GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penutupan MPLS, Sekolah Dasar di Surabaya Gelar Bakti Sosial Peduli Sesama

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Surabaya, telah usai. Salah satunya di SDN Dukuh Menanggal 1 Surabaya yang hari ini resmi ditutup.
Jumat, 18 Juli 2025 - 17:48 WIB
Penutupan MPLS
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Surabaya, telah usai. Salah satunya di SDN Dukuh Menanggal 1 Surabaya yang hari ini resmi ditutup, Jumat (18/10). Penutupan MPLS dilakukan dengan acara Bakti Sosial, berbagi paket sembako untuk warga di sekitar sekolah. Paket sembako diantaranya berisi beras, gula, kecap, garam, dan lain sebagainya. 

"Selamat bergabung bersama Keluarga Besar SDN Dukuh Menanggal 1,” sambut Kepala Sekolah, Musholahah, diiringi riuhnya tepuk tangan siswa-siswi kelas 1-6, yang sekaligus menandai ditutupnya MPLS tahun 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MPLS dilaksanakan selama 5 hari, mulai tgl 14-18 Juli 2025. Acara ini dikemas semenarik mungkin, sehingga siswa senang berada di sekolah dan mengenal teman serta lingkungannya.  

Sejumlah kegiatan MPLS tidak hanya heboh dan seru dalam bentuk games, olahraga, unjuk kreatifitas, tetapi juga dihadirkan acara religi yang membuat siswa semakin siap dan senang mengawali belajar di tahun ajaran baru. 

Penguatan materi anti bullying diberikan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Dukuh Menanggal Surabaya, memberikan wawasan tentang bagaimana bergaul positif dengan teman tanpa adanya kekerasan. Selain itu juga ada pengenalan pembiasaan peduli lingkungan yang disosialisasikan oleh 3 calon pangeran dan putri Lingkungan Hidup tahun 2025.

Sosialisasi peduli lingkungan ini mengajak siswa baru kelas 1 untuk bagaimana cara memilah sampah. Puncaknya di hari terakhir MPLS digelar Bakti Sosial untuk warga di sekitar sekolah, termasuk para Pedagang Kaki Lima (PKL). 

"Harapan kami dengan kegiatan berbagi di akhir MPLS ini dapat melatih siswa juga para orang tua untuk berbagi kebaikan, sekecil apapun itu akan sangat berarti untuk orang lain yang membutuhkan," terang Musholahah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua kegiatan MPLS tahun ini disusun dengan kegiatan yang menyenangkan, mengacu pada Juknis Kemendikbud, dipadukan dengan kegiatan inovatif sekolah.

“Acara MPLS digelar selama 5 hari. Kami membuat sejumlah kegiatan yang seru dan membuat anak senang untuk berangkat ke sekolah, tidak malas dan tidak bosan berada di sekolah. Anak nyaman dengan teman-temannya. Tentu semuanya mengacu pada Juknis Kemendikbud,” jelas Titis Prasekti, Ketua Panitia MPLS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT