Keren, IKA Unair Sidoarjo Luncurkan Lagu Sidoarjo Bersih, akan Diputar di Setiap Car Free Day di Alun-Alun
- Tim tvone - tim tvone
Sidoarjo, tvOnenews.com - Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Sidoarjo meluncurkan lagu penyemangat Car Free Day (CFD) bertajuk “Sidoarjo Bersih” di Paseban Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (31/5).
Kegiatan yang dikemas dalam acara “Simfoni Bersih dan Sehat: Kolaborasi Alumni untuk Kota yang Lebih Baik” itu merupakan kolaborasi IKA Unair Cabang Sidoarjo bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, yang juga alumni Unair, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.
Ketua IKA Unair Cabang Sidoarjo, dr. Berlian Aniek Herlina mengatakan gerakan menjaga kebersihan telah rutin dilakukan setiap pelaksanaan CFD.
“Yang terkait dengan Sidoarjo Bersih ini, setiap hari Minggu itu melakukan Car Free Day, ada UMKM dan kita menjaga kebersihan. Kita selalu menyampaikan bahwa ayo kita jaga kebersihan, ayo jangan ada puntung rokok karena lingkungan yang bersih, sehat, akan membuat generasi kita lebih sehat lagi di setiap minggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain peluncuran lagu, pihaknya juga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Kalau dengan rumah sakit adalah kebetulan hari ini adalah medical check up sederhana gratis untuk masyarakat. Karena dengan skrining kesehatan, kita check up, kita akan lebih tahu lebih awal kesehatan kita, kesehatan masyarakat, sehingga kita lebih gampang untuk mengedukasi dan membuat masyarakat lebih sehat lagi sejak awal,” katanya.
Menurut dr. Berlian, pesan utama yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut adalah menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.
“Pesan moral yang kita sampaikan dari Ikatan Alumni Sidoarjo adalah bahwa menjaga kebersihan itu bukanlah hal yang membebankan, melainkan merupakan gaya hidup yang menyenangkan, yang membuat semuanya lingkungan di sekitar kita bersih, dan semua masyarakat akan tetap sehat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi peluncuran lagu tersebut karena dinilai memuat pesan penting mengenai kebersihan, kesehatan, dan pemberdayaan UMKM.
“Saya sangat berterima kasih, dengan adanya launching Sidoarjo Bersih. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih pada Cak Winaryo ini yang luar biasa, sangat peduli, sangat peduli sekali dengan Sidoarjo. Terutama tentang kebersihan, UMKM. Di dalam lagu ini sudah mencakup keseluruhannya. Ada UMKM, kebersihan, dilarang merokok, jadi seperti itu,” ungkapnya.
Mimik memastikan lagu “Sidoarjo Bersih” akan diputar secara rutin pada setiap kegiatan CFD di Alun-Alun Sidoarjo.
“Iya, akan selalu diputar setiap pagi acara Car Free Day setiap Minggu,” katanya.
Ia berharap pesan yang terkandung dalam lagu tersebut dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan.
“Harapan saya kepada masyarakat warga Sidoarjo, terutama yang selalu menghadiri acara Car Free Day, selalu menjaga kebersihan dan selalu peduli dengan lingkungan yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.
Lagu “Sidoarjo Bersih” sendiri diciptakan oleh drg. Winaryo, warga asli Sidoarjo yang ingin memberikan kontribusi bagi daerah kelahirannya melalui karya musik.
“Saya tuh lahir asli di Sidoarjo 65 tahun yang lalu. Oleh karena itu, saya merasa punya kewajiban untuk membalas kerja di Sidoarjo, ingin membalas suatu apresiasi kepada Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo dengan cara melalui lagu,” katanya.
Menurutnya, lagu tersebut memuat berbagai pesan mulai dari dukungan terhadap UMKM, kesehatan masyarakat hingga pentingnya pengelolaan sampah.
“Di mana dalam lagu itu pesan-pesan banyak sekali, dari UMKM ada, dari kesehatan ada. Terus yang paling penting di sana ada syairnya ini Mas. Dengan udara yang bersih, usia harapan hidup kita akan lebih panjang,” ujarnya.
Ia berharap pesan dalam lagu tersebut tidak hanya diperdengarkan saat CFD, tetapi juga di berbagai ruang publik lainnya agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Jadi, namanya pesan ya Mas, seperti penyuluhan dan lain sebagainya itu membawa pesan kalau itu sering didengungkan, sering diputer-puter di mana pun, saya berharap tidak di Car Free Day aja,” pungkasnya. (hen)
Load more