GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanah Gerak, Rumah Rusak, Puluhan Warga Trenggalek Mengungsi

Puluhan warga Dusun Depok, Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak retak-retak dan ambles.
Rabu, 18 Desember 2024 - 21:10 WIB
Tanah Gerak,
Sumber :
  • tim tvone - aris sutikno

Trenggalek, tvOnenews.com — Puluhan warga Dusun Depok, Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak retak-retak dan ambles. Selain tanah gerak, permukiman warga akses jalan utama di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan sehingga membahayakan jika dilintasi. 

Dari data sementara BPBD Trenggalek, fenomena tanah gerak ini memicu kerusakan parah hingga membuat 19 rumah dan satu musala rusak dan tidak layak huni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranudikarta, saat dikonfirmasi sejumlah media di lokasi kejadian menyampaikan bahwa tanah gerak memaksa warga untuk segera meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. 

"Ada sekitar 23 warga yang terdampak dan telah mengungsi ke posko pengungsian. Kami terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut," terangnya.

Indra menambahkan, tanah gerak berpotensi menimbulkan longsor dengan radius pergerakan tanah yang kini mencapai 200 meter dari lokasi awal. 

“Kedalaman tanah yang bergerak pun sudah mencapai dua meter. Ini kondisi yang berbahaya, apalagi saat ini kita berada di musim penghujan,” jelasnya.

Untuk membantu warga terdampak, Polres Trenggalek menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan menjauh dari area berisiko longsor, terutama saat hujan deras.

Sementara itu Yeni Yuliawati (23), salah seorang warga terdampak dan kini mengungsi menceritakan bahwa fenomena tanah gerak sebenarnya telah terjadi sejak dua tahun lalu. Namun, retakan tanah semakin parah pada malam sebelum kejadian. 

“Kemarin malam retakan makin besar, lantai dan tembok rumah jadi terbelah,” ungkapnya.

Kondisi rumah Yeni kini rusak parah dan tidak layak dihuni. Bersama keluarganya, ia memilih untuk mengungsi ke posko sementara sambil membawa barang-barang berharga. 

“Kami tidak berani kembali ke rumah. Keadaannya terlalu berbahaya,” tambah Yeni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yeni berharap pemerintah segera memberikan bantuan dan solusi terhadap masalah ini. Karena banyak rumah warga yang rusak dan tidak bisa ditempati lagi.

Bencana tanah gerak ini menjadi peringatan penting, terutama bagi daerah rawan longsor di musim penghujan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat agar masyarakat terdampak dapat kembali hidup dengan aman dan nyaman. (asn/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.
Setelah Absen di Tiga Balapan, Maverick Vinales Akhirnya Dipastikan Turun pada MotoGP Catalunya 2026

Setelah Absen di Tiga Balapan, Maverick Vinales Akhirnya Dipastikan Turun pada MotoGP Catalunya 2026

Maverick Vinales dipastikan kembali membalap pada MotoGP Catalunya 2026 bersama Red Bull KTM Tech3 yang akan berlangsung pada akhir pekan ini di Barcelona.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT