News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hingga Kini Belum Diketahui Alasan Bedah Buku Reset Indonesia Dibubarkan Aparat

Kapolsek Nglames membantah telah membubarkan bedah buku Reset Indonesia. Menurutnya, yang meminta menghentikan acara tersebut adalah pihak kecamatan.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 22 Desember 2025 - 16:03 WIB
Hingga saat ini belum diketahui alasan bedah buku Reset Indonesia dibubarkan aparat
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Acara diskusi untuk mengulas buku berjudul Reset Indonesia dibubarkan aparat gabungan pemerintah dan kepolisian Sabtu malam (20/12). Kejadian itu berlangsung di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. 

Buku Reset Indonesia yang merupakan karya kolektif Tim Indonesia Baru dan ditulis oleh Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Bedah buku digelar terbuka untuk umum dengan tujuan menggali ide dan gagasan anak muda untuk Indonesia ke depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, situasinya justru memanas setelah sejumlah aparat gabungan setempat mendatangi lokasi dan membubarkan kegiatan bedah buku tersebut. Sejumlah peserta yang baru tiba diminta pulang. Sementara yang sudah berkumpul disuruh membubarkan diri.

Saat kejadian, panitia mengaku mendapat tekanan langsung dari aparat kecamatan dan kepolisian untuk menghentikan acara. Ketua panitia Gizzatara menuturkan bahwa pembubaran terjadi saat persiapan acara hampir rampung. Ia didatangi perwakilan pemerintah kecamatan bersama aparat kepolisian dan meminta agar acara segera dibubarkan.

“Pak Camat Madiun secara tegas melarang kegiatan diskusi di Pundensari dan meminta acara ini dibubarkan,” ujar Gizzatara kepada wartawan.

Gizzatara menjelaskan panitia telah mengirim surat pemberitahuan ke Polsek Nglames sebelum acara digelar. Namun intervensi tetap terjadi bahkan ada aparat yang melarang kehadiran Dandhy Laksono sebagai penulis sekaligus narasumbernya.

“Kami menyayangkan sikap aparat yang terasa berlebihan. Kegiatan ini murni diskusi dan bedah buku tanpa agenda politik apapun atau provokatif,” imbuhnya.

Salah satu penulis buku, Dandhy Laksono menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, bedah buku Reset Indonesia telah digelar di 47 kota di Indonesia dan baru kali ini dibubarkan.

“Baru kali ini diskusi Reset Indonesia dibubarkan. Sebelumnya di Madiun berjalan lancar. Saya mewakili para penulis berterima kasih ke panitia yang sudah berusaha maksimal,” ungkap Dandhy.

Menanggapi hal tersebut Kapolsek Nglames AKP Gunawan membantah telah membubarkan kegiatan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia. Menurutnya, yang meminta menghentikan acara tersebut adalah pihak kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami persuasif. Bahkan kami sudah berkoordinasi dengan panitia agar acara itu bisa selesai pukul 22.00 WIB”. tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Senin (22/12) pihak Bakesbangpol dan Pemerintah Kecamatan Madiun belum memberikan pernyataan terkait alasan membubarkan bedah buku tersebut. (men/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
PKS Siapkan Legislator Muda 2029 Lewat Jalan Muda Parlemen: Target DPR RI di Bawah 40 Tahun

PKS Siapkan Legislator Muda 2029 Lewat Jalan Muda Parlemen: Target DPR RI di Bawah 40 Tahun

Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM), Aang Kunaifi menjelaskan bahwa proses pencalegan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai upaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT