News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cemburu, Motif Suami Tajinan Malang Bacok Pengemudi Ojol Hingga Terluka Parah

Sopir ojol bernama Wahyu Eka Adi (42) Desa Kebonsari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, harus menjalani operasi di RS Syaiful Anwar Kota Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 15 Januari 2025 - 11:31 WIB
Cemburu, Motif Suami Tajinan Malang Bacok Driver Ojol Hingga Terluka Parah
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang pria bernama Wahyu Eka Adi (42) Desa Kebonsari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, harus menjalani operasi di RS Syaiful Anwar Kota Malang.

Korban yang merupakan sopir ojol mengalami luka bacokan di bagian lengan dan pinggang bagian belakang oleh pelaku bernama Ribut Antiu Slamet (34) warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Tajinan, Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Tajinan AKP Bambang Wahyu Jatmiko mengatakan, tersangka gelap mata melakukan aksi pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit, lantaran merasa kesal terhadap korban. Tersangka mencurigai korban telah berselingkuh dengan istri sahnya.

"Namun hingga kini, belum bisa dipastikan apakah korban memang berselingkuh dengan istri dari tersangka tersebut. Dan ini masih dalam penyidikan lebih lanjut," ujar Bambang, Rabu (15/1/2025).

Diungkapkan Bambang, kejadian berdasarkan keterangan tersangka Ribut, pada hari Minggu (12/1) tersangka awalnya berkirim pesan singkat melalui nomor WhatsApp istrinya kepada korban.

"Isi pesan Ribut mengajak Wahyu ketemuan di rumahnya," jelasnya.

Hal itu lantaran Ribut sudah mencurigai istrinya memiliki hubungan gelap dengan pengemudi ojol tersebut.

Ribut ingin membuktikan kecurigaannya terhadap istrinya memiliki hubungan gelap dengan Wahyu. 

"Intinya, pelaku ini curiga dengan istrinya berselingkuh. Dari pemeriksaan, pelaku mengaku jika istrinya sudah pernah janjian dan ketemu dengan korban," tutur AKP Bambang.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban berkunjung ke rumah tersangka tanpa ada firasat apapun.

"Ketika berada di rumah tersangka itulah, korban yang masih memakai jaket ojol langsung dibacok oleh Ribut mengunakan senjata  celurit," beber AKP Bambang.

Usai kejadian tersebut, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. 

Sementara keesokan harinya, istri korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tajinan.

Unit Reskrim Polsek Tajinan bersama Tim Buser Unit Opsnal Polres Malang yang mendapat laporan, pada akhirnya berhasil mengamankan tersangka, Senin (13/1). Selain itu, sejumlah barang bukti juga turut diamankan polisi.

Disamping mengamankan Ribut, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti meliputi celana panjang dengan bercak darah yang dikenakan tersangka saat kejadian, jaket ojol milik korban yang sobek diduga akibat terkena benda tajam, hingga helm yang dikenakan korban yang juga rusak akibat diduga terkena benda tajam.

"Satu buah celurit beserta sarungnya juga turut kami amankan sebagai barang bukti," tutunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat perbuatannya, tersangka Ribut dijerat Pasal 354 dan atau 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat.

"Tersangka juga dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara 5 sampai 7 tahun lamanya," pungkas AKP Bambang. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Mualaf Center Indonesia mencabut sertifikat mualaf Richard Lee akibat dugaan penyalahgunaan dokumen administratif dan sikap yang dianggap mempermainkan agama.
Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Menurut bek kelahiran tahun 2000 itu, militansi pendukung Timnas Indonesia tak hanya sekadar fanatisme, tapi fenomena global yang sulit dicari tandingannya.
Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Pelatih timnas Irak, Graham Arnold mengungkapkan bahwa format Rond 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengalami perubahan. Timnas Indonesia dirugikan karena adanya perubahan
Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah diminta untuk memberi wewenang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau koperasi nelayan yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat menjual BBM subsidi.
Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Pihak dr Richard Lee membantah keras tudingan yang dilayangkan Hanny Kristianto terkait sang dokter yang diisukan masih sering ke gereja meski sudah mualaf.
Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Mathew Baker ungkap alasan mengharukan pilih Timnas Indonesia U-17 ketimbang Australia. Keputusan penuh tanggung jawab yang siap inspirasi pemain diaspora lainnya.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT