News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antrean Ekstrem Berkepanjangan di Ketapang, Bupati Ipuk Pimpin Rakor Bersama Stakeholder Penyeberangan

Kemacetan berkepanjangan yang terjadi di Jalan Situbondo-Banyuwangi akibat antrean truk yang akan ke Pelabuhan Ketapang, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder penyeberangan
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 27 Juli 2025 - 11:20 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder penyeberangan
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kemacetan berkepanjangan yang terjadi di Jalan Situbondo-Banyuwangi akibat antrean truk yang akan ke Pelabuhan Ketapang, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder penyeberangan, di kantor ASDP Pelabuhan Ketapang, Sabtu (26/7).

Seluruh pimpinan stakeholder yang berwenang hadir dalam rapat tersebut untuk mendapatkan solusi lanjut mengatasi kemacetan dari hulu ke hilir.

Mulai dari ASDP Indonesia Ferry Ketapang, KSOP, Korsatpel BPTD II Jatim, Dinas Perhubungan Pemprov Jatim, Indonesian National Ferry Owner Association/Asosiasi Pemilik Kapal Ferry Nasional Indonesia (INFA), Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gadasgap).

Hadir juga jajaran Forkopimda, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santoso, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahya Negara, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Jalur penyeberangan ini sebetulnya bukan kewenangan kami dari pemkab. Namun karena masalah ini berada di wilayah kami, dan dampaknya kepada daerah dan masyarakat Banyuwangi, jadi kami perlu koordinasi dan mencari solusi bersama," kata Ipuk.

Sebab sudah dua minggu terakhir, banyak keluhan dan komplain dari masyarakat serta para supir yang tertuju pada Pemkab Banyuwangi akibat antre berkepanjangan ini.

“Kita berkumpul di sini, bukan untuk saling menyalahkan tapi untuk mencari solusi. Pemkab dan Forkopimda sangat siap untuk membantu. Apa yang bisa kami bantu untuk mengurai kemacetan ini," jelas Ipuk.

Ipuk menjelaskan sebelumnya telah beberapa kali menggelar rakor bersama Forkopimda. Ipuk juga telah meminta dan berkirim surat kepada Kementerian Perhubungan untuk mengirim bantuan kapal dengan kapasitas besar.

"Selain Menhub, kami juga telah menghubungi Komisi V DPR RI, Wamenhub, agar bisa dibantu menyelesaikan masalah ini. Semoga masalah ini bisa segera terselesaikan," kata Ipuk.

Satu unit kapal bantuan yakni KMP Gading Nusantara, milik PT Jembatan Nusantara, anak perusahaan ASDP, yang kapasitas besar didatangkan ke Pelabuhan Ketapang. Ipuk sendiri telah berbincang dengan kapten KMP Gading Nusantara, yang sedang dalam perjalanan menuju Banyuwangi dan dijadwalkan tiba malam ini.

"Dua kapal bantuan lainnya juga akan segera datang untuk dioperasikan di Ketapang. Kami berterima kasih atas semua pihak yang telah bekerja keras dan bersama-sama mengatasi masalah ini," tambah Ipuk.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yanees Kurniawan, menjelaskan permasalahan ini berawal karena terbatasnya jumlah kapal yang diperuntukkan untuk mengangkut truk dengan tonase besar di atas 35 ton, setelah adanya evaluasi dan rekomendasi pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

"Awalnya hanya dua kapal di LCM. Berangsur bertambah jumlahnya sesuai rekomendasi KSOP. Saat ini ada 7 kapal di LCM yang idealnya 9 kapal," kata Yanees.

Dalam rapat tersebut dihasilkan beberapa rekomendasi. Di antaranya, selain penambahan bantuan kapal, Pelabuhan Jangkar Situbondo yang selama ini melayani Pelabuhan Lembar Lombok NTB, diminta juga untuk melayani ke Pelabuhan Gilimanuk untuk mengurai kendaraan sejak di Situbondo.

Selain itu, kepada para operator kendaraan logistik atau pemilik truk untuk sementara menggunakan truk bertonase di bawah 35 ton.

"Kami sarankan untuk sementara agar lancar, pihak logistik menggunakan truk di bawah 35 ton," kata Ketua INFA, Rio Polii.

Ketua Gapasdap Banyuwangi, Mastiga Sofyan, mengusulkan agar truk sumbu tiga namun tonase di bawah 35 ton untuk bisa dilewatkan di Dermaga MB 1 hingga 4.

"Banyak truk meski jenis sumbu tiga, namun muatannya di bawah 35 ton. Jadi bisa memaksimalkan dermaga MB 1 hingga 4," kata Sofyan.

Sementara Kepala KSOP Tanjung Wangi, Purgana, meminta kepada pemilik kapal segera kembali mengoperasikan kapal yang telah dilakukan perawatan

"Kami minta agar kapal yang telah dilakukan perawatan untuk segera beroperasi lagi. Untuk saat ini jangan berpikiran ke profit, namun lebih pada kelancaran," pungkas Purgana. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT