GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Isra Mikraj dan Haul Keluarga Khofifah Dihadiri Empat Ulama Besar Asal Mesir

Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa gelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Haul Dr Ir H Indar Parawansa, H Muhammad Ra’i dan Hj Rohmah
Selasa, 28 Januari 2025 - 16:37 WIB
Peringatan Isra Mikraj dan Haul Keluarga Khofifah
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Haul Dr Ir H Indar Parawansa MSi (suami), H Muhammad Ra’i  (ayah) dan Hj Rohmah (ibu) di kediamannya di Jemursari, Senin (27/1). 

Yang istimewa, pengajian ini turut dihadiri oleh empat ulama besar Mesir yaitu Syeikh Abdul Aziz Asy-Syahawi, Prof. Dr. Syeikh Muhammad Mehana, Prof. Dr. Syeikh Yusri Rusydi dan Syeikh Muhammad Ahmad Mabruk Al Khusaini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat Ulama Azhar Mesir tersebut sedang menghadiri seminar di internasional di Universitas Abdul Chalim Pacet.

Dihadiri lebih dari 3000 jamaah Muslimat NU dari berbagai daerah, para ulama, habaib serta jamaah dari berbagai majelis,  pengajian ini berlangsung khusyuk dan penuh pesan dan ijazah dari para ulama Mesir. 

Khofifah menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj serta haul suami, ayah serta ibunda malam ini InsyaAllah begitu berkah, karena dihadiri para ulama Azhar dari Mesir yang dikenal dengan kedalaman keilmuannya.

“Alhamdulillah ini yang hadir adalah Muslimat NU, warga, dan para tamu dari berbagai daerah. Tadi dimulai dengan salat maghrib berjamaah kemudian yasinan, dan juga tahlilan yang dihadiahkan untuk suami, ayahanda dan juga ibunda. Semoga doa dan munajat kita semua diterima Allah SWT,” ujar Khofifah.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih atas seluruh pesan, tausiyah dan juga ijazah yang diberikan keempat ulama Mesir yang malam ini hadir. 

“Karena ibu-ibu Muslimat yang hadir di sini mayoritas adalah mubalighoh dan daiyah di daerahnya masing-masing. Begitu pula Para Habaib, Kyai dan Bu Nyai maka siraman ilmu yang penuh hikmah malam ini semoga menambah keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Syeikh Abdul Aziz Asy-Syahawi, Ulama Mesir yang juga Guru Besar Mazhab Syafi’i dalam tausyiahnya menyampaikan pesan tentang keutamaan Al-Quran. Khususnya bagaimana umat Islam harus membaca, memahami dan tadabur Al-Quran secara istiqomah. 

“Dzikir terbaik untuk kita amalkan adalah Al-Quran. Rasulullah bersabda barang siapa yang disibukkan dengan Al-Quran maka Allah akan memudahkan seluruh masalah yang ia hadapi,” ujarnya. 

Syekh Asy-Syahawi menjelaskan, Al-Quran adalah kalamullah yang diturunkan pada Rasulullah Muhammad dan dijanjikan bahwa Allah akan memberikan pahala bagi siapa saja yang membacanya.

“Al-Quran yang kita baca adalah kalamullah, dan itu adalah sebaik-baiknya dzikir. Bagaimana berdzikir dengan Al-Quran? Maka cara terbaik adalah dengan membacanya, memahaminya dan mentadaburinya,” tegasnya.

Dijelaskannya, Al-Quran diturunkan melalui tiga proses. Yaitu dari sejak Allah turunkan ke lauhul mahfud, kemudian turun ke baitul izzah di langit pertama dan kemudian diturunkan Malaikat Jibril pada Nabi Muhammad secara bertahap selama 23 tahun. Yang mana proses turunnya wahyu pada Nabi Muhammad dilakukan sebanyak 24 ribu kali. 

“Membaca Al-Quran adalah kesibukan terbaik. Membaca Al-Quran bukan hanya membaca melainkan juga menjadikan Al-Quran sebagai panutan. Dengan membaca Al-Quran, kita mendapatkan 10 kali derajat untuk setiap hurufnya,” ujarnya.

“Bacalah  Al-Quran maka Allah akan menaikkan derajatmu di akhirat. Surga itu derajatnya ada sebanyak 6236 sama dengan ayat Al-Quran,” pungkasnya.

Berikutnya Prof. Dr. Syeikh Muhammad Mehanna juga memberikan tausiyah dan pesannya pada jamaah hadirin majelis yang hadir. Namun sebelum itu, Syekh Mehanna secara khusus menyampaikan apresiasinya pada Khofifah yang aktif memberikan perhatian dengan perempuan. 

“Perempuan adalah pembangun peradaban. Peran perempuan di jaman ini memegang peran yang penting dan berat. Dimana saat ini orang banyak kehilangan akal dan nurani,” ujarnya. 

Termasuk karena yang hadir disini adalah dai dan mubaligh dari kalangan Muslimat NU dari berbagai daerah di Jatim. Disebutkan Syekh Mehanna, pendakwah bukanlah hal mudah. 

“Bagi siapa saja yang tugasnya adalah berdakwah sesungguhnya dia menggantikan posisi Nabi Muhammad. Maka berakhlaklah yang mulia. Dan tirulah Nabi Muhammad, mulai dari penampilannya, akhlaqnya, juga perilakunya,” ujar Syekh Mehanna. 

Hakikatnya, yang menjalankan dakwah adalah orang yang  memiliki cahaya yang tajam. Karena dalam dakwah tidak hanya perkara menyampaikan ilmu tapi juga memberikan teladan dan juga panutan. 

“Kalau orang sudah sampai di posisi berdakwah, maka orang itu akan mengajak orang lain untuk mengenal Allah,” ujarnya.

Di akhir tausiyahnya, Syekh Mehanna turut memberikan pesan tentang pentingnya memilih lingkungan yang selalu mengajak kebaikan dan menghindari keburukan. 

“Jangan pernah duduk kecuali tempat itu aman dari maksiat. Jangan pergi ke suatu tempat kecuali tempat itu membuatmu melakukan kebaikan,” tegasnya.

“Dan jangan berteman kecuali dengan orang yang bisa mengajak kita lebih dekat pada Allah. Satu musuh yang bisa membuat kita mengenal Allah lebih baik daripada teman yang membuat kamu menjauh dari Allah,” pungkas Syekh Mehanna.

Senada dengan Syekh Mehanna, Prof. Dr. Syeikh Yusri Rusydi juga memberikan pesan mendalam tentang dakwah. 

Disebutkannya, berdakwah adakalanya bil hikmah dan adakalanya juga dengan mauidhoh hasanah. Namun, yang harus ditekannya, kedua dakwah itu harus dilakukan sesuai dengan akhlaq Rasulullah.

“Barang siapa yang ingin menekuni dakwah maka harus belajar sifat dan akhlaq Rasulullah. Kita harus belajar sejarah Nabi Muhammad, mempelajari sunnah baik perkataan dan perbuatan,” ujarnya. 

“Semua agar kita senantiasa berakhlaq seperti Nabi Muhammad sehingga tidak menjadikan orang yang kita dakwahi lari dari agama melainkan membuatnya semakin cinta dengan Islam dan Allah,” tegasnya.

Pasalnya, ditegaskan Prof Dr Syekh Yusri bahwa Nabi ketika berdakwah penuh kasih, halus dalam bertutur, bijaksana dan penuh dengan cinta. Dan Nabi Muhammad dalam dakwahnya jauh dari kata-kata kasar yang jauh dari kata-kata yang menyakiti orang lain. 

“Dan beliau tidak pernah menyembunyikan senyumnya. Dan senantiasa menutup aib orang lain,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan ini Prof Dr Syekh Yusri juga memberikan ijazah wirid Hizib Bahr yang disusun oleh ulama besar Imam Abi Hasan Asy-Syadzili. Hizib Bahr ini terkenal dengan keutamaannya dalam memberikan perlindungan, keberkahan, dan pertolongan dari Allah SWT, khususnya dalam menghadapi berbagai kesulitan. Semoga dengan mengamalkan Hizb Bahr kita semua dibukakan pintu kebaikan, kebahagian serta kesrlamatan dunia akhirat.

Kepada semua yang hadir Khofifah menyampaikan terimakasih dan mohon maaf jika ada kekurangan. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

EMAS perkuat manajemen dan tata kelola, siap genjot produksi emas serta ekspansi tambang usai masuk fase produksi komersial pada 2026.
Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Konflik Papua kembali memanas, desakan agar negara hadir menjamin keamanan, keadilan, dan kesejahteraan warga semakin menguat.
Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Menteri ESDM membeberkan arah kebijakan pemerintah untuk mengenakan pajak ekspor pada produk turunan nikel, termasuk NPI, sebagai upaya menambah pendapatan negara.
Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan promo diskon tiket 20 persen memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan tiket kelas eksekutif ke Yogyakarta mulai dari Rp500 ribuan.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Era baru John Herdman dimulai! Klik link live streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026 malam ini di SUGBK. Garuda siap naik level!
Megawati Hangestri Sudah Gabung! Jelang Final Four Proliga 2026, Juara Bertahan Gelar Latihan Perdana Usai Libur Lebaran

Megawati Hangestri Sudah Gabung! Jelang Final Four Proliga 2026, Juara Bertahan Gelar Latihan Perdana Usai Libur Lebaran

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro terlihat sudah mulai mempersiapkan skuad mereka untuk menghadapi babak final four Proliga 2026.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT