

Tak hanya itu, dalam vedio amatir 04,19 detik sang pria juga diseret ke depan rumah wanita lalu warga kembali memukulnya secara bertubi - tubi. Meski pria mengaku bersalah dan bertanggung jawab atas ulahnya, namun warga merasa kesal dan tetap menghajarnya karena wanita sudah bersuami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara wanita merasa panik dan berupaya mencegah emosi warga serta juga berusaha melindungi pria agar mereka berhenti untuk memukulnya. Kasus diduga perselingkuhan kemudian viral di media sosial.

Petugas kepolisian Bangkalan, mengatakan, kasus pengerebekan terjadi di rumah wanita bersuami berinisial AN, Desa lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Pengerebekan dilakukan karena warga merasa curiga rumah AN didatangi pria berinisial NW, dan masuk ke dalam rumah AN hingga warga melakukan pengerebekan

"Memang benar video yang viral itu terjadi di Desa Lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Bangkalan, kejadian itu sekitar jam 18.00 WIB, Selasa (8/10). Warga melakukan pengerebekan di rumah AN. AN ini memiliki suami syah yang bekerja di Jakarta," kata Iptu Syamsuri, Kapolsek Blega Bangkalan, Kamis (10/10).

Setelah warga melakukan pengerebekan, dan mereka langsung masuk ke dalam rumah AN. Di dalam rumah AN, warga menemukan seorang pria berinisial NW warga Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

"Warga gerebek dan masuk ke rumah wanita AN dan diketemukan seorang pria berinisial NW di dalam rumah," lanjutnya Syamsuri.

Berdasarkan hasil interogasi warga pasangan gelap ini. AN telah menjemput NW di Kota Bangkalan dan ia dibawa ke rumahnya di Desa Lombang Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.

"Pria ini sempat dijemput di Bangkalan oleh di wanita lalu dibawa ke rumahnya sebelum akhirnya digerebek oleh warga," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iptu Syamsuri Kapolsek Blega Bangkalan, mengatakan usai warga menggerebek, warga menghubungi kepada Desa Lombang Dejeh, dan ia kemudian berkomunikasi dengan kepada Desa NW di Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Sampang

"Kepala Desa Madupat, datang ke Kepala Desa Lombang Dejeh untuk dilakukan mediasi antar kedua belah pihak. Sang suami AN ditelepon, namun ia tak bisa pulang dari Jakarta ke Madura. Sang suami AN memberikan pernyataan bahwa ia memasrahkan kepada kepala Desa untuk segera diselesaikan permasalahan tersebut," pungkasnya. (fds/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank
Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Erick Thohir menyebut Piala Presiden 2026 sebagai bukti sepak bola mampu mempersatukan bangsa lewat kompetisi akar rumput yang diikuti 64 klub Liga 4 daerah.
Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

MPR RI menjelaskan status dua juri LCC 4 Pilar yang dinonaktifkan usai polemik SMAN 1 Pontianak. Bukan dicopot dari jabatan.
Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Tobias Ginanjar meminta Bobotoh introspeksi usai Persib Bandung didenda Rp3,5 miliar dan dihukum laga kandang AFC tanpa penonton di kompetisi Asia.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Park Hang-seo dikabarkan segera comeback ke Thailand dengan bayaran fantastis, eks rival Shin Tae-yong itu bisa memimpin proyek ambisius klub Thai League 2.
Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan hijrah Clara Shinta kembali dikulik publik usai dirinya diduga terlihat tanpa hijab di kelab malam Jakarta Selatan bersama Jule.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT