News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita Cantik LC Karaoke di Jombang Coba Bunuh Diri Digagalkan Warga

Aksi seorang wanita cantik di Jombang, mencoba bunuh diri viral di media sosial.
Kamis, 26 Desember 2024 - 17:18 WIB
LC Karaoke Coba Bunuh Diri
Sumber :
  • Tim tvone - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Aksi seorang wanita cantik di Jombang, mencoba bunuh diri viral di media sosial. Wanita berstatus janda tersebut ingin mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke sungai dari atas jembatan. Namun aksinya berhasil digagalkan warga. Aksi nekad tersebut dilakukan dalam pengaruh alkohol sehingga berhalusinasi seolah ada yang mengajak terjun ke sungai.

Dalam video yang beredar luas di medsos, dua wanita berkendara motor tiba-tiba berhenti di jembatan Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Wanita yang dibonceng langsung menuju bibir jembatan dan memanjat pagar kemudian akan terjun ke sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temannya gagal mencegah pelaku. Beruntung warga sekitar lokasi kejadian langsung berdatangan untuk mencegah agar pelaku tidak terjun ke sungai. Dengan bujukan warga, pelaku akhirnya berhasil ditarik ke atas hingga ke atas jembatan.

Dalam kondisi kesadaran tidak sempurna, wanita nekat itu dibawa warga ke rumah kosnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Wanita tersebut dikenal bernama Devi Rismasari (30 tahun), janda beranak tiga, warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Devi yang bekerja sebagai LC (Ladies Companion) atau pemandu lagu, pulang dari bekerja diduga masih dalam pengaruh alkohol usai menenggak miras bersama teman prianya di sebuah cafe di wilayah Kecamatan Mojowarno, Jombang. Sehingga pulang ke rumah kosnya dalam kondisi mabuk.

Amiril, salah satu warga yang turut menolong korban mengatakan, kejadian tersebut pada Rabu sore. Warga melihat dari jauh wanita tersebut tengah berusaha terjun ke sungai. Sehingga warga bergegas mendatangi TKP, namun wanita itu telah menggelantung di pagar jembatan, kakinya telah lepas dari jembatan sedangkan tangannya masih berpegangan jembatan.

"Kemarin sempat mau loncat, tangannya bergelantungan kakinya sudah turun, untungnya ada orang-orang yang nolong. Saya bantuin mengangkat biar gak terjun ke sungai, " kata Amiril, Kamis (26/12).

Karena kedalaman sungai menurut Amil berkisar 5 meter dan arusnya cukup deras. Jika wanita tersebut berhasil terjun ke sungai, jiwanya terancam. 

Kompol Yogas Kapolsek Mojoagung mengatakan, wanita tersebut berstatus janda beranak tiga. Sehingga memiliki sejumlah masalah diantaranya himpitan ekonomi. Aksi nekatnya dilakukan, saat pulang dari bekerja sebagai pemandu lagu di kafe masih dalam pengaruh alkohol, sehingga berhalusinasi solah ada yang memanggil-manggil untuk terjun ke sungai.

"Pada saat kami lakukan pemeriksaan ketika mengonsumsi alkohol itu dia berhalusinasi hingga terbawa saat pulang. Sehingga pada saat melintas di jembatan seolah ada yang memanggil untuk terjun ke sungai," papar Kompol Yogas.

Yogas menjelaskan, wanita tersebut memang bekerja sebagai LC, keluar- masuk kafe sehingga pada saat pulang kerja dalam kondisi agak mabuk. Namun pemicu utama wanita tersebut hendak bunuh diri karena himpitan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Faktor yang paling dominan karena himpitan ekonomi. Karena janda dan harus menghidupi tiga anaknya, sehingga terpaksa bekerja sebagai LC," tambah Yogas.

Pada saat kaki pelaku telah menggantung di sungai, kata Yogas, korban sempat ragu antara meneruskan bunuh diri atau membatalkan. Pada saat yang sama warga berdatangan berusaha menyelamatkan korban, sehinnga berhasil diangkat ke atas jembatan dan selamat dari tindakan bunuh diri. (usi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT