News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Kikin Ajak Nahdliyin Kembali Jadikan Qonun Asasi sebagai Pedoman Organisasi dalam Muktamar ke-35 NU

Jelang Muktamar ke-35 NU, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk kembali menguatkan komitmen terhadap Qonun Asasi NU.
Jumat, 31 Juli 2026 - 10:08 WIB
Gus Kikin
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Jombang pada akhir Agustus 2026, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk kembali menguatkan komitmen terhadap Qonun Asasi NU, warisan pemikiran pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

Menurut Gus Kikin, Qonun Asasi bukan sekadar dokumen historis yang menjadi bagian dari perjalanan lahirnya NU, melainkan pedoman fundamental yang telah terbukti mampu menjaga arah perjuangan organisasi sejak masa awal berdiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, beberapa waktu lalu.

“Ketika NU berdiri dengan berlandaskan Qonun Asasi, organisasi ini berkembang dengan baik dan mampu menjalankan tujuan-tujuannya dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” ujar Gus Kikin, Jumat (31/7). 

Cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari itu menjelaskan, Qonun Asasi pada mulanya menjadi rujukan utama dalam tata kelola dan arah perjuangan NU. Namun, perhatian terhadap pedoman tersebut perlahan berkurang ketika organisasi memasuki ranah politik pada era 1950-an.

Menurutnya, sejak saat itu berbagai dinamika yang terjadi membuat nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Qonun Asasi tidak lagi menjadi acuan utama dalam perjalanan organisasi.

Meski demikian, semangat untuk kembali meneguhkan identitas dan jati diri NU mulai menguat ketika organisasi memutuskan kembali ke Khittah 1926 dalam Muktamar Situbondo tahun 1984. 

Keputusan bersejarah itu menegaskan kembali pentingnya pengabdian, keikhlasan, serta orientasi perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kemaslahatan umat.

“Khittah 1926 menjadi momentum penting untuk mengembalikan NU pada ruh perjuangannya. Namun implementasi Qonun Asasi secara utuh masih perlu terus diperkuat,” katanya.

Gus Kikin mengungkapkan bahwa selama ini banyak warga NU hanya mengenal bagian mukadimah dari Qonun Asasi. Sementara naskah lengkap yang disusun langsung oleh KH Hasyim Asy’ari belum terdokumentasi dan dipelajari secara menyeluruh.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tebuireng Institute dalam tiga tahun terakhir melakukan penelitian dan penelusuran berbagai manuskrip serta dokumen peninggalan Hadratussyaikh. Upaya itu dilakukan untuk merekonstruksi kembali naskah Qonun Asasi secara lengkap.
“Hasil penelusuran tersebut berhasil menghimpun kembali Qonun Asasi yang terdiri dari empat bab. Selanjutnya kami susun ulang agar lebih sistematis dan mudah dipahami oleh generasi sekarang,” jelasnya.

Naskah hasil rekonstruksi tersebut kemudian dipublikasikan dan menjadi salah satu referensi akademik dalam berbagai kajian tentang NU, termasuk digunakan dalam penelitian tingkat doktoral.

Menurut Gus Kikin, Muktamar NU ke-35 yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, merupakan momentum yang tepat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai dasar organisasi sebagaimana tertuang dalam Qonun Asasi.

Ia menilai, tantangan yang dihadapi NU saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, organisasi membutuhkan fondasi yang kuat agar tetap mampu menjalankan perannya sebagai pelayan umat dan penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“Qonun Asasi adalah warisan berharga para muassis. Di dalamnya terdapat prinsip-prinsip yang menjadi fondasi lahir dan berkembangnya NU. Nilai-nilai itu tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman,” tuturnya.

Gus Kikin berharap seluruh elemen Nahdlatul Ulama dapat menjadikan Muktamar ke-35 sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan arah perjuangan organisasi ke depan.

“Kami berharap NU kembali menjadikan Qonun Asasi sebagai pedoman dalam berkhidmat. Sejarah telah membuktikan bahwa NU lahir, tumbuh, dan menjadi organisasi besar karena berpegang teguh pada nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” pungkasnya. (roi/hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT