News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabupaten Lumajang Terima 10 Ribu Dosis Vaksin PMK, Petugas Kesehatan Hewan: Masih Kurang Banyak

Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menerima tambahan 10.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat.
Rabu, 22 Januari 2025 - 11:30 WIB
wabah PMK
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menerima tambahan 10.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat.

Namun sayang, jumlah tersebut masih dirasa belum mencukupi kebutuhan di lapangan, sebab jumlah itu harus dibagikan kepada 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di Lumajang, yakni di Pasirian, Lumajang, Klakah, dan Senduro. Sehingga, masing-masing UPT menerima 2500 dosis vaksin PMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya yang disampaikan Kepala Puskeswan Pasirian Totok Suprayitno, yang mengatakan jumlah vaksin yang diterima belum cukup untuk diberikan kepada seluruh ternak yang ada di wilayahnya.

Totok mengaku, jumlah ternak yang berada dalam naungan UPT Puskeswan Pasirian yakni di Kecamatan Pasirian, Pronojiwo, Candipuro, dan Tempursari jumlahnya sekitar 17.000 ekor.

"Keseluruhan kabupaten dapat 10.000 dosis dan dibagi ke 4 Puskeswan, kami terima 2500," kata Totok di Pasirian, Selasa (21/1/2025.

"Jadi sangat kurang, sebab populasi ternak kami di 4 kecamatan sekitar 17.000 ekor, jadi tidak cukup kalau semuanya," imbuhnya. 

Dengan jumlah vaksin yang terbatas, kata Totok, harus diimbangi dengan tindakan pencegahan PMK secara mandiri oleh masyarakat.

Peternak harus rajin membersihkan kandang dan memberikan ramuan empon-empon atau rempah-rempah untuk menjaga daya tahan tubuh pada ternak sapi maupun kambing agar tidak terpapar virus PMK.

"Sebenarnya masyarakat harus kooperatif, jaga kebersihan kandang dan yang penting berikan empon-empon supaya sapi tidak mudah diserang penyakit," jelasnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin ternaknya divaksin tapi tidak kebagian jatah vaksin dari pemerintah, bisa mengajukan untuk vaksin mandiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun berbeda dengan vaksin dari pemerintah yang tidak dipungut biaya. Masyarakat harus membayar sekitar Rp 70.000 untuk mendapatkan vaksin mandiri.

"Masyarakat bisa melakukan vaksin mandiri. Biayanya sekitar 60 sampai 70 ribu, memang vaksinnya beda dengan yang dari pemerintah," pungkasnya. (wso/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT