GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Oknum Polisi Salahgunakan Senpi, Pakar Hukum: Cermin Lemahnya Pengawasan

Akhir-akhir ini, marak aksi penyalahgunaan senjata api (senpi) oleh oknum polisi. Mulai aksi polisi tembak polisi, polisi tembak warga, dan polisi tembak siswa.
Rabu, 4 Desember 2024 - 13:44 WIB
Pakar Hukum, Prof. Sunarno Edy Wibowo
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Dalam dua pekan terakhir ini, masyarakat disuguhi aksi penyalahgunaan senjata api (senpi) oleh oknum anggota polisi. Mulai aksi polisi tembak polisi di Solok Selatan hingga tewas, lalu polisi tembak warga di Bangka Belitung, dan polisi tembak siswa SMK di Semarang hingga tewas.

Kasus penembakan yang dilakukan oknum polisi tersebut menjadi sorotan publik. Pakar hukum di Surabaya menyebut, aksi penyalahgunaan senpi itu cermin dari lemahnya pengawasan di tubuh Polri. Karena itu perlu evaluasi dan pengetatan penggunaan senpi oleh anggota Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar hukum di Kota Surabaya, Prof. Sunarno Edy Wibowo, menyoroti pentingnya profesionalitas anggota Polri dalam menggunakan senjata api. Prof. Bowo membandingkan praktik kepolisian di negara seperti Inggris, Norwegia, dan Selandia Baru yang hanya mempersenjatai petugas dengan tongkat dan alat non-mematikan lainnya.

“Hal tersebut jadi tugas Kapolri untuk menanamkan etika profesi yang kuat kepada anggota. Jangan sampai penyalahgunaan senpi terus terjadi,” ungkap Prof. Sunarno Edy Wibowo.

Prof Bowo juga menganggap minimnya tes psikologi rutin bagi anggota yang memegang senpi sebagai salah satu faktor utama penyalahgunaan. Dosen hukum di Unesa itu mengusulkan tes evaluasi dilakukan secara berkala, minimal setiap tiga bulan atau satu bulan sekali.

Kasus penembakan ini juga memunculkan diskusi tentang revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurutnya, ada kemungkinan evaluasi akan mengarah pada perubahan status kelembagaan Polri, apakah tetap di bawah presiden atau berpindah ke Kemendagri atau bahkan kembali di bawah Panglima TNI.

“Setiap perubahan harus dipikirkan matang-matang. Jika Polri berada di bawah Kemendagri atau TNI, sistem dan infrastrukturnya akan berubah signifikan. Jangan sampai kewenangan yang ada disalahgunakan,” imbuh Bowo. 

Tak hanya pengawasan eksternal, pengawasan internal di tubuh Polri juga harus ditingkatkan. Kompolnas, Irwasum, dan Irwasda diminta lebih aktif dalam memantau pelaksanaan tugas anggota Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kapolri harus memastikan ada langkah konkret untuk mencegah insiden serupa. Pengawasan internal adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara, saran lainnya datang dari beberapa praktisi dan pengamat yang menyebut bahwa penggunaan senpi tetap diperlukan dalam kasus tertentu, seperti menghadapi begal atau jaringan narkoba. Namun, klasifikasi penggunaan senpi harus diperketat untuk memastikan bahwa hanya anggota yang memenuhi syarat tertentu yang diberi kewenangan membawa senpi. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia tantang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. John Herdman incar menang di debutnya malam ini di GBK. Cek jadwal siaran langsung di sini!
Menhub Ungkap Pembatasan Truk Sumbu Tiga Dilakukan Hingga 29 Maret 2026

Menhub Ungkap Pembatasan Truk Sumbu Tiga Dilakukan Hingga 29 Maret 2026

Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi mengungkapkan, truk sumbu tiga masih dilakukan pembatasan perjalanan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB)
Harga Emas UBS Hari Ini Turun ke Rp2,841 Juta per Gram, Simak Daftar Lengkap di Pegadaian

Harga Emas UBS Hari Ini Turun ke Rp2,841 Juta per Gram, Simak Daftar Lengkap di Pegadaian

Harga emas UBS hari ini turun ke Rp2,841 juta per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS terbaru di Pegadaian dan perbandingannya.
Manuver Cerdas Massimiliano Allegri: Utus Pencari Bakat AC Milan Buat Pantau Langsung Titisan Kenan Yildiz

Manuver Cerdas Massimiliano Allegri: Utus Pencari Bakat AC Milan Buat Pantau Langsung Titisan Kenan Yildiz

AC Milan bergerak aktif meski kompetisi memasuki jeda internasional. Alih-alih beristirahat, Rossoneri justru memanfaatkan momen untuk memantau pemain incaran.
Polda Metro Jaya Periksa Istri Richard Lee, Dalami soal Pelanggaran Produk Kecantikan

Polda Metro Jaya Periksa Istri Richard Lee, Dalami soal Pelanggaran Produk Kecantikan

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap istri dokter Richard Lee, Reni Efendi, terkait pendalaman kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan yang dilakukan oleh suaminya.
Pemkab Lebak Ajak Petani Tanam Benih Padi Varietas Tahan Kekeringan

Pemkab Lebak Ajak Petani Tanam Benih Padi Varietas Tahan Kekeringan

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengajak petani untuk melaksanakan penanaman benih padi varietas tahan kekeringan, karena April-Agustus 2026 dipastikan memasuki musim kemarau.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT