News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Topan Guncang Perairan Laut Madura, Para Nelayan Ketakutan

Pusaran angin topan mengguncang perairan Laut Selat Selatan Madura, tepatnya di area Jembatan Suramadu, Kecamatan Labang dan membuat sejumlah nelayan ketakutan
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 22 April 2026 - 15:48 WIB
Angin Topan Goncang Perairan Laut Madura, Para Nelayan Ketakutan
Sumber :
  • abdur rahem

Bangkalan, tvOnenews.com - Pusaran angin topan mengguncang perairan Laut Selat Selatan Madura, tepatnya di area Jembatan Suramadu, Kecamatan Labang, Bangkalan. Pusaran angin membuat sejumlah nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar ketakutan, Rabu (22/4/2026).

Pusaran angin ini, berlangsung sekitar lima menit, sehingga bisa disaksikan masyarakat sekitar pesisir. Tidak sedikit masyarakat yang merekam dengan rasa takjub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para nelayan yang sedang mencari ikan di area Jembatan Suramadu langsung mengemudikan perahunya ke pingir laut untuk menyelamatkan diri dari pusaran angin topan tersebut.

"Iya saya bersama dua rekan sedang mencari ikan tiba-tiba awan gelap disertai pusaran angin dari arah timur berjalan ke barat. Saya dan teman-teman langsung mebereskan alat tangkap ikan. Dan lansngsung tancap gas ke pinggir laut,” ungkap Muhidin, seorang nelayan asal Desa Labeng.

Selain itu, para pengendara motor yang sedang melintas di Jembatan Suramadu pun, ikut menyempatkan berhenti sejenak untuk melihat dam merekam fenomena yang jarang terjadi di tengah laut.

Pihak BPBD Kabupaten Bangkalan menyatakan, fenomena ini terjadi sebagai salah satu pertanda peralihan musim, dari musim penghujan ke musim kemarau yang diprediksi mulai awal bulan Mei mendatang.

"Ini merupakan fenomina perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau, biasanya terjadi,” ungkap Arif Rahman Surya Atmaja Kabid Kedarutan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangkalan.

Di tambahkan Arif, angin topan tengah laut atau siklon tropis ini, terutama disebabkan oleh pertemuan suhu permukaan laut yang hangat, dengan udara lembab dari gumpalan awan hitam pekat, yang kemudian menciptakan penguapan intensif.

Proses ini memicu tekanan udara rendah yang menyebabkan udara hangat naik dengan cepat,dan berputar akibat efek gaya coriolis, atau rotasi bumi, yang akhirnya membentuk pusaran angin kencang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan catatan pihak BPBD sendiri, fenomena tersebut sudah beberapa kali terjadi di pesisir selatan, maupun pesisir barat Bangkalan. 

"Fenomena ini terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pertengahan tahun 2024, terjadi di Laut Karang Jamuan, Selat Madura. Pada Desember 2025, terjadi di perairan Desa Labeng yang menghancurkan kafe dan rumah warga, dan saat ini terjadi di area Jembatan Suramadu,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Tak hanya Farhan Halim, VC Nagano Tridents turut melepas tujuh pemain yang memperkuat tim sepanjang musim 2025-2026 ini. 
Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan pelajar SMA, Ilham Dwi Saputra (16), di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap, aksi kekerasan tersebut diduga dipicu konflik antargeng
Nyalinya Boleh Juga, John Kei Tak Kalah Nekat dengan Hercules, Ternyata Asal-usul sebagai Preman Dimulai di Sini

Nyalinya Boleh Juga, John Kei Tak Kalah Nekat dengan Hercules, Ternyata Asal-usul sebagai Preman Dimulai di Sini

Berikut kisah hidup John Kei yang dikenal tak kalah nekat dengan Hercules, asal-usul dari anak petani di Maluku hingga Dijuluki “Godfather Jakarta”.
Kejuaraan Internasional 15th Silent Knight Open Karate Cup Usai Digelar, Atlet Cilik Asal Yogyakarta Boyong Dua Medali

Kejuaraan Internasional 15th Silent Knight Open Karate Cup Usai Digelar, Atlet Cilik Asal Yogyakarta Boyong Dua Medali

15th Silent Knight Open Karate Cup dilangsungkan di Malaysia, 17-19 April 2026 lalu. Atlet karate cilik asal Yogyakarta berhasil membawa pulang dua medali.
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Pastikan Proses Hukum Sesuai Prosedur dan Transparan

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Pastikan Proses Hukum Sesuai Prosedur dan Transparan

Tim Penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara resmi mengirimkan SPDP kasus pembunuhan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei ke Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara
Penyesalan Abadi AC Milan: Gagal Dapatkan Rayan Cherki Secara Gratis, Kini Jadi Bintang di Manchester City

Penyesalan Abadi AC Milan: Gagal Dapatkan Rayan Cherki Secara Gratis, Kini Jadi Bintang di Manchester City

AC Milan ternyata pernah punya peluang emas untuk merekrut Rayan Cherki dengan biaya yang sangat terjangkau. Namun, kesempatan itu justru dilepas begitu saja.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT