News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Tebu Jatim Ancam Mogok Massal Jika Danantara Tak Kucurkan Rp 1,5 Triliun sesuai Janji Pemerintah

Para petani berharap pencairan dana sebesar Rp 1,5 triliun dari Danantara ke Sinergi Gula Nusantara dan Rajawali Nusantara Indonesia untuk membeli gula petani segera terealisasi.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:56 WIB
Petani Tebu Jatim Tagih Janji Pemerintah Soal Danantara Kucurkan Rp 1,5 Triliun
Sumber :
  • tim tvOnenews

Surabaya, tvOnenews.com - Para petani tebu Jawa Timur melakukan koordinasi dan konsolidadin di Surabaya untuk menyuarakan keluhan mereka soal puluhan ribu ton gula tidak terserap di pasar. Mereka mengancam akan mogok massal produksi gula.

Para petani berharap pencairan dana sebesar Rp 1,5 triliun dari Danantara ke Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) untuk membeli gula petani segera terwujud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekjen DPP Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sunardi Eko Sukamto mengatakan para petani tebu di Jatim sudah tidak bisa menjalankan operasional akibat gula yang menumpuk di gudang. Saat ini, ada 76.700 ribu ton gula petani tidak terserap di Jatim.

"Kami sudah kewalahan luar biasa. Jadi sulit meneruskan tebang angkut dan pembiayaan di kebun kami sudah putus-putus bahkan beberapa pabrik gula (PG) ini sudah tidak bisa giling sebagian. Disisi lain gudang gulanya juga penuh karena gula tidak keluar," kata Sunardi di Surabaya, Jumat (15/8).

Sunardi menunggu janji Menteri Pertanian yang akan membantu menyerap gula petani. Salah satunya dengan pencairan dana sebesar Rp 1,5 triliun. Namun, bila janji dari pemerintah melalui Danantara tidak terealisasi, maka Sunardi memastikan petani tebu di Jatim akan mogok massal dan menggelar aksi demonstrasi.

"Kalau dana itu tidak cair dan pemerintah tidak serius merawat petani, maka Indonesia hanya mimpi swasembada gula karena pemerintah tidak serius menangani petani. Jika anggaran Rp 1,5 triliun yang dijanjikan tidak terealisasi, mungkin kami tidak menanam tebu, dan kami lakukan aksi demonstrasi besar-besaran, kami petani tebu akan mogok massal," tegasnya.

Sunardi menyebut seluruh DPC APTRI di Jatim satu suara menuntut pemerintah segera bertindak sesuai janji-janjinya ke petani tebu.

"Selama 8 periode panen kami tidak cair hingga gula menumpuk di gudang. Kami harap penyelesaian konkret dari bulan Agustus sampai November ini ada dari pemerintah untuk menyelesaikan secara tuntas bahwa program pemerintah menuju swasembada gula tahun 2027," jelasnya.

Sementara Dewan Pembina DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil meminta pemerintah segera membeli gula petani sebanyak ratusan ribu ton yang tidak terserap di pasar. Sebab, petani gula merupakan penggerak ekonomi pedesaan.

"Jadi kalau di Jatim sekitar 76.700 ribu ton, dan kalau nasional kan ratusan ribu ton. Ini tidak bisa menunggu. Saya harap pemerintah dengan segala kerendahan hati agar pemerintah, siapapun yang punya kewenangan untuk segera direalisasikan janjinya yang akan membeli gula petani dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,5 triliun," kata Arum.

Menurut Arum, petani tebu saat ini sudah babak belur akibat banyaknya gula yang tidak terserap di pasar. Hal itu disebabkan banyaknya impor gula rafinasi di pasar.

"Umur tebu itu kurang lebih 1 tahun. Nol sampai umur tiga bulan maksimal itu perawatan intensif harus dilakukan. lebih dari 3 bulan, maka apapun yang dilakukan di situ bisa menjadi sia-sia. Oleh karena itu saya berharap kepada pemangku kepentingan yang menangani pergulaan nasional untuk segera direalisasikan apa yang dijanjikan kepada para petani tebu," tambahnya.

Pria asal Jember ini juga menyarankan pemerintah segera membentuk badan untuk mengatasi petani dan panen gula di Indonesia. Tujuannya agar persoalan pergulaan nasional bisa dibicarakan dan diputuskan secara komprehensif dan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Panjangnya birokrasi yang tidak terintegrasi ini justru berdampak. Saya khawatir kucuran rencana mengalokasikan Rp 1,5 triliun dari Danantara untuk membeli gula petani ini terhambat bahkan tidak jadi dicairkan karena ribetnya birokrasi antar institusi yang menangani," lanjutnya.

Arum menyebut, anggaran Rp 1,5 triliun yang rencananya akan digelontorkan pemerintah untuk membeli gula petani bukan sebuah kerugian. Sebab, pemerintah memiliki gula untuk dijual ke pasar. "Anggaran Rp 1,5 triliun itu tidak cuma-cuma. Pemerintah punya gula untuk dijual kembali ke pasar. Jadi pemerintah tidak rugi sama sekali dengan membeli gula petani," tandasnyan (msi/ias) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBSI Beberkan Target Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026

PBSI Beberkan Target Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Fadil Imran membeberkan target untuk tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026.
Bisnis Gelap Sindikat Live Streaming Pornografi Dibongkar Polres Indramayu, Remaja di Bawah Umur Jadi Korban

Bisnis Gelap Sindikat Live Streaming Pornografi Dibongkar Polres Indramayu, Remaja di Bawah Umur Jadi Korban

Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi anak di bawah umur yang dikaitkan dengan pelanggaran Undang-Undang Pornografi. 
Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang Bantah Aliran Dana ke Ono Surono, Tapi Subangsih ke Partai PDIP

Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang Bantah Aliran Dana ke Ono Surono, Tapi Subangsih ke Partai PDIP

Bupati nonaktif Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, jadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dan korupsi dengan terdakwa Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026 Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Malaysia di Piala AFF U-17 2026 pada Kamis (16/4/2026) malam ini WIB. Skuad Garuda Asia berupaya untuk memperebutkan tiket lolos ke semifinal.
Pelaporan Terhadap Mantan Wapres Jusuf Kalla Dinilai Berlebihan, GMKI: Berpotensi Memperkeruh Situasi

Pelaporan Terhadap Mantan Wapres Jusuf Kalla Dinilai Berlebihan, GMKI: Berpotensi Memperkeruh Situasi

Pelaporan terhadap mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang belakangan menjadi sorotan publik, menuai beragam respons
16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Diskors, Dilarang Masuk Kampus

16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Diskors, Dilarang Masuk Kampus

Langkah ini ditempuh untuk menjaga independensi proses pemeriksaan sekaligus memberi perlindungan bagi semua pihak yang berkaitan dengan perkara.

Trending

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana penyelenggaraan kompetisi baru yang bakal mulai digulirkan pada musim 2026/2027.
Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Bagi Megatron, kehadiran Irina Voronkova di skuad Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar soal kemampuan mencetak poin. Jika melihat data, dominasi Voronkova nyaris
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Alvaro Arbeloa dan Para Bintang Real Madrid Sindir Wasit usai Disingkirkan Bayern dengan Dua Pemain Dikartu Merah

Alvaro Arbeloa dan Para Bintang Real Madrid Sindir Wasit usai Disingkirkan Bayern dengan Dua Pemain Dikartu Merah

Para pemain bintang Real Madrid dan juga pelatih menyindir wasit setelah kekalahan dari Bayern Munich. Mereka tersingkir dengan dua pemain dikartu merah.
Blak-blakan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Justru Akui Senang Belum Kantongi Paspor RI

Blak-blakan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Justru Akui Senang Belum Kantongi Paspor RI

Sorotan terhadap pemain keturunan Dean Zandbergen semakin tak terbendung. Meski hingga kini belum juga bela Timnas Indonesia, ia bicara jujur soal Passportgate.
Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Situasi paspoorgate turut dipantau oleh Dean Zandbergen, striker yang memiliki garis keturunan Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Depok, Jawa Barat.
Kesempatan Sudah Tertutup, Timnas Indonesia Tidak Bisa Ikut Play-off Tambahan dan Lolos Piala Dunia 2026

Kesempatan Sudah Tertutup, Timnas Indonesia Tidak Bisa Ikut Play-off Tambahan dan Lolos Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan play-off tambahan yang bisa jadi tiket instan bagi tim yang gugur di babak kualifikasi. Timnas Indonesia tak bisa gabung?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT