News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuaca Ekstrem, Harga Cabai Rawit di Pasar Wage Nganjuk Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Harga cabai rawit di Pasar Wage, Kabupaten Nganjuk, melambung hingga Rp80 ribu per kilogram
Minggu, 12 Januari 2025 - 14:03 WIB
Pasar Wage, Kabupaten Nganjuk
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Harga cabai rawit di Pasar Wage, Kabupaten Nganjuk, melambung hingga Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini diduga akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Nganjuk dalam beberapa pekan terakhir, sehingga berdampak pada produksi dan distribusi cabai rawit.

Pedagang di Pasar Wage mengungkapkan bahwa pasokan cabai dari petani menurun drastis karena banyak tanaman yang rusak akibat curah hujan tinggi. 

Salah satu pedagang, Ari (35) mengatakan, harga cabai rawit mulai naik secara bertahap sejak akhir Desember, namun pekan ini kenaikannya sangat signifikan.

“Biasanya harga cabai rawit itu di kisaran Rp30-40 ribu per kilogram. Sekarang sudah sampai Rp80 ribu. Banyak pembeli yang akhirnya hanya beli setengah kilogram atau bahkan seperempat karena mahal,” ujar Ari, Minggu (12/1).

Menurut Ari, tidak hanya cabai rawit yang mengalami ke naikan harga, namun juga di susul harga kebutuhan pokok lainnya seperti sayur mayur terong juga mengalami kenaikanyang sebelumnya Rp5 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp12 ribu per kilogram.

"Harga cabai rawit mulai naik secara bertahap sejak akhir Desember, namun pekan ini kenaikannya sangat signifikan, harga juga sempat turun namun hanya sehari," ungkap Ari.

Hal senada disampaikan oleh para petani di wilayah sekitar Nganjuk. Sukardi, seorang petani cabai, mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tanaman cabai mudah layu dan membusuk sebelum panen.

“Produksi menurun, sementara permintaan tetap tinggi. Jadi, harga naik. Kalau cuaca terus seperti ini, kami khawatir hasil panen berikutnya juga tidak maksimal,” ungkap Sukardi.

Kenaikan harga cabai ini turut memengaruhi para konsumen, terutama pelaku usaha kuliner di Nganjuk. Hartatik pemilik warung makan, mengaku harus mengurangi penggunaan cabai rawit dalam masakannya untuk mengurangi biaya produksi.

“Saya terpaksa mengurangi porsi sambal atau mencampurnya dengan cabai jenis lain yang lebih murah. Kalau harga terus naik, takutnya pelanggan malah lari karena harga makanan ikut mahal,” keluh Hartatik

Masyarakat berharap cuaca segera membaik agar produksi cabai kembali normal dan harga dapat kembali terjangkau. (kso/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT