GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggul Sungai Slumbung Tergerus, Tujuh Rumah Warga Mojowarno Terancam Ambruk

Ancaman bencana mengintai permukiman warga di Dusun Penggaron, Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
Senin, 15 Desember 2025 - 14:23 WIB
Kondisi salah satu rumah warga Desa Penggaron, Mojowarno, Jombang yang retak akibat tanggul Sungai Slumbung
Sumber :
  • tvOne - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Ancaman bencana mengintai permukiman warga di Dusun Penggaron, Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sedikitnya tujuh rumah dilaporkan berada dalam kondisi rawan ambruk akibat tanggul Sungai Slumbung yang terus tergerus aliran air.

Kerusakan tanggul tersebut menyebabkan struktur tanah di bawah permukiman melemah. Dampaknya, retakan muncul dan terus melebar di sejumlah bangunan warga, terutama saat hujan deras disertai getaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dusun Penggaron, Mahmud Nasution, menjelaskan bahwa kerusakan tanggul sebenarnya bukan masalah baru. Kondisi tersebut telah terjadi selama beberapa tahun terakhir dan semakin parah dalam waktu dekat.

“Kerusakannya sudah cukup parah. Sampai sekarang ada tujuh rumah terdampak, mulai dari retak-retak sampai ada yang longsor. Yang paling parah itu bagian bawah rumah retak, bahkan dapurnya sudah miring,” ungkap Mahmud, Senin (15/12).

Situasi ini memaksa salah satu keluarga mengungsi sementara karena khawatir terjadi longsoran susulan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Mahmud menambahkan bahwa tanda-tanda kerusakan awal sebenarnya sudah terlihat sejak dua hingga tiga tahun lalu. Namun, kondisi tersebut memburuk dalam dua pekan terakhir setelah banjir melanda wilayah tersebut.

“Retakannya dulu kecil, sekarang makin melebar setelah banjir kemarin,” jelasnya.

Kekhawatiran serupa dirasakan warga terdampak lainnya. Sujiono (50), salah satu pemilik rumah yang mengalami retakan serius, mengaku rumahnya mulai rusak sejak dua bulan terakhir dan semakin parah saat hujan deras mengguyur.

“Kalau hujan deras itu rasanya was-was. Ada getaran, terus retakannya makin besar. Kamar tidur saya sampai terbelah, akhirnya pindah tidur di ruang tamu,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan, terutama penguatan tanggul sungai agar tanah tidak terus ambles.

“Kami berharap ada bantuan supaya rumah bisa diperbaiki dan tanggulnya diperkuat, biar tidak tambah parah,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang membenarkan adanya ancaman longsor yang membahayakan rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, melalui Supervisor Pusdalops BPBD Jombang, Stevy Maria, mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan asesmen lapangan.

“Dari hasil kajian kami, ada sekitar empat sampai lima rumah yang kondisinya sangat terancam. Ada tanggul yang menggantung, dan beberapa tembok rumah sudah mengalami retakan serius,” terang Stevy.

Ia menyebut kondisi semakin memburuk pascabanjir terakhir. Retakan pada tanggul dan dinding rumah terus bertambah seiring meningkatnya intensitas hujan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD Jombang tercatat telah melakukan asesmen sebanyak tiga kali dan telah mengirimkan surat kepada instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

Hingga kini, warga masih menanti realisasi perbaikan tanggul Sungai Slumbung, mengingat curah hujan yang masih tinggi dan potensi longsor susulan yang terus mengancam keselamatan permukiman. (roi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT