News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Rakyat di Jombang Ditarget Tampung 2.000 Siswa, Mensos: Bukan Sekadar Pendidikan

Kementerian Sosial menargetkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dapat beroperasi penuh dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa
Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:31 WIB
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat berkunjung ke Sekolah Rakyat di Jombang.
Sumber :
  • tvOne - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Kementerian Sosial menargetkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dapat beroperasi penuh dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa. Program ini akan melayani pendidikan mulai jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pemenuhan akses pendidikan. Program tersebut juga dirancang untuk memberikan rehabilitasi dan pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan siswa yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Insyaallah ke depan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang ini bisa operasional penuh, artinya bisa menampung lebih dari 2.000 siswa nantinya, tingkat SD, SMP, dan SMA,” ujar Saifullah Yusuf, Kamis (22/10).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, siswa yang masuk Sekolah Rakyat memiliki kondisi yang beragam, mulai dari kemampuan akademik, kebiasaan, budaya, hingga kondisi kesehatan. Perbedaan tersebut membutuhkan proses adaptasi agar siswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah.

Menurutnya, masa awal tersebut menjadi periode penting bagi siswa maupun lingkungan sekolah untuk saling menyesuaikan diri. Sebab, kebutuhan setiap anak tidak bisa disamaratakan dan memerlukan pendekatan pendampingan yang sesuai.

“Keberagaman ini memerlukan satu proses untuk bisa saling beradaptasi. Makanya saya sebut masa-masa itu sebagai masa-masa artikulasi, masa saling menyesuaikan,” katanya.

Saifullah mengungkapkan, tantangan yang dihadapi Sekolah Rakyat cukup beragam. Ada siswa yang telah memiliki kemampuan membaca dengan baik, tetapi ada pula siswa yang sudah duduk di bangku SMP namun belum bisa membaca.

Sebagian siswa juga memiliki riwayat putus sekolah selama satu hingga dua tahun. Bahkan, ada anak yang pernah bekerja di lingkungan yang tidak semestinya serta menjadi korban kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut membuat Sekolah Rakyat perlu menjalankan fungsi yang lebih luas daripada sekadar kegiatan belajar-mengajar. Pendampingan, menurut Saifullah, menjadi bagian penting untuk membantu siswa mengejar ketertinggalan sekaligus memulihkan kondisi yang membutuhkan penanganan khusus.

“Di Sekolah Rakyat ini ada, di samping edukasi, juga ada rehabilitasi, sekaligus juga ada pemberdayaan khusus,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

AI smart glasses 2026 menawarkan kamera beresolusi tinggi, asisten AI, penerjemah langsung, dan layar HUD. Ini 5 merek yang menarik untuk konten kreator.
Insiden Ledakan Akibat Kebocoran Gas Kerap Terjadi, Pengguna Diharapkan Perhatikan Hal Ini

Insiden Ledakan Akibat Kebocoran Gas Kerap Terjadi, Pengguna Diharapkan Perhatikan Hal Ini

Masyarakat perlu mewaspadai insiden kebocoran gas yang berujung ledakan hingga menimbulkan korban jiwa.
8 Kawasan Bersiap Olah Sampah Jadi Listrik

8 Kawasan Bersiap Olah Sampah Jadi Listrik

Kemendagri mempercepat persiapan PSEL Batch 2 di delapan kawasan. Kesiapan lahan, pasokan sampah, perizinan, dan pendanaan menjadi fokus pembahasan di Bali.
WOW! NVIDIA Pamer Robot Bebek AI Seharga Rp6 Jutaan, Bisa Duduk, Tidur, hingga Bangkit Sendiri

WOW! NVIDIA Pamer Robot Bebek AI Seharga Rp6 Jutaan, Bisa Duduk, Tidur, hingga Bangkit Sendiri

NVIDIA mendemonstrasikan MicroDuck, robot AI open-source buatan Pollen Robotics dan Hugging Face yang bisa berjalan, duduk, tidur, hingga bangkit dengan bantuan
Presiden Prabowo Geram, Perusahaan Asing yang Sebabkan Karhutla di Hutan RI Terancam Ditendang

Presiden Prabowo Geram, Perusahaan Asing yang Sebabkan Karhutla di Hutan RI Terancam Ditendang

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap sejumlah perusahaan asing yang diduga menjadi dalang di balik maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera. 
Dua Tahun Memimpin: Prabowo Berhasil Stop Impor Solar Ganti B50, Negara Hemat Rp170 Triliun

Dua Tahun Memimpin: Prabowo Berhasil Stop Impor Solar Ganti B50, Negara Hemat Rp170 Triliun

Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian energi nasional membuahkan hasil bersejarah. Lewat implementasi resmi program B50 sejak 1 ...

Trending

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar saat menyadari dirinya mendapat "kode" atau isyarat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk -
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT