GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minim Penindakan, Truk dan Bus Besar Masih Terobos Jalur Kota Probolinggo

Akibat minimnya penindakan tegas, puluhan truk dan bus besar masih nekat melintas di jalur dalam Kota Probolinggo, meski rambu larangan telah terpasang.
Rabu, 7 Januari 2026 - 18:14 WIB
Truk/Bus besar terobos rambu larangan masuk Kota Probolinggo
Sumber :
  • tvOne - m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com – Akibat minimnya penindakan tegas, puluhan truk dan bus besar masih nekat melintas di jalur dalam Kota Probolinggo, meski rambu larangan telah terpasang. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas oleh instansi terkait.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan bertonase besar dari arah timur masih bebas masuk kota, terutama pada waktu malam hari. Puluhan hingga ratusan kendaraan besar tersebut seharusnya melalui Jalan Lingkar Utara (JLU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai arahan Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, Pudi Tjahjo Wahono, mengatakan bahwa kendaraan besar dari arah timur dialihkan sebelum traffic light Randupangger untuk berbelok ke arah utara dan tidak memasuki jalur kota.

“Namun fakta di lapangan menunjukkan pengalihan tersebut kerap diabaikan,” katanya.

Hal serupa juga terjadi dari arah barat. Truk dan bus besar yang datang dari arah Pasuruan maupun Surabaya tetap menerobos masuk ke kawasan perkotaan, meskipun sudah ada pos pantau kepolisian.

“Padahal Jalur Lingkar Utara telah ditetapkan sebagai lintasan alternatif guna menghindari kepadatan, risiko kecelakaan, serta kerusakan infrastruktur jalan dalam kota,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Riyadus Sholihin Firdaus, menuturkan bahwa diduga minimnya penjagaan dan hampir tidak adanya penindakan langsung di titik-titik rawan membuat sopir kendaraan besar seolah tidak takut melanggar.

“Pihak terkait harus bertindak tegas, seperti operasi rutin, penilangan, maupun penghalauan tegas di lapangan, sehingga larangan truk dan bus masuk kota terkesan hanya sebatas formalitas,” terangnya, Rabu (7/1/2026).

Akibat kondisi yang disinyalir dibiarkan ini, sejumlah warga mengeluhkan meningkatnya potensi kecelakaan, kemacetan, serta kerusakan jalan yang baru diperbaiki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembangunan proyek dua ruas jalan arteri sudah selesai, di sepanjang Jalan Panglima Soedirman hingga Sukarno Hatta (Pilang), mari kita jaga bersama agar tidak kembali rusak, salah satunya agar Truk/Bus besar tidak ada lagi melintas kecuali di jalur yang ditetapkan yaitu Jalan Lingkar Utara (JLU),” pungkasnya.

Jika tanpa langkah konkret dan pengawasan ketat, pelanggaran dipastikan akan terus terjadi, sementara keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan warga Kota Probolinggo terus dipertaruhkan. (msn/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT