GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proyek Perbaikan Jalan di Pacitan Jadi Sorotan, Aspal Digelar dalam Kondisi Dingin, Ini Kata Bina Marga

Kondisi jalan propinsi di Pacitan jadi sorotan masyarakat. Pekerjaan aspal tidak maksimal hingga permukaan jalan yang tidak merata dan banyak mengumpal
Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:55 WIB
Proyek Perbaikan Jalan di Pacitan Jadi Sorotan
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Kondisi jalan propinsi di Pacitan kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya pekerjaan aspal yang tidak maksimal hingga permukaan jalan yang tidak merata dan banyak mengumpal. Kondisi ini semakin diperburuk dengan curah hujan tinggi yang belakangan kerap mengguyur Pacitan. Hal tersebut mengakibatkan para pengguna jalan merasa resah. 

Sutomo, salah seorang pengguna jalan ini mengatakan bahwa proyek pengaspalan di dua titik di Jalan Basuki Rahmad itu tidak maksimal dikerjakan secara baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aspal yang seharusnya diaplikasikan dengan suhu panas tertentu, namun ini tidak. Bahkan waktu pengerjaan aspal dalam kondisi hujan gerimis.

“Tapi yang digelar terlanjur dingin, banyak yang aus, karena suhu dan kadar aspalnya kurang kayaknya, utara pos penceng/bawah lampu merah kan sudah rusak itu mas yang sudah digelar. Kadar aspal sama suhu kurang,” terangnya.

Supomo menambahkan pengaspalan jalan tersebut diperparah dengan faktor cuaca. Aspal digelar pada saat hujan gerimis.

“Kondisi jalan paska perbaikan tetap saja tidak bagus, seharusnya ada pengawasan dari Dinas Bina Marga,” tambahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemerintah Propinsi Jawa Timur , UPT PENGELOLAAN JALAN DAN JEMBATAN di Pacitan, Budi Hari Santoso mengungkapkan bahwa  perbaikan jalan di sepanjang kawasan itu jenis hotmix, yang menggumpal telah direjek/ afkir, ditolak oleh PPK, sedang yang digelar adalah yang masuk secara spesifikasi.

“Kami sudah cek lapangan. Dan memang banyak aspal yang menggumpal. Karena memang aspal digelar dalam kondisi suhu dingin,” jelasnya.

Meski begitu, UPT Pengelolaan jalan dan jembatan memastikan bahwa proyek perbaikan jalan ini tetap harus melaksanakan evaluasi pekerjaannya. 

Proyek jalan provinsi di Kecamatan Pacitan  ini sangat disayangkan. Aspal hotmix tersebut diduga kualitas dan kuantitas kurang begitu bagus.

Sementara aspal hotmik yang dikerjakan CV.EDOMIX dimungkinkan temperatur suhu panas kurang dari 100 derajat sehingga banyak yang menggumpal dan susah untuk digelar di jalan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada dua faktor atau untuk jenis bahan dari batu pecah kurang berkualitas dan biasanya hanya diperbanyak aspal curah. 

Dengan demikian melihat pekerjaan perbaikan jalan yang tidak maksimal, pada anggaran APBD 2025 nanti untuk group Cahaya Indah belum berkontrak dan masih dipertimbangkan. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT