News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Pesantren untuk Lingkungan, Santri Denanyar Jombang Kelola Sampah Demi Masa Depan Berkelanjutan

Apabila pengelolaan sampah mampu menghasilkan nilai ekonomi hal itu merupakan bonus dari gerakan sosial yang sedang dibangun bersama.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 10 Mei 2026 - 15:23 WIB
Rumah penglolaan sampah yang diinisiasi oleh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang.
Sumber :
  • timtvOne

Jombang, tvOnenews.com - Di sudut kawasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, aktivitas para santri kini tidak hanya berkutat pada kitab kuning, ruang belajar, dan kegiatan ibadah. 

Sebuah gerakan baru perlahan tumbuh di tengah lingkungan pesantren yaitu gerakan menjaga bumi melalui pengelolaan sampah terpadu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu ditandai dengan dibukanya Rumah Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang sebagai bagian dari penguatan program lingkungan berbasis pesantren. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi pesantren bersama P3M dan Coca-Cola Europacific Partners (CCEP).

Di tengah meningkatnya persoalan sampah di berbagai daerah, pesantren dengan ribuan santri dinilai memiliki tantangan sekaligus potensi besar dalam membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan. 

Dengan jumlah santri lebih dari 6.000 orang Denanyar mengambil langkah konkret untuk menjadikan pengelolaan sampah bukan sekadar aktivitas teknis melainkan bagian dari pendidikan karakter dan kesadaran sosial.

Suasana pembukaan Rumah Pengelolaan Sampah berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai pihak hadir untuk mendukung penguatan program tersebut, mulai dari unsur pesantren, pendamping program, hingga mitra lingkungan.

Perwakilan CCEP Anang Zakariah hadir memberikan dukungan terhadap penguatan pengelolaan sampah berbasis komunitas pesantren. Sementara Khoerudin dari P3M menegaskan pentingnya membangun kelembagaan lingkungan di pesantren sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut juga mendapat pendampingan dari Maman Abdurrahman dan Abdurahman Mubarok yang selama ini aktif mengembangkan pengelolaan sampah di lingkungan pesantren.

Dari internal pesantren dukungan penuh datang dari Yayasan dan pengasuh pondok. Najwa Fikri selaku perwakilan Yayasan serta Siti Chaulatul Aimmah sebagai perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren menegaskan komitmen pesantren dalam membangun budaya peduli lingkungan di kalangan santri.

Bagi Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif rumah pengelolaan sampah bukan hanya tempat menampung limbah. Lebih dari itu, ia menjadi ruang pembelajaran sosial tentang tanggung jawab terhadap lingkungan.

Ketua Eco Pesantren Mamba’ul Ma’arif Hilmy menuturkan bahwa program tersebut dibangun dengan orientasi sosial dan edukasi lingkungan, bukan semata mengejar keuntungan ekonomi.

“Pengelolaan sampah di pesantren ini merupakan kegiatan sosial dan bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga sustainable environment atau keberlanjutan lingkungan. Fokus utama kami bukan semata-mata pada aspek ekonomi, tetapi bagaimana membangun budaya peduli lingkungan, kebersihan, dan tanggung jawab bersama di kalangan santri,” ujar Hilmy, Minggu (10/5). 

Menurut Hilmy kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun sejak dini terutama di lingkungan pendidikan seperti pesantren yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda.

Pria yang akrab disapa Gus Hilmy menyebut apabila ke depan pengelolaan sampah mampu menghasilkan nilai ekonomi, hal itu merupakan bonus dari gerakan sosial yang sedang dibangun bersama.

“Jika nantinya rumah sampah ini memiliki income atau pendapatan dari hasil pengelolaan sampah maka itu merupakan nilai tambah dari kegiatan sosial lingkungan yang sedang kami bangun bersama,” tambahnya.

Rumah Pengelolaan Sampah tersebut dirancang menjadi pusat pengelolaan sampah terpadu. Sistemnya meliputi pemilahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot dan kompos, hingga pengumpulan sampah bernilai ekonomi yang dapat didaur ulang.

Tak hanya itu, program tersebut juga diarahkan sebagai pusat edukasi lingkungan bagi para santri dan masyarakat sekitar. Para santri diharapkan tidak hanya memahami pentingnya kebersihan secara teoritis tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah persoalan sampah nasional yang kian kompleks langkah kecil dari lingkungan pesantren ini menjadi gambaran bahwa perubahan dapat dimulai dari komunitas terkecil. Pesantren yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan keagamaan kini juga mengambil peran dalam isu lingkungan hidup.

"Melalui kolaborasi antara pesantren, komunitas, dan dunia industri, Rumah Pengelolaan Sampah Denanyar diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis pesantren yang mampu memberi dampak sosial, lingkungan, sekaligus ekonomi secara berkelanjutan," harapnya. (timtvOne)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT