Penertiban Jalur Mudik di Lumajang, Ini Respon Pedagang Pasar Ranuyoso
- tim tvOne - Wawan Sugiarto
Lumajang, Jawa Timur - Rencana polisi mengurai kemacetan jelang lebaran dengan menertibkan Pasar Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur rupanya menghadapi kendala. Pasalnya, pedagang yang berada di pasar yang sering disebut sebagai pasar tumpah keberatan dengan skema penataan yang direncanakan.
Salah satunya adalah Rohmad, seorang pedagang pisang di pasar tumpah Ranuyoso mengatakan bahwa proses pemindahan tidak akan semudah yang direncanakan. Sebab, yang membuat macet bukan pedagang yang ada di pinggir jalan, melainkan kendaraan yang bongkar muat barang dagangan.
"Sebenarnya bukan pedagang ini yang buat macet, tapi mobil yang bongkar muatan itu kan banyak dan di dalam penuh jadi antre sampai ke jalan," kata Rohmad, Rabu (13/4/2022).
Skema mengurai kemacetan yang akan dilakukan adalah dengan memindahkan pedagang baju yang sekarang ada di belakang untuk dipindah ke depan. Sedangkan pedagang pisang akan dipindah ke belakang.
Solusi itu malah akan menimbulkan masalah baru. Sebab, belum genap satu tahun, pedagang baju yang awalnya di depan dipindahkan ke belakang.
"Ini belum lama penjual baju dipindah ke belakang, apalagi untuk pindah biayanya mereka tanggung sendiri," tambahnya
Sebelumnya, Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melakukan koordinasi dengan pedagang dan dinas terkait untuk mengantisipasi kemacetan jelang lebaran di pasar tumpah.
"Kami koordinasi dengan dinas terkait dan pedagang dalam mengatasi persoalan ini. Sehingga persoalan kemacetan yang menjadi rutinitas di area tersebut bisa teratasi," ujar Bayu.
Selain menghalau agar pedagang tidak sampai tumpah ke jalan, rencananya di beberapa titik jalur mudik akan didirikan pos yang akan bersiaga selama 24 jam untuk mengurai kemacetan dan menangani secara cepat jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.
"Kami cari solusi bersama sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan tepat dengan demikian keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bisa berjalan aman," pungkasnya.
Informasi, Pasar Wates Wetan atau yang sering disebut pasar tumpah di Kecamatan Ranuyoso menjadi titik yang rawan kemacetan disebabkan ramainya aktivitas perdagangan di pasar yang berada di jalan provinsi tersebut.(wso/ito)
Load more