News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pelaku Pemerkosaan Anak di Bangkalan Dibekuk di Palangkaraya

Dua gadis di bawah umur di Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menjadi korban rudapaksa sebanyak delapan orang remaja dengan diiming-imingi dibelikan nasi goreng.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:14 WIB
Tersangka J-N dan R-K
Sumber :
  • tvOne - abdul rohim

Bangkalan, tvOnenews.com – Dua gadis di bawah umur di Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menjadi korban rudapaksa sebanyak delapan orang remaja dengan diiming-imingi dibelikan nasi goreng. Dari delapan terduga pelaku yang kabur, personel gabungan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dan Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap dua orang yang kabur ke luar kota di sebuah penampungan pekerja bangunan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (14/10).

Tersangka J-N dan R-K ini tak berkutik saat diringkus tim macan Satreskrim Polres Bangkalan di sebuah tempat penampungan pekerja bangunan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pelaku ini tak menyangka jejak pelarian mereka dan tempat persembunyiannya berhasil dilacak oleh petugas. Mereka kemudian dikeler ke Mapolres setempat di Palangkaraya sebelum kemudian dibawa pulang ke Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penangkapan tersangka J-N dan R-K berawal saat polisi menerima laporan dari keluarga korban di wilayah Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Jawa Timur, bahwa dua gadis di bawah umur menjadi korban pemerkosaan oleh delapan remaja pada bulan September lalu.

“Kami mendapat laporan tersebut, langsung menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban tersebut untuk mengklarifikasi atas laporan,” terang AKP Hafid Dian Maulidi, Kasat Reskrim Polres Bangkalan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua korban yang masih berstatus pelajar tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku. Petugas lalu melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mengusut dua kasus yang terjadi di tempat berbeda ini.

Polisi kemudian melacak keberadaan para pelaku yang diketahui langsung melarikan diri usai laporan keluarga korban.

Peristiwa bejat itu terjadi di dua lokasi berbeda, di mana satu korban dirudapaksa oleh lima orang pria, sementara satu korban lainnya mengalami hal serupa oleh tiga pria berbeda di waktu yang bersamaan.

Menurut keterangan keluarga korban, peristiwa ini bermula saat salah seorang korban diajak oleh pelaku untuk membeli nasi goreng. Karena tidak kunjung pulang, kerabatnya yang merasa khawatir berupaya menghubungi keduanya, namun pesan dan panggilan tidak mendapat balasan.

Untuk menjawab kecurigaannya, kerabat korban lalu meminta diantar oleh salah seorang teman pelaku untuk menyusul korban. Tetapi alih-alih dibawa ke tempat korban berada, pelaku justru mengajak rekannya dan merudapaksa gadis tersebut di area semak-semak.

“Hasilnya, Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan meringkus sementara dua dari delapan orang yang diduga sebagai pelaku perbuatan amoral tersebut. Sementara polisi masih memburu enam pelaku lainnya yang juga sudah diketahui identitasnya,” pungkas AKP Hafid Dian Maulidi, Kasat Reskrim Polres Bangkalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara sebagian barang bukti yang sudah diamankan polisi yakni pakaian atau baju yang dipakai oleh kedua pelaku dan korban saat peristiwa pemerkosaan tersebut dilakukan.

Tersangka J-N dan R-N dijerat Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU, junto Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal selama 15 tahun penjara. (ahm/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT