News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jatim Catat Kinerja Positif Semester I 2026, Gubernur Khofifah: Ekonomi Tumbuh Tertinggi se-Pulau Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Kinerja pembangunan Jawa Timur pada Semester I Tahun 2026 menunjukkan capaian yang semakin berkualitas.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:23 WIB
Jawa Timur Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Kinerja pembangunan Jawa Timur pada Semester I Tahun 2026 menunjukkan capaian yang semakin berkualitas. Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, Jawa Timur tidak hanya mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa, tetapi juga berhasil menekan angka kemiskinan dan pengangguran secara bersamaan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jawa Timur Semester I Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,84 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,45 persen. Pada saat yang sama, persentase penduduk miskin turun menjadi 9,06 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun menjadi 3,42 persen atau jauh di bawah angka nasional yang mencapai 4,65 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tidak hanya tinggi secara statistik, tetapi juga semakin berkualitas karena mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, di tengah ketidakpastian dan dinamika global, Jawa Timur mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Pulau Jawa dan melampaui capaian nasional. Pada saat yang sama, jumlah penduduk miskin dan pengangguran juga menurun. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh elemen di Jawa Timur,” ujarnya.

Khofifah menyebut, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga stabilitas sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di Jawa Timur.

Data BPS menunjukkan, ekonomi Jawa Timur pada Triwulan II Tahun 2026 tumbuh 5,84 persen (cumulative to cumulative/c-to-c), tertinggi di Pulau Jawa dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. 

Khofifah menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor-sektor produktif yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Jawa Timur, yakni industri pengolahan dengan kontribusi 31,27 persen, perdagangan 18,49 persen, serta pertanian sebesar 10,87 persen.

Dengan struktur tersebut, Jawa Timur tetap menjadi kontributor terbesar kedua terhadap perekonomian Pulau Jawa dengan kontribusi 25,40 persen serta penyumbang terbesar kedua terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 14,34 persen.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur konsisten melakukan akselerasi aktivitas ekonomi masyarakat. Fondasi ekonomi kita ditopang oleh sektor-sektor produktif yang kuat, mulai dari industri, perdagangan, hingga pertanian,” kata Khofifah.

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada Semester I Tahun 2026 berasal dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh 10,76 persen. Pertumbuhan tersebut didorong meningkatnya okupansi hotel dan penginapan selama musim liburan, meningkatnya aktivitas pariwisata, serta menguatnya kinerja jasa boga, termasuk melalui perluasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi pemerintah yang meningkat 19,80 persen, didorong realisasi pembayaran gaji ke-13 ASN, peningkatan belanja barang dan jasa, serta pelaksanaan berbagai program pelayanan publik.

Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pertumbuhan tersebut mengurangi kemiskinan.

Pada Maret 2026, persentase penduduk miskin Jawa Timur turun menjadi 9,06 persen dari sebelumnya 9,30 persen pada September 2025 atau turun 0,24 poin persentase. Penurunan tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian nasional yang turun sebesar 0,18 poin persentase.

Secara absolut, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 92.060 jiwa, dari 3.804.290 jiwa menjadi 3.712.230 jiwa. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan kontribusi penurunan jumlah penduduk miskin terbesar kedua secara nasional.

“Capaian ini menunjukkan bahwa berbagai ikhtiar penanggulangan kemiskinan yang dilakukan secara kolaboratif mulai memberikan hasil nyata. Yang terpenting bukan hanya semakin sedikit masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, tetapi kualitas hidup masyarakat miskin juga terus membaik,” katanya.

Perbaikan kualitas tersebut tercermin dari turunnya Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dari 1,286 menjadi 1,214 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) dari 0,262 menjadi 0,239.

Khofifah menilai, kondisi tersebut menunjukkan bahwa rata-rata kesenjangan pengeluaran masyarakat miskin terhadap garis kemiskinan semakin kecil, sekaligus menggambarkan tingkat ketimpangan di antara kelompok masyarakat miskin juga terus menurun.

Penurunan kemiskinan juga terjadi secara merata. Di wilayah perkotaan, angka kemiskinan turun dari 6,93 persen menjadi 6,66 persen, sedangkan di wilayah perdesaan turun dari 12,55 persen menjadi 12,38 persen.

“Artinya, bukan hanya jumlah penduduk miskin yang menurun, tetapi kondisi kemiskinannya juga tidak semakin dalam dan tidak semakin parah. Ini menunjukkan bahwa intervensi penanggulangan kemiskinan semakin efektif, inklusif, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain angka kemiskinan, di bidang ketenagakerjaan, Jawa Timur juga mencatatkan perkembangan yang menggembirakan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,42 persen pada Mei 2026 dari sebelumnya 3,55 persen pada Februari 2026. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,65 persen.

Jumlah pengangguran berkurang sekitar 26.730 orang menjadi 866,32 ribu orang. Sementara itu, jumlah penduduk bekerja meningkat menjadi 24,46 juta orang atau bertambah 205,53 ribu orang. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan pertambahan angkatan kerja yang meningkat 179,21 ribu orang.

“Penurunan tingkat pengangguran menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Jawa Timur terus tumbuh dan mampu menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas. Yang menggembirakan, pertambahan penduduk bekerja lebih besar dibandingkan pertambahan angkatan kerja sehingga semakin banyak masyarakat yang terserap ke dalam dunia kerja,” ungkapnya.

Optimisme tersebut juga tercermin dari meningkatnya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menjadi 75,14 persen atau naik 0,36 poin persentase dibandingkan Februari 2026.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan 7,77 juta pekerja atau 31,77 persen dari total penduduk bekerja. Selanjutnya diikuti sektor perdagangan sebesar 18,63 persen dan industri pengolahan sebesar 14,64 persen.

Kualitas pekerjaan juga terus membaik. Proporsi pekerja formal meningkat menjadi 36,18 persen, sementara tingkat setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu masing-masing mengalami penurunan.

Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa sejumlah tantangan masih perlu menjadi perhatian, terutama masih tingginya pengangguran lulusan SMK dan pendidikan tinggi.

Pemprov Jawa Timur, lanjutnya, akan terus memperkuat keterkaitan antara pendidikan, pelatihan vokasi, dan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, program magang, serta penguatan kemitraan dengan sektor industri.

Di sisi lain, strategi percepatan penurunan kemiskinan akan terus diperkuat melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyusunan sasaran program agar setiap intervensi pemerintah semakin presisi, tepat sasaran, dan berdampak nyata.

“Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Tantangan kedepan masih sangat dinamis. Karena itu, kita harus terus memperkuat sinergi, menjaga kondusivitas, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang semakin adil dan merata,” tegasnya.

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah baik pusat, kabupaten/kota, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan Jawa Timur.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bersinergi dan berkolaborasi menjaga Jawa Timur tetap kondusif. Dengan kebijakan yang semakin berbasis data dan kolaborasi yang kuat, kami optimistis pertumbuhan ekonomi akan terus terjaga, kemiskinan dan pengangguran semakin menurun, serta kesejahteraan masyarakat Jawa Timur semakin meningkat,” pungkasnya. (hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PT PAL Tangani Berbagai Jenis Kapal, Termasuk Kapal Temour dan Selam di Lamongan, Optimis Dongkrak PAD.

PT PAL Tangani Berbagai Jenis Kapal, Termasuk Kapal Temour dan Selam di Lamongan, Optimis Dongkrak PAD.

PAL Indonesia siapkan galangan kapal di Desa Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, untuk menangani berbagai jenis kapal.
Rapat di DPR, IMC Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga: Jangan Otomatis Seluruh Harta Dirampas

Rapat di DPR, IMC Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga: Jangan Otomatis Seluruh Harta Dirampas

Kelompok masyarakat Indonesia Millennials Center (IMC) meminta RUU Perampasan Aset memberikan perlindungan yang jelas terhadap pihak ketiga yang beritikad baik.
Persija Tiba-tiba Unggah Video Kursi Putih, Ada Kaitannya dengan Marselino Ferdinan?

Persija Tiba-tiba Unggah Video Kursi Putih, Ada Kaitannya dengan Marselino Ferdinan?

Persija membuat publik penasaran setelah mengunggah kursi putih yang identik dengan selebrasi Marselino Ferdinan disertai kalimat “Sesuatu yang ikonik akan datang”.
Sejumlah Menteri Hadiri Ratas Bahas Pendidikan Negeri Gratis di Istana

Sejumlah Menteri Hadiri Ratas Bahas Pendidikan Negeri Gratis di Istana

Sejumlah menteri telah tiba di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu siang untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto membahas isu pendidikan negeri gratis dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi
Hasil Asian Games 2026: Amankan peringkat ke-9 di Penyisihan, Flairene Candrea Melaju ke Final 100 meter Gaya Punggung Putri

Hasil Asian Games 2026: Amankan peringkat ke-9 di Penyisihan, Flairene Candrea Melaju ke Final 100 meter Gaya Punggung Putri

Hasil Asian Games 2026 babak penyisihan cabang olahraga renang di nomor 100 meter Gaya Punggung Putri yang berlangsung pagi hari tadi.
Luis de la Fuente Akui Kaget Rodri Lebih Pilih Gabung Barcelona ketimbang Real Madrid

Luis de la Fuente Akui Kaget Rodri Lebih Pilih Gabung Barcelona ketimbang Real Madrid

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku tak menduga bahwa Rodri lebih memilih gabung Barcelona. Padahal, sang gelandang tadinya diharapkan merapat ke Real Madrid.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT