GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak 11 Tahun di Mojokerto Dianiaya dengan Batang Kayu dan Rantai oleh Ayah Tiri

Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban penganiayaan sadis oleh ayah tirinya. Korban berinisial APA, merupakan siswa kelas 5 salah satu SD Negeri di Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 12 Maret 2025 - 10:26 WIB
Josip Putra Adi (26)
Sumber :
  • tvOne - handi

Mojokerto, tvOnenews.com - Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban penganiayaan sadis oleh ayah tirinya. Korban berinisial APA, merupakan siswa kelas 5 salah satu SD Negeri di Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.

Kasus penganiayaan tersebut terungkap, setelah para guru di sekolah korban melihat luka di bagian kepala  yang masih mengucur darah, Senin (10/3). Korban kemudian dibawa ke Puskesmas dan Polsek Gedek, untuk dilakukan visum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pengakuannya, ia dipukul dengan batang kayu, disabet rantai, dan bahkan disundut rokok di tangan dan kakinya oleh ayah tirinya, Josip Putra Adi (26). Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka di kepala yang mengucurkan darah, serta lebam-lebam dan bekas sundutan rokok.

"Atas laporan tersebut, petugas kepolisian mengamankan tersangka di rumahnya," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Siko Sesaria Suma, kepada wartawan saat pers rilis di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (11/3).

Dari hasil pemeriksaan diketahui, tersangka memukul kepala 1 kali dengan batang kayu, punggung 3 kali dan kaki korban 2 kali dengan batang bambu. Korban juga disabet dibagian punggung sebanyak 9 kali, dan kaki kiri sebanyak 7 kali dengan rantai motor.

Tersangka juga menghukum korban dengan hukuman fisik yang tidak wajar.

"Korban dihukum jongkok berdiri sebanyak 2.500 kali, namun hanya mampu melakukan 50 kali karena sudah tidak kuat," ujarnya.

Ironinya, ibu kandung korban mengetahui tindakan sadis tersebut, namun tidak berani melapor karena diduga diancam oleh pelaku. Sehari-hari, korban tinggal bersama ayah tirinya dan ibu kandung serta adiknya yang duduk dibangku kelas 1 SD.

Josip menikah siri dengan ibu korban APU (31) sejak mei 2024. Kemudian mereka menikah resmi pada Desember 2024. Sedangkan ayah kandung korban sudah meninggal 2 tahun lalu.

Kepada polisi, tersangka berdalih tega melakukan perbuatan tersebut karena korban dianggap tidak mau belajar.

"Motif kekerasan tersebut, karena korban disuruh belajar malah tidur, sehingga tersangka emosi," imbuh Siko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Pasal yang disangkakan, Pasal 44 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, serta Pasal 80 ayat 2 Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak" tegas Siko. (hfh/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pilot dan Kopilot Gugur Ditembak KKB, Jenderal Maruli Simanjuntak: Kami Tunggu Perintah Mabes TNI

Pilot dan Kopilot Gugur Ditembak KKB, Jenderal Maruli Simanjuntak: Kami Tunggu Perintah Mabes TNI

Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) tengah bersiaga menanti instruksi lanjutan dari Mabes TNI terkait insiden penembakan pesawat Smart Air di Papua. 
Kondisi Kimi Antonelli Usai Alami Kecelakaan Mobil Jelang Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain

Kondisi Kimi Antonelli Usai Alami Kecelakaan Mobil Jelang Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain

Pembalap muda andalan Mercedes, Kimi Antonelli, mengalami kecelakaan mobil di dekat rumahnya di San Marino menjelang tes pramusim F1 2026 di Bahrain. (12/2).
Pakar Ingatkan MK Hormati Kewenangan DPR Soal Penunjukan Adies Kadir

Pakar Ingatkan MK Hormati Kewenangan DPR Soal Penunjukan Adies Kadir

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) diingatka tak bisa mencampuri keputusan DPR RI yang memutuskan Adies Kadir sebagai Hakim MK.
PLN Mobile Mengubah Wajah Layanan Kelistrikan

PLN Mobile Mengubah Wajah Layanan Kelistrikan

Di tengah riuh Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran, Jakarta, booth PLN tidak hanya memamerkan perangkat pengisian kendaraan listrik.
Sebelum Bersinar di Korea, Inilah Sosok dari Kampung yang Pertama Kali Temukan Bakat Megawati Hangestri

Sebelum Bersinar di Korea, Inilah Sosok dari Kampung yang Pertama Kali Temukan Bakat Megawati Hangestri

Sebelum Ko Hee-jin rela terbang ke Kamboja SEA Games, ternyata sudah ada sosok dari kampung halaman yang lebih dulu melihat potensi besar Megawati Hangestri.
Berkunjung Ke ITSI Medan, Wamenperin Sebut Sawit Jadi Penopang Kemandirian Pangan, Energi, dan Industri di Indonesia

Berkunjung Ke ITSI Medan, Wamenperin Sebut Sawit Jadi Penopang Kemandirian Pangan, Energi, dan Industri di Indonesia

Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza menegaskan bahwa kelapa sawit tidak boleh hanya diposisikan sebagai komoditas ekspor CPO, melainkan harus menjadi

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT