Panitia Muktamar ke-35 NU Kebut Pemasangan 300 AC dan Penataan Kawasan Tambakberas
- Rohmadi
Jombang, tvOnenews.com – Hitungan mundur menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semakin dekat. Memasuki 29 hari jelang pelaksanaan, Panitia Lokal Muktamar terus mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan teknis dan fasilitas pendukung di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Setelah menyelesaikan perencanaan tata ruang kegiatan, panitia kini memusatkan perhatian pada tahap akhir pengerjaan lapangan. Mulai dari penyediaan fasilitas penginapan, penguatan pasokan listrik, hingga penataan area parkir dan bazar, seluruhnya dikebut agar siap digunakan saat ribuan muktamirin mulai berdatangan pada akhir Agustus mendatang.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, memastikan seluruh rancangan lokasi kegiatan telah ditetapkan dan tidak akan mengalami perubahan lagi.
Menurutnya, panitia kini fokus pada penyelesaian pekerjaan fisik agar seluruh fasilitas dapat beroperasi sesuai rencana.
"Site plan sudah final. Sekarang kami tidak lagi mengubah desain, tetapi fokus menuntaskan seluruh pekerjaan agar semuanya siap digunakan saat muktamar berlangsung," ujar Gus Rozaq saat ditemui di Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Rabu (29/7/2026).
Salah satu pekerjaan prioritas yang saat ini sedang berlangsung adalah pemasangan pendingin ruangan di sejumlah lokasi penginapan peserta. Panitia menargetkan sedikitnya 300 unit AC terpasang demi menunjang kenyamanan para muktamirin yang akan menginap selama agenda berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan mengingat pelaksanaan muktamar masih berada dalam periode musim kemarau, dengan suhu siang hari yang cenderung panas dan aktivitas peserta yang cukup padat.
Gus Rozaq mengungkapkan, sebanyak 200 unit AC mulai dipasang pada pekan ini. Sementara kebutuhan sisanya akan dipenuhi secara bertahap menyesuaikan proses distribusi dan ketersediaan barang.
"Kami ingin memastikan peserta mendapatkan fasilitas yang nyaman selama berada di Tambakberas," katanya.
Selain kenyamanan penginapan, panitia juga memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan listrik selama pelaksanaan muktamar. Untuk itu, koordinasi intensif dilakukan bersama PLN guna memastikan pasokan daya mencukupi di seluruh titik kegiatan.
Pemetaan kebutuhan listrik telah dilakukan berdasarkan site plan yang sudah final. Data tersebut menjadi acuan bagi PLN untuk menyiapkan dukungan daya tambahan di area penginapan, ruang sidang, pusat kegiatan, hingga fasilitas publik lainnya.
Dengan jumlah peserta dan pengunjung yang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang, stabilitas pasokan listrik menjadi salah satu aspek vital yang tidak boleh terganggu selama muktamar berlangsung.
Di sektor infrastruktur, proses pengurukan dan pemadatan lahan masih terus berlangsung. Panitia menyiapkan area seluas sekitar tiga hektare yang nantinya difungsikan sebagai kantong parkir kendaraan sekaligus kawasan bazar dan expo.
Sebagian area telah menyelesaikan tahap pemadatan awal dan siap memasuki proses penyempurnaan. Sementara beberapa titik lainnya masih dalam pengerjaan tahap kedua.
"Pemadatan tahap pertama sudah selesai. Sekarang tinggal menyelesaikan beberapa titik pada tahap kedua," jelas Gus Rozaq.
Keberadaan area parkir dan expo ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilitas pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan peserta pameran yang akan meramaikan rangkaian Muktamar ke-35 NU.
Panitia juga mulai melakukan penataan lingkungan di sekitar lokasi pembukaan muktamar yang dipusatkan di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang berada di sekitar kawasan kegiatan. Pemindahan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang dan pemerintah desa setempat.
Sebelum relokasi dilakukan, panitia terlebih dahulu melakukan normalisasi sungai di sekitar lokasi guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi peserta maupun tamu undangan.
Relokasi TPS dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus, sehingga kawasan utama muktamar dapat tampil lebih tertata menjelang pembukaan acara.
Dengan waktu persiapan yang tersisa kurang dari satu bulan, panitia menilai progres pekerjaan telah memasuki fase akhir. Seluruh bidang kini diarahkan untuk menyelesaikan detail-detail teknis yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan pelayanan peserta.
Mulai dari instalasi fasilitas, penyempurnaan kawasan, hingga kesiapan penginapan terus dipantau setiap hari agar seluruh target dapat diselesaikan tepat waktu.
"Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan peserta sudah tersedia sebelum mereka datang ke Jombang. Karena itu, seluruh pekerjaan yang tersisa kami targetkan selesai sesuai jadwal," pungkasnya.
Diketahui, Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Agenda lima tahunan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta resmi serta ratusan ribu penggembira dari berbagai daerah di Tanah Air dan mancanegara. (roi/far)
Load more