GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadiri Ithlaq Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Tebuireng, Gubernur Khofifah Ajak Santri dan Masyarakat Kobarkan Spirit Jihad Kebangsaan

Gubernur Khofifah menghadiri Ithlaq atau Kick Off Hari Santri Nasional 2025 oleh Menteri Agama RI yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Selasa, 23 September 2025 - 11:26 WIB
Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Tebuireng
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvOne

Jombang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Ithlaq atau Kick Off Hari Santri Nasional 2025 oleh Menteri Agama Republik Indonesia yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Senin (22/9).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk terus mengobarkan spirit jihad kebangsaan yang diwariskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.

“Melalui Kick Off Hari Santri Nasional 2025 di Tebuireng ini, kami sangat berharap para  santri dapat meneladani secara nyata seluruh nilai pemikiran dan semangat perjuangan para kiai terdahulu,” ujar Khofifah.

Menurutnya, peringatan Hari Santri merupakan langkah strategis memperkuat peran santri dalam memberikan kontribusi nyata bagi negara sekaligus bentuk pengakuan terhadap eksistensi santri yang berjuang sesuai bidangnya dalam membangun bangsa.

Tahun ini, Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Tema tersebut mencerminkan kontribusi fundamental santri dalam setiap fase sejarah Indonesia.

“Sejak masa penjajahan, santri tanpa gentar turut berjuang di medan perang. Pascakemerdekaan, tokoh santri seperti KH. Wahid Hasyim bahkan ikut aktif membangun bangsa dan memperjuangkan kemaslahatan umat beragama di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa meskipun Hari Santri didasarkan pada Resolusi Jihad 22 Oktober, jauh sebelumnya Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari telah mengeluarkan fatwa resolusi jihad sebagai bagian perlawanan pada 9 September 1945. Hal ini memicu pecahnya pertempuran di berbagai daerah, berawal dari titik sejarah penting di Tebuireng, Jombang.

“Bagi santri, agama adalah mata air yang mengalirkan ilham dan inspirasi untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Prinsip menjaga martabat kemanusiaan berarti menjaga Indonesia. Itulah pegangan penting santri dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia,” tegasnya.

Sejak ditetapkan pada 2015, lanjut Khofifah, Hari Santri bukan hanya milik santri, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia yang mencintai Tanah Air.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta merayakan Hari Santri. Mari kita rayakan dengan menapaktilasi perjuangan santri, menjaga martabat kemanusiaan, dan berperan aktif mengawal Indonesia menuju peradaban dunia,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah berpesan peringatan Hari Santri sebagai momentum sebagai penguatan SDM pesantren. Menyongsong Indonesia Emas 2045, Ia menegaskan kesiapan harus lebih komperhensif sehingga terbentuk generasi Indonesia dan santri santri emas di tahun 2045.

“Kita harus siapkan generasi santri emas yang siap menghadapi tantangan global, tapi tetap berakar kuat pada nilai keagamaan dan kebangsaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Prof. Nazarudin Umar mengatakan, Hari Santri Nasional mengingatkan sejarah panjang dimana Resolusi Jihad diibaratkan seperti perang badar yang dipimpin oleh Rasulullah SAW.

Dengan berbekal tombak dan bambu runcing, tidak mungkin kiai dan santri bisa mengalahkan sekutu. Namun atas pertolongan Allah SWT, Indonesia bisa berhasil mengalahkan sekutu.

Menag menyebut, para kiai dan santri dalam resolusi jihad sama halnya dengan Haqqo jihadih  yang artinya perintah Al-Qur'an yang berarti "berjuanglah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya.

"Allhamdulillah, atas izin Allah SWT dengan berbekal tombak dan bambu runcing dari kiai dan santri bisa mengalahkan sekutu," tegasnya.

Menag menyebut, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 42 ribu pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 9,8 juta santri. Jumlah santri ini, bukanlah jumlah yang sedikit. Itu separuh penduduknya Malaysia.

Tantangan ke depan, Menag meminta agar ponpes bisa melahirkan perguruan tinggi yang berkelas dan berkualitas dengan melahirkan bidang bidang keilmuan umum tidak hanya keilmuan agama.

"Ke depan, kita harus bisa membawa konsep pesantren yang ada di Indonesia menjadi pusat peradaban dunia islam di masa mendatang," tegasnya.

"Kita sebagai santri harus menjaga Indonesia menjadi negara besar. Banyak negara tidak ingin menjadi Indonesia menjadi negara besar. Demi mewujudkannya salah satunya harus memperkuat ummat. Bangsa yang kuat tersusun dari ummat yang kuat," pungkasnya.

Dalam acara Itlhaq peringatan Hari Santri Nasional, Menag turut mengenalkan ekoteologi dan pelestarian alam ke dalam kurikulum pendidikan agama dan keagamaan.

Ekoteologi bisa dipahami sebagai konsep yang membahas tentang interrelasi antara pandangan teologis-filosofis yang terkandung dalam ajaran agama dengan alam, khususnya lingkungan.

Konsep Ekoteologi ini sama halnya dengan mengutip apa yang pernah disampaikan Ibu Gubernur Khofifah saat menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan RI yang koncern melindungi dan memberdayakan perempuan Indonesia.

Menag berharap nilai-nilai Ekoteologi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan agama, menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab manusia. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.

Trending

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT