News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Gedung RSU Agung Mulia Pacitan Diduga Belum Kantongi Izin, Ini Penjelasan Manajemen RS

Keberadaan RS Agung Mulia menjadi sorotan. Haris Dian Ananta, salah seorang yang mengaku biro konsultan ini mengatakan, RS tersebut diduga belum melengkapi izin PKKPR, PBG, SLF, LSD, Amdal, IPAL, serta SIPA
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 23 Desember 2025 - 16:36 WIB
Pembangunan Gedung RSU Agung Mulia Pacitan Diduga Belum Kantongi Izin
Sumber :
  • agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Keberadaan Rumah Sakit (RS) swasta Agung Mulia yang terletak di Jalan Satsuit Tubun 25 Sidoarjo Kota Pacitan menjadi sorotan publik. Haris Dian Ananta, salah seorang yang mengaku biro konsultan ini mengatakan, rumah sakit swasta tersebut diduga belum melengkapi izin antara lain Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), pelepasan lahan sawah dilindungi (LSD), Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Amdal Lalu Lintas, izin pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).

“Kalau yang bangunan lama mungkin sudah ya,tetapi yang gedung baru sepertinya izin belum keluar bangunan sudah berdiri,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pihak managemen rumah sakit membantah. Secara umum, manajemen rumah sakit telah melengkapi beberapa izin dasar. Sementara terkait pengembangan gedung itu, diakui masih proses pengajuan persetujuan bangunan gedung (PBG) serta gedung tersebut belum difungsikan.

“Proses perizinan sedang berjalan. Meski gedungnya sudah berdiri tetapi belum difungsikan untuk layanan,” terang Adi Supaini, Managemen Rumah Sakit Agung Mulia.

Kepala Dinas Kesehatan dr Daru Mustiko Aji saat ditanya soal izin operasional pengembangan rumah sakit tersebut sebagai layanan kesehatan publik, mengungkapkan belum ada surat tembusan ke Dinkes.

“Sudah atau belumnya gedung tersebut beroperasional, sampai saat ini pihak RS Agung Mulia belum mengajukan izin operasional. Kalau pembangunan gedungnya coba tanya ke Dinas PUPR, apakah dalam mendirikan bangunan sudah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau belum,” katanya saat di konfirmasi via chat Whatsaap.

Kabid Tata Ruang dan Jasa Kontruksi PUPR Pacitan, Endhit Yuniarsa menyampaikan secara prosedural, setiap penambahan bangunan atau pengembangan layanan wajib mengajukan persetujuan PBG. Kalau tidak, secara hukum ada potensi pelanggaran.

“Untuk izin PBG Rumah Sakit Agung Mulia masih dalam proses,” jelasnya.

Sementara keberadaan RS Agung Mulia dinilai cukup berisiko karena berdampingan langsung dengan permukiman padat penduduk dan berjarak sangat dekat dengan salah satu sekolah dasar swasta yang sudah lebih dulu beroperasi. 

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait potensi pencemaran lingkungan dan terganggunya aktivitas pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RS Agung Mulia saat ini tidak hanya menyediakan layanan kebidanan dan persalinan, tetapi sudah melayani pasien umum dan rawat inap beragam jenis penyakit, yang tentu menghasilkan limbah medis lebih besar.

Pemerintah daerah perlu bertindak cepat. Harus ada evaluasi atau penghentian sementara operasional sampai seluruh persyaratan dipenuhi. (asw/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT