News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prasetya Media Summit 2025 Jadi Kampanye bersama Pentahelix, Perkuat Ekosistem Media di Jawa Timur.

Prasetya Media Summit (PMS) 2025 menjadi kampanye bersama pemangku kepentingan pentahelix untuk memperkuat ekosistem media yang berkelanjutan di Jawa Timur.
Kamis, 18 Desember 2025 - 23:43 WIB
Prasetya Media Summit 2025
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com — Prasetya Media Summit (PMS) 2025 menjadi kampanye bersama pemangku kepentingan pentahelix untuk memperkuat ekosistem media yang berkelanjutan di Jawa Timur.

Forum yang berlangsung pada 16–17 Desember 2025 di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya ini diikuti ratusan peserta yang merepresentasikan unsur pemerintah, media, akademisi, dunia usaha, serta komunitas dan pegiat komunikasi publik. Mengusung tema “Menguatkan Ekosistem Media Berkelanjutan untuk Jawa Timur Tangguh Terus Bertumbuh”, PMS 2025 diposisikan sebagai ruang kolaborasi setara lintas sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum ini tidak diarahkan sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai upaya kolektif membangun kesadaran bahwa ketangguhan daerah sangat ditentukan oleh kualitas ekosistem media yang sehat, kredibel, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Pulung Chausar menegaskan bahwa penguatan ekosistem media berkelanjutan merupakan bagian dari strategi komunikasi publik pemerintah daerah. Menurutnya, di tengah disrupsi teknologi dan perubahan lanskap informasi, media yang adaptif dan berintegritas menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik, sekaligus menopang pembangunan daerah dan pertumbuhan Jawa Timur.

“Penguatan ekosistem media bukan hanya soal keberlangsungan industri media, tetapi juga soal menjaga kualitas informasi publik agar tetap sehat, akurat, dan membangun,” ujarnya.

Pulung menambahkan bahwa media harus diposisikan sebagai mitra strategis pembangunan daerah, bukan sekadar saluran penyampai informasi. Selain itu, Pulung juga menekankan bahwa kampanye penguatan ekosistem media tidak bisa dibebankan kepada media semata.

“Diperlukan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, media, akademisi, dunia usaha, dan komunitas komunikasi. Semua unsur harus saling menguatkan agar ekosistem media di Jawa Timur tetap tangguh dan berkelanjutan,” katanya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Lutfil Hakim menilai Prasetya Media Summit sebagai forum penting untuk menyamakan visi di tengah tantangan besar yang dihadapi media saat ini. Menurutnya, keberlanjutan media hanya dapat dicapai jika ekosistemnya sehat dan kolaboratif.

“Media yang kuat lahir dari ekosistem yang sehat. Tanpa kolaborasi, media akan mudah terjebak pada tekanan ekonomi dan arus informasi instan yang sering mengorbankan kualitas jurnalistik,” ujarnya.

Direktur Jawa Pos TV dan Jawa Pos Radar Group Marsudi Nurwahid, menekankan pentingnya adaptasi media tanpa kehilangan jati diri jurnalistik. Transformasi digital harus diimbangi dengan penguatan nilai dan kepercayaan publik.

“Media harus berani beradaptasi dengan teknologi, tetapi tidak boleh meninggalkan substansi. Kecepatan penting, namun akurasi dan keberpihakan pada kepentingan publik jauh lebih utama,” kata Marsudi.

Menurutnya, kolaborasi antara media, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain menjadi kunci agar media tetap relevan dan berkelanjutan di tengah persaingan yang semakin ketat. Pemimpin Redaksi Beritajatim.com Dwi Eko Lokonoto menyoroti tantangan media digital yang kini sangat dipengaruhi oleh algoritma dan pola konsumsi audiens. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik tetap menjadi modal utama media.

“Keberlanjutan media tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh kredibilitas. Media harus konsisten menjaga integritas dan keberpihakan pada kepentingan publik,” ujarnya. Sementara itu, Pemimpin Redaksi Radio Elshinta Haryo Ristamaji menekankan peran media arus utama sebagai penjernih informasi di tengah banjir konten digital. Menurutnya, publik membutuhkan media yang mampu menyajikan informasi berimbang dan dapat dipercaya.

“Tantangan media saat ini adalah tetap relevan tanpa kehilangan nilai jurnalistik. Di sinilah pentingnya peningkatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor,” katanya.

Narasumber lain, Fardilla Astari, yang membawakan materi strategi dan taktik komunikasi, menekankan bahwa komunikasi publik harus dibangun dengan pendekatan yang adaptif dan berorientasi pada dampak jangka panjang.

“Konten yang baik bukan hanya soal viral, tetapi tentang membangun kepercayaan dan hubungan berkelanjutan dengan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan (Kabag MKP) Biro Adpim Setda Provinsi Jawa Timur Zainal Muttaqin menyampaikan bahwa Prasetya Media Summit dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi seluruh pemangku kepentingan pentahelix.

“Forum ini tidak hanya menjadi tempat berbagi gagasan, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas teknis, memperkuat jejaring, serta merumuskan rekomendasi strategis bagi penguatan komunikasi publik di Jawa Timur,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rangkaian PMS 2025 diisi dengan seminar, diskusi panel, serta breakout class yang membahas penulisan berita humanis dan berbasis data, strategi konten media sosial pemerintah yang membangun kepercayaan publik, serta pengukuran dampak komunikasi publik menggunakan AMEC Framework. Seluruh agenda diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan sinergi pentahelix dalam menghadapi tantangan ekosistem media di era digital. Melalui Prasetya Media Summit 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan pentahelix untuk menjaga ekosistem media yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Kampanye bersama ini diharapkan mampu menempatkan media sebagai kekuatan strategis dalam menjaga ketangguhan dan mendorong pertumbuhan Jawa Timur di tengah dinamika perubahan global. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Ditangkap, Ada Dua Laki-Laki

Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Ditangkap, Ada Dua Laki-Laki

Pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Pinang Ranti akhirnya ditangkap. Kedua pelaku berjenis kelamin laki-laki ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.
Bersaing dengan Tuan Rumah, Timnas Indonesia Putri U-17 Wajib Kalahkan Singapura Demi Segel Piala Asia

Bersaing dengan Tuan Rumah, Timnas Indonesia Putri U-17 Wajib Kalahkan Singapura Demi Segel Piala Asia

Usai mengalahkan Bahrain, Timnas Indonesia Putri U-17 menaklukkan Arab Saudi dengan skor 3-1 di Stadion Bishan, Singapura, Kamis (8/10/2026). 
Influencer Sashfir Jadi Korban Pelecehan Seksual "Voyeurism" di Toilet Restoran, Polisi: Masih Proses Penyelidikan, Belum Ada Tersangka

Influencer Sashfir Jadi Korban Pelecehan Seksual "Voyeurism" di Toilet Restoran, Polisi: Masih Proses Penyelidikan, Belum Ada Tersangka

Infulencer Sashfir atau Fira Assegaf mengaku menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam atau voyeurism di toilet salah satu restoran steak di Senopati. Polisi belum menetapkan status tersangka arena kasus masih dalam proses penyelidikan.
Influencer Sashfir Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Toilet Restoran, Pelakunya Diduga Suami Orang

Influencer Sashfir Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Toilet Restoran, Pelakunya Diduga Suami Orang

Influencer Sashfir menceritakan pernah menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh pria berstatus suami orang di toilet sebuah restoran di Senopati, Jakarta.
Tiga Kemenangan Beruntun Belum Cukup, Shin Tae-yong Ingin Persija Terus Menggila di Super League

Tiga Kemenangan Beruntun Belum Cukup, Shin Tae-yong Ingin Persija Terus Menggila di Super League

Bahkan, tiga kemenangan beruntun Persija pada awal musim belum cukup membuat Shin Tae-yong merasa puas.
Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Selama Delapan Jam, Gelar Perkara Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Segera Digelar

Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Selama Delapan Jam, Gelar Perkara Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Segera Digelar

Betrand Peto dicecar 54 pertanyaan selama delapan jam lebih lamanya terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret namanya. Penyidik akan melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan dan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik kos menceritakan awal mula mayat perempuan terikat tali rafia ditemukan di salah satu kamar yang disewakannya di Pinang Ranti. Sundiyah menceritakan awalnya dia hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Hingga akhirnya berujung mayat itu ditemukan.
Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Lebih dulu ketinggalan satu gol, Persib Bandung membalas lewat tiga gol di menit-menit akhir pertandingan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT