Terungkap, Kader NU Ainun Najib sejak Kecil Suka Tirakat, Puasa Nabi Daud dan Salat Malam
- Muhammad Habib
Gresik, Jawa Timur - Memperbincangkan sosok Ainun Najib (37), kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang terlahir dari pelosok desa, tepatnya di Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik memang tak ada habisnya. Banyak hal menarik yang bisa dikupas soal kehidupan Ainun Najib di masa kecil dan remaja.
Dari hasil wawancara tvonenews.com dengan ayah Ainun Najib, KH Abdul Rozaq (66), terungkap fakta jika sosok Ainun Najib yang kini namanya ramai diperbincangkan, merupakan anak yang sangat gemar membaca buku sejak masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ainun juga merupakan sosok yang remaja yang religius.
Dikatakan Abah Rozaq, panggilan akrab Abdul Rozaq, bahwa Ainun istiqomah dalam melaksanakan salat malam seperti salat tahajud. Dia juga suka tirakat sejak kecil dengan melakukan puasa sunah yang diajarkan oleh Nabi Daud AS, yakni satu hari puasa, kemudian hari berikutnya tidak puasa. Begitu seterusnya.
"Jadi tirakatnya Mas Ainun Najib itu seperti puasa Nabi Daud dan salat tahajjud. Itu dijalani sejak kecil," ungkap Kiai Rozak yang mengasuh Pondok Pesantren Syifaul Qulub, di Desa Klotok.
Selain itu menurut Rozaq, putranya itu sudah menunjukan kebiasaan positif sejak kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (SD). Salah satunya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
"Bahkan Ainun Najib sering mengintip saya saat salat malam. Ainun pun beranjak mengikuti serta membiasakan untuk salat malam, dan bisa istiqomah," terangnya.
Rozak menambahkan, bahwa anaknya adalah siswa berprestasi.
"Ainun Najib merupakan lulusan SMPN 1 Balongpanggang, dan SMAN 5 Surabaya. Setelah itu meneruskan kuliah di Universitas Teknologi Nanyang atau Nanyang Technological University (NTU) Singapura, jurusan teknik komputer," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Desa Klotok, Suheri mengaku pasca viralnya nama Ainun Najib di media maya, banyak yang orang yang datang ke rumah KH Abdul Rozaq, mulai dari kalangan masyarakat biasa, hingga pejabat pemerintah. Sejak Rabu (2/2/2022) ada Camat dan Danramil Balongpanggang yang bertandang ke kediaman ayah Ainun Najib.
"Iya, bapak-bapak pejabat muspika seperti pak camat, pak danramil, datang ke rumah Abah Rozak," kata Suheri, Kamis (3/2/2022).
Menurut Suheri, Kiai Rozak sendiri dikenal sebagai kiai kampung.
"Orangnya baik, ramah, dan suka membantu," ungkapnya.
Suheri mengaku bangga lantaran salah satu putra terbaik Desa Klotok dan Kabupaten Gresik, Ainun Najib telah mengharumkan nama daerahnya.
"Semoga Mas Ainun Najib bermanfaat untuk masyarakat luas," pungkasnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Ainun Najib, putra pasangan KH Abdul Rozaq (66) dan Rustinah (58) jadi berbincangan masyarakat Indonesia setelah Presiden Jokowi memintanya pulang dari Singapura, untuk membantu IT di Indonesia.
Permintaan Presiden Jokowi itu diucapkan di acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan harlah ke-95 Nahdlatul Ulama (NU) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022) lalu. Jokowi mengajak PBNU membawa pulang Ainun Najib dari Singapura.
"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak. Beliau ini kerja di Singapura. Sudah lama, 7 tahun yang lalu. Ngerjain ini, semuanya, apa pun bisa. Namanya Mas Ainun Najib. Masih muda sekali. NU, tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali. Jadi kalau di sini harus bisa menggaji yang lebih gede daripada yang di Singapura. Ini tugasnya nanti Pak Kiai. Kalau beliau yang ngendiko (berbicara), digaji berapa pun, bismillah pasti mau," kata Jokowi
Jokowi membayangkan ke depan NU bisa memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji dari semua kiai-kiai besar, ilmuwan, teknolog, dan entrepreneur.
"Saya membayangkan ini segera, NU memiliki platform edutech yang juga mempunyai platform learning management system yang andal,” ucap Jokowi. (M. Habib/act)
Load more