News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Buruh Sidoarjo Turun Jalan Sambut May Day 2026

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Jawa Timur dimulai dengan gelombang massa yang besar.
Jumat, 1 Mei 2026 - 14:44 WIB
May Day di Sidoarjo
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Jawa Timur dimulai dengan gelombang massa yang besar. Ribuan pekerja dari berbagai organisasi serikat buruh memadati kawasan Sidoarjo pada Jumat, 1 Mei 2026, sebelum akhirnya melaksanakan aksi unjuk rasa.
 
Titik kumpul yang berada di Alun-alun Sidoarjo dan Puri Surya Jaya telah berubah menjadi lautan manusia sejak pukul 07.00 WIB. Massa tidak hanya berasal dari wilayah Sidoarjo, namun juga berdatangan dari berbagai daerah. Konvoi kendaraan dan barisan massa hadir dari kawasan industri Ring 1, meliputi Pasuruan dan Mojokerto, bahkan rombongan dari Jember yang menempuh perjalanan jauh.
 
Aksi ini digelar oleh berbagai elemen, diantaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) beserta aliansi serikat buruh lainnya di Jawa Timur. Setelah melaksanakan apel konsolidasi di Sidoarjo, massa bergerak secara terorganisir menuju tiga titik tujuan utama, yakni Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur Jawa Timur, dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.
 
Ketua PC SPAI FSPMI Sidoarjo, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa jumlah massa dari unsur FSPMI saja mencapai sekitar 1000 orang.
 
"Apabila digabungkan dengan elemen dari aliansi lain, jumlahnya dapat mencapai 3000 orang. Ini merupakan aspirasi murni yang datang dari bawah," ujarnya.
 
Terdapat dua poin utama tuntutan yang disampaikan. Pertama adalah tuntutan tingkat nasional yang menyasar kebijakan pemerintah pusat. Buruh mendesak Gubernur Jawa Timur untuk menyurati Mahkamah Agung guna merevisi sejumlah Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA). Menurut Agus, beberapa aturan tersebut dinilai bertentangan dengan Undang-Undang serta putusan Mahkamah Konstitusi yang merugikan hak-hak pekerja.
 
Selain itu, isu perpajakan juga menjadi sorotan utama. Pihaknya mendorong adanya revisi terhadap Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.
 
"Kami meminta batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dinaikkan menjadi Rp10 juta. Pendapatan sebesar itu saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok. Jika tetap dikenakan pajak, daya beli masyarakat pekerja akan semakin menurun," tegas Agus.
 
Kedua, tuntutan di tingkat lokal yang lebih spesifik guna menagih janji Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Buruh mengingatkan kembali komitmen bersama yang telah ditandatangani pada peringatan May Day tahun 2025. Isu yang paling mendesak adalah percepatan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) mengenai Jaminan Pesangon.
 
Di samping itu, terdapat usulan yang berkaitan langsung dengan keseharian pekerja, yaitu pembebasan pajak kendaraan bermotor roda dua dengan kapasitas mesin 150cc ke bawah.
 
"Sepeda motor merupakan sarana utama bagi buruh dalam mencari nafkah, bukan barang mewah. Oleh karena itu, kami memohon agar pajaknya dibebaskan," tambahnya.
 
Meskipun mengerahkan massa dalam jumlah besar dan mengangkat isu yang sensitif, Agus memastikan bahwa seluruh rangkaian aksi akan berjalan dengan aman dan tertib.
 
"Segala persiapan dan pemberitahuan resmi telah kami sampaikan kepada pihak kepolisian. Kami akan menjaga ketertiban karena ini adalah bentuk penyampaian hak, bukan untuk menciptakan keresahan," pungkasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, massa terpantau bergerak tertib menuju Gedung Grahadi dengan pengawalan aparat keamanan. Mereka menyatakan tidak akan membubarkan diri sebelum adanya kepastian hukum terkait janji yang telah dibuat pada 1 Mei 2025 lalu. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendengar Rencana Peringatan Setahun Kematian Affan Kurniawan, Orang Tua Tak Ingin Foto Anaknya Dijadikan Konten

Mendengar Rencana Peringatan Setahun Kematian Affan Kurniawan, Orang Tua Tak Ingin Foto Anaknya Dijadikan Konten

Sudah setahun kepergian seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21) yang meninggal usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob jenis Barakuda.
Bakal Jadi Tahun Terakhir Sirkuit Zandvoort di Formula 1, Max Verstappen Pamer Hal Spesial untuk F1 GP Belanda 2026

Bakal Jadi Tahun Terakhir Sirkuit Zandvoort di Formula 1, Max Verstappen Pamer Hal Spesial untuk F1 GP Belanda 2026

Max Verstappen akan tampil dengan sesuatu yang spesial pada gelaran F1 GP Belanda 2026 pekan depan.
Pengamat Ungkap Plus Minus Usulan Presiden Prabowo atas Dwi Kewarganegaraan Khusus untuk Timnas Indonesia

Pengamat Ungkap Plus Minus Usulan Presiden Prabowo atas Dwi Kewarganegaraan Khusus untuk Timnas Indonesia

Usulan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI saat membacakan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Perkuat Destinasi Ramah Muslim, Taiwan Bidik Wisatawan Indonesia Jelang Libur Akhir Tahun

Perkuat Destinasi Ramah Muslim, Taiwan Bidik Wisatawan Indonesia Jelang Libur Akhir Tahun

Selain menawarkan wisata alam, budaya, dan kuliner, Taiwan kini memperkuat citranya sebagai destinasi yang nyaman bagi wisatawan Muslim.
Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Sebuah video dan foto viral menunjukkan bule cantik atau WNA asal Eropa rela menempuh perjalanan jauh hanya ingin bertemu pria pujaan hatinya di Lombok, NTB.
Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menorehkan sejumlah capaian yang ikut berperan aktif dalam program nasional pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil sebagai transportasi utama semakin tinggi. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk mendapatkan mobil bekas.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT