News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Pungli Parkir di Festival Rontek Pacitan 2026, Dishub Beri Penjelasan

Festival Rontek 2026 Pacitan menyisakan polemik parkir liar. Warga mengaku dipungut tarif tanpa karcis oleh petugas beratribut Dishub, diduga memicu kebocoran PAD.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 20 Juli 2026 - 14:06 WIB
Juru parkir (jukir)
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com – Festival Rontek 2026 Pacitan yang digelar sejak 17 hingga 19 Juli 2026 malam sukses menghipnotis masyarakat dari berbagai daerah untuk datang menyaksikan event tahunan ini.

Namun, event tersebut menyisakan persoalan parkir yang kini tengah ramai diperbincangkan. Juru parkir (jukir) nakal mendominasi lahan milik warga tanpa izin pemiliknya. Masalah utamanya adalah penarikan tarif tidak resmi, pungutan liar, penyalahgunaan atribut, hingga parkir sembarangan yang memakan badan jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut warga, parkir liar ini menjadi salah satu penyebab utama kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan, kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan kerugian yang sangat besar.

Misngatin (35), warga Kecamatan Sudimoro, menjelaskan bahwa dirinya datang jauh ke Kota Pacitan menggunakan kendaraan roda dua demi menonton Festival Rontek. Ia mengaku dihentikan petugas beratribut Dishub Pacitan dan diminta uang sebesar Rp3.000 per motor untuk parkir di tepi jalan.

“Saya rombongan 3 motor menuju alun alun. Saya diarahkan untuk parkir. Tadi petugas yang memakai baju atau rompi bertulisan Dishub Pacitan langsung meminta 3000 rupiah untuk parkir per motor,” jelasnya.

Hal serupa juga dialami Hernawan (45). Tarif parkir kendaraan roda empat sebesar Rp5.000. Nominal itu dinilai sangat memberatkan. Apalagi, petugas beratribut Dishub tersebut tidak memberikan karcis resmi.

“Ketika Parkir petugas langsung bilang nominal mas.Tapi tidak ada karcisnya. Sebaiknya kalau untuk PAD kan ada karcis. Saya bayar saja daripada ribut,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan, Bambang Mahendra, membenarkan bahwa juru parkir memang dikerahkan untuk membantu penertiban. Dinas Perhubungan Pacitan berupaya mengoptimalkan PAD dengan strategi utama penertiban parkir. Hasilnya nanti dibagi dan sebagian disetorkan untuk Pendapatan Asli Daerah.

“Untuk mengelola parkir pada event festival rontek pacitan tahun ini kita gandeng jukir untuk penertiban. Bilamana ditemukan parkir membayar, itu nanti hasilnya untuk mereka dan sebagian kita stor untuk PAD,” terangnya.

Terkait warga yang mengelola parkir, Bambang Mahendra menegaskan bahwa sesuai aturan, pengelolaan parkir oleh warga, baik di lingkungan permukiman maupun area komersial, wajib mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan.

“Pengelolaan ilegal atau parkir liar yang menarik pungutan tanpa izin dan tanpa karcis resmi melanggar hukum,” imbuhnya.

Tarif parkir saat event Festival Rontek 2026 yang digelar Dinas Pariwisata diketahui mencapai Rp3.000 untuk kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat dikenai tarif berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Sementara itu, parkir liar tanpa karcis ini pun disebut Dishub tidak masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). (asw/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT