News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampusnya NU Kembangkan Unit Donor ASI Berbasis Syariah Pertama di Indonesia, Seperti Apa?

Pemenuhan nutrisi melalui pemberian ASI menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan bayi, terutama bagi bayi prematur.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:21 WIB
Kampusnya NU Kembangkan Unit Donor ASI Berbasis Syariah Pertama di Indonesia, Seperti Apa?
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com – Tingginya angka kelahiran prematur di Indonesia masih menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Kondisi ini berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada bayi, mulai dari meningkatnya angka kesakitan hingga risiko kematian. Oleh karena itu, pemenuhan nutrisi melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) menjadi salah satu faktor penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi, terutama bagi bayi prematur. 

Berdasarkan kondisi tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Yayasan ASTAYA (House of Share), RSI Jemursari, RSI Ahmad Yani, dan RSIA Kendangsari menginisiasi pembentukan Unit Donor ASI berbasis syariah. Program ini ditargetkan menjadi model percontohan donor asi syariah pertama di Indonesia yang diharapkan mampu memperluas akses bayi terhadap ASI donor yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen tersebut ditandai digelarnya Seminar Ilmiah Human Milk Bank Berbasis Syariah yang menghadirkan akademisi, praktisi kesehatan, dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan ibu dan anak. 

Ketua Yayasan ASTAYA sekaligus Dokter Spesialis Anak dan Konsultan ASI, dr. Wiyarni Pambudi mengatakan, inisiatif ini dilatarbelakangi tingginya angka kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia yang diperkirakan mencapai sekitar 800.000 kasus setiap tahun.

“Di sisi lain, berbagai penelitian menunjukkan bahwa donor ASI (Donor Human Milk/DHM) dapat menurunkan risiko komplikasi serius pada bayi prematur dan menjadi pilihan terbaik ketika ASI ibu kandung tidak tersedia,” katanya. 

Diungkapkannya, fakta saat ini sudah ada kegiatan donor ASI yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri yang bisa dilihat dari komunikasi di medsos, ada yang memerlukan dan lalu ada pendonor.

“Tapi kegiatan itu belum bisa memastikan apakah ASI yang didonorkan berkualitas atau tidak, lalu bagaimana pencatatannya terkait dengan syariatan agama?” tambahnya. 

Menurut Wiyarni, jika nanti dikelola berbasis rumah sakit dan syariah, maka akan lebih baik dari segi kesehatan maupun agama. 

Wakil Rektor II Unusa, Prof. Mohamad Yusak Anshori, mengatakan bahwa pengembangan Human Milk Bank berbasis syariah merupakan bentuk kontribusi Unusa dalam menghadirkan solusi kesehatan yang memadukan keunggulan medis, teknologi informasi, dan nilai-nilai Islam.

Menurutnya, donor ASI telah terbukti memberikan manfaat besar bagi bayi prematur dan bayi berat lahir rendah. Namun implementasinya di Indonesia perlu didukung sistem yang mampu menjamin kepastian hubungan persusuan sesuai syariah. 

“Kami ingin membangun model Unit Donor Asi yang tidak hanya memenuhi standar klinis dan keselamatan pasien, tetapi juga memberikan kepastian dalam pencatatan nasab melalui dukungan teknologi digital. Inovasi ini dapat menjadi solusi kesehatan yang membawa kemaslahatan sekaligus diterima oleh masyarakat muslim Indonesia,” ujarnya. 

Dekan Fakultas Kedokteran UNUSA, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K), juga menegaskan bahwa upaya membantu bayi prematur tidak hanya berkaitan dengan penyelamatan nyawa, tetapi juga merupakan investasi untuk masa depan bangsa, dan menjaga nasab sama dengan menjaga akidah umat. 

Ia berharap inisiatif pembentukan Unit Donor ASI berbasis syariah yang digagas Unusa bersama para mitra dapat menjadi model percontohan bagi rumah sakit lain di Indonesia. Dengan demikian, layanan donor ASI dapat dikembangkan secara lebih luas dan terstandar untuk menjangkau bayi-bayi yang membutuhkan. 

“Dengan adanya Unit Donor ASI ini, proses donor menjadi lebih resmi sehingga legal dan aman. Aman dari sisi medis karena melalui prosedur dan pengawasan yang jelas, serta aman dari sisi akidah karena dikembangkan dengan pendekatan berbasis syariah,” tambahnya. 

Menurut Prof. Budi, aspek keamanan medis dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah menjadi dua elemen penting yang perlu berjalan beriringan. Karena itu, pengembangan Unit Donor ASI berbasis syariah diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas akses bayi terhadap ASI donor yang aman dan berkualitas. 

Lebih lanjut, dr. Wiyarni Pambudi menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan program donor ASI akan dilakukan melalui unit donor ASI berbasis rumah sakit (hospital based). Dalam prosesnya, setiap calon pendonor wajib menjalani tahapan screening atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum dinyatakan layak mendonorkan ASI. 

Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan pendonor tidak memiliki penyakit tertentu, terutama penyakit menular maupun penyakit kronis, serta untuk menilai kondisi kesehatan mental calon pendonor. Apabila ditemukan indikasi positif terhadap kondisi yang tidak memenuhi persyaratan, maka calon pendonor tidak dapat melanjutkan proses donor ASI. 

“Calon pendonor akan melalui proses skrining terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kesehatannya memenuhi syarat. Jika ditemukan indikasi penyakit menular, penyakit kronis, atau kondisi lain yang berisiko, maka tidak dapat menjadi pendonor,” ujarnya. 

Setelah dinyatakan lolos seleksi, ASI yang didonorkan akan diproses dan disimpan sesuai standar keamanan yang berlaku. Wiyarni menegaskan bahwa pemberian ASI donor bersifat sementara, terutama bagi bayi yang ibunya mengalami keterbatasan produksi ASI. Ketika pasokan ASI dari ibu kandung telah mencukupi kebutuhan bayinya, pemberian ASI donor dapat dihentikan dan kembali sepenuhnya menggunakan ASI dari ibu kandung. (far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September dengan 26 cabang olahraga yang akan menyelenggarakan pertandingan hari ini yang 13 diantaranya ada wakil Indonesia.
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 

Trending

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT