GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Penunjukan KH Zulfa Mustofa Sebagai Pj Ketum PBNU, Ini Penjelasan Gus Kikin

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memilih bersikap meneduhkan di tengah dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyusul penunjukan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:38 WIB
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Sumber :
  • Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memilih bersikap meneduhkan di tengah dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyusul penunjukan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU. Sikap tersebut disampaikan langsung Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Menurut Gus Kikin, NU sejak awal didirikan sebagai rumah besar yang menaungi keberagaman pandangan umat. Karena itu, PWNU Jawa Timur tidak ingin tergesa-gesa mengambil sikap yang justru berpotensi memperlebar perbedaan di internal organisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau di PBNU ada dinamika, termasuk soal penunjukan Pj Ketua Umum, silakan saja berjalan sesuai mekanisme. Jika memang perlu dievaluasi, lakukan evaluasi melalui aturan yang ada,” ujar Gus Kikin usai Konferensi Internasional ECO Sunnah di Gedung KH M Yusuf Hasyim, Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu (13/12/2025).

Kiai yang juga cicit pendiri NU itumenegaskan, NU memiliki fondasi organisasi yang kokoh, mulai dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hingga Qonun Asasi. Namun dalam praktiknya, perbedaan penafsiran terhadap aturan kerap melahirkan ragam pandangan di kalangan warga NU.

“Regulasi NU itu lengkap, tapi penafsirannya bisa berbeda-beda. Karena itu kami di Jawa Timur memilih tidak ikut berpolemik, agar tidak menambah keragaman pendapat yang bisa melebar ke mana-mana,” katanya.

Di tengah dinamika di tingkat pusat, PWNU Jatim memastikan roda organisasi di daerah tetap berjalan. Salah satu agenda utama yang terus digerakkan adalah program turun ke bawah (turba) ke seluruh cabang NU se-Jawa Timur.

“Di Jawa Timur ada 45 cabang. Program turba sudah menjangkau 24 cabang dan itu tidak terkait dengan polemik PBNU. Kegiatan ini tetap berjalan,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut.

Gus Kikin kembali mengingatkan bahwa kekuatan NU terletak pada kepatuhan terhadap konstitusi organisasi. Ia meyakini, selama AD/ART dijadikan pedoman bersama, persoalan besar dapat dikelola dengan baik.

Menanggapi wacana percepatan Musyawarah Luar Biasa (MLB) PBNU, PWNU Jatim menegaskan tidak berada pada posisi pengusul. Namun demikian, jika ada pihak yang mendorong langkah tersebut dan dinilai membawa kemaslahatan bagi NU, PWNU Jatim siap mempertimbangkannya secara arif.

“Kami tidak mengusulkan. Tapi kalau ada yang mengusulkan dan itu dianggap terbaik untuk NU, kami bisa mendukung. Soal waktu tentu harus dimusyawarahkan,” ujarnya.

Gus Kikin juga menyinggung mulai memudarnya tradisi musyawarah di tubuh NU. Padahal, menurut Gus Kikin, musyawarah merupakan ruh organisasi yang diwariskan para pendiri NU. Tradisi ini perlu terus dirawat, termasuk dengan pendekatan batin seperti istikharah.

“NU adalah organisasi keagamaan. Ada kalanya logika manusia tidak sepenuhnya menjangkau. Dalam kondisi seperti itu, kita kembalikan kepada Allah. Insyaallah NU akan menemukan jalan keluarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, rapat pleno PBNU yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12/2025), menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU hingga Muktamar NU 2026. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.

Pimpinan rapat pleno, M Nuh, menyatakan seluruh peserta rapat menerima keputusan tersebut sekaligus mengesahkan risalah rapat harian Syuriah PBNU tertanggal 20 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinamika internal PBNU mencuat setelah beredarnya surat edaran tertanggal 25 November 2025 yang menyebut pemberhentian Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU per 26 November 2025, serta menyatakan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengambil alih kendali sementara organisasi.

Sementara itu, Yahya Cholil Staquf menegaskan dirinya masih sah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU hasil Muktamar ke-34 NU tahun 2021. Ia menilai rapat pleno PBNU pada 9 Desember 2025 yang menetapkan Pj Ketua Umum tidak memiliki dasar keabsahan. (roi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banyak Pemain Persija Bela Timnas Indonesia Jadi Alarm Bahaya, Mauricio Souza Ogah Pusing dan Justru Buat Gebrakan Baru

Banyak Pemain Persija Bela Timnas Indonesia Jadi Alarm Bahaya, Mauricio Souza Ogah Pusing dan Justru Buat Gebrakan Baru

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menegaskan, ketidakhadiran 4 pemainnya demi kebutuhan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, bukan menjadi kendala.
Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Jadwal Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Saatnya Red Sparks Berburu Pengganti Elisa Zanette

Jadwal Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Saatnya Red Sparks Berburu Pengganti Elisa Zanette

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana mantan tim Megawati Hangestri yakni Red Sparks bakal memanfaatkan kesempatan untuk mencari pengganti Elisa Zanette.
Misteri Pencoretan Dean James dari Timnas Indonesia: PSSI Sebut Karena Regulasi, Media Belanda Bongkar Fakta Berbeda, Mana yang Benar?

Misteri Pencoretan Dean James dari Timnas Indonesia: PSSI Sebut Karena Regulasi, Media Belanda Bongkar Fakta Berbeda, Mana yang Benar?

Terkuak perbedaan versi alasan Dean James batal bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. PSSI klaim aturan 23 pemain, klub Belanda sebut sang pemain sakit.
Ipswich Town Sorot Penuh Elkan Baggott Dipanggil Timnas Indonesia, hingga Media Vietnam Heran John Herdman Terus Tambah Kekuatan

Ipswich Town Sorot Penuh Elkan Baggott Dipanggil Timnas Indonesia, hingga Media Vietnam Heran John Herdman Terus Tambah Kekuatan

Rangkaian kabar menarik seputar Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Mulai dari Elkan Baggott comeback hingga media Vietnam heran ke John Herdman.
Inilah Sosok Penting PSSI yang 'Bisikkan' John Herdman Coret Dean James dari Timnas Indonesia: Lebih Baik Tak Usah Dipanggil!

Inilah Sosok Penting PSSI yang 'Bisikkan' John Herdman Coret Dean James dari Timnas Indonesia: Lebih Baik Tak Usah Dipanggil!

Terungkap peran sososk ini di balik pencoretan Dean James dari Timnas Indonesia. Ternyata Exco PSSI ini beri saran tegas ke John Herdman demi mental pemain.

Trending

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

PSSI angkat bicara soal potensi pemain pengganti Dean James yang dicoret dari skuad final Timnas Indonesia pilihan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026
Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Jordi Amat pernah memberikan nasihat penting kepada Elkan Baggott saat awal bergabung di Timnas Indonesia, menekankan pentingnya menit bermain di sebuah klub.
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Ipswich Town Sorot Penuh Elkan Baggott Dipanggil Timnas Indonesia, hingga Media Vietnam Heran John Herdman Terus Tambah Kekuatan

Ipswich Town Sorot Penuh Elkan Baggott Dipanggil Timnas Indonesia, hingga Media Vietnam Heran John Herdman Terus Tambah Kekuatan

Rangkaian kabar menarik seputar Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Mulai dari Elkan Baggott comeback hingga media Vietnam heran ke John Herdman.
Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Elkan Baggott diprediksi akan langsung menghadapi tantangan berat dalam laga kembalinya bersama Timnas Indonesia.
Inilah Sosok Penting PSSI yang 'Bisikkan' John Herdman Coret Dean James dari Timnas Indonesia: Lebih Baik Tak Usah Dipanggil!

Inilah Sosok Penting PSSI yang 'Bisikkan' John Herdman Coret Dean James dari Timnas Indonesia: Lebih Baik Tak Usah Dipanggil!

Terungkap peran sososk ini di balik pencoretan Dean James dari Timnas Indonesia. Ternyata Exco PSSI ini beri saran tegas ke John Herdman demi mental pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT