News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peduli Warga Tanpa Keluarga, 275 Kain Kafan Diserahkan ke Dinsos Surabaya

Menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, Yayasan Harmoni Abadi Sejati Surabaya menyerahkan 275 lembar kain kafan kepada Dinas Sosial Kota Surabaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:03 WIB
275 Kain Kafan Disalurkan untuk Warga Kurang Mampu di Surabaya
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, Yayasan Harmoni Abadi Sejati Surabaya menyerahkan 275 lembar kain kafan kepada Dinas Sosial Kota Surabaya.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pemulasaraan jenazah warga binaan yang meninggal dunia, terutama Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), penyandang disabilitas, tunawisma, hingga warga tanpa identitas yang tidak memiliki keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Harmoni Abadi Sejati, Drg Riany Alim, kepada Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, di Kantor Dinas Sosial Kota Surabaya, Sabtu (8/8/2026).

Riani mengatakan, bantuan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap masih adanya warga yang tidak memiliki keluarga atau berada dalam kondisi keterbatasan, termasuk ketika mereka meninggal dunia.

“Kegiatan penyerahan kain kafan ini adalah wujud nyata kepedulian kami selaku keluarga besar Yayasan Harmoni Abadi Sejati terhadap sesama anak bangsa. Kami menyadari sepenuhnya bahwa saudara-saudara kita yang kurang beruntung, yang mungkin tidak memiliki keluarga, yang hidup dalam keterbatasan fisik maupun mental, atau yang tidak memiliki identitas yang jelas, tetaplah bagian dari kehidupan kita, bagian dari warga Kota Surabaya, dan bagian dari bangsa ini,” kata Drg Riany Alim.

“Kewajiban kita bersama adalah memastikan mereka tidak hanya dibantu saat masih hidup, melainkan juga mendapatkan penghormatan dan pelayanan yang layak saat menghadapi akhir hayatnya. Kami melihat langsung di lapangan, masih ada kasus di mana proses pemulasaraan jenazah tertunda atau tidak berjalan sebagaimana mestinya hanya karena ketiadaan kain kafan. Hal inilah yang memicu keprihatinan kami dan mendorong kami bergerak, terlebih di momen peringatan kemerdekaan ini, di mana kemerdekaan seharusnya juga dirasakan dalam bentuk keadilan dan perlakuan yang manusiawi bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali,” lanjutnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyebut bantuan kain kafan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pemulasaraan jenazah warga binaan di Penampungan Liponsos Keputih.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Yayasan Harmoni Abadi Sejati. Sebagai gambaran, saat ini kami menaungi sekitar 800 warga binaan di Penampungan Liponsos Keputih. Sebagian besar dari mereka adalah lansia, orang dengan gangguan jiwa, penyandang disabilitas berat, dan tunawisma yang sudah tidak memiliki kerabat,” ujar Antiek.

“Kebutuhan kain kafan di tempat kami sangatlah tinggi dan terus berjalan setiap saat. Hampir setiap bulan pasti ada warga binaan kami yang meninggal dunia, mengingat rata-rata usia penghuni di sana sudah di atas 44 tahun, banyak yang sudah lanjut usia dan memiliki berbagai penyakit penyerta. Bantuan 275 lembar kain kafan ini sangat berarti, membantu meringankan beban kami dalam memberikan pelayanan yang layak, serta memastikan setiap jenazah yang kami urus mendapatkan penghormatan sebagaimana mestinya sebagai manusia,” lanjut Antiek.

Bantuan tersebut juga disebut tidak berhenti pada penyaluran kepada Dinas Sosial. Yayasan Harmoni Abadi Sejati berencana memperluas penyaluran hingga ke sejumlah wilayah di Kota Surabaya.

“Bantuan ini tidak hanya kami salurkan untuk kebutuhan di lingkungan Dinas Sosial atau penampungan saja. Bersama seluruh pengurus dan anggota yayasan, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan bantuan ini hingga ke seluruh kecamatan dan kelurahan di wilayah Kota Madya Surabaya. Seluruh biaya yang digunakan untuk pengadaan dan penyaluran kain kafan ini murni berasal dari dana swadaya, sumbangan ikhlas dari donatur, serta partisipasi masyarakat yang peduli yang bergabung bersama kami,” kata Riani.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Harmoni Abadi Sejati, Neck Inkiriwang, menilai kepedulian antarelemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial di Surabaya.

“Saya melihat, potensi yang dimiliki oleh seluruh elemen yang ada di Kota Surabaya ini akan menjadi sangat kuat dan kokoh jika dijalin dengan rasa persaudaraan serta semangat saling membantu dan menolong satu sama lain,” ujar Neck.

“Saya sangat senang melihat kondisi Surabaya saat ini, tingkat kepedulian sosialnya sudah cukup baik. Kita jarang sekali lagi melihat tunawisma, orang dengan gangguan jiwa yang terlantar, atau pengemis yang berkeliaran di jalanan kota. Hal ini tidak lepas dari kesigapan Dinas Sosial dalam melakukan pelayanan, serta sinergi yang sangat baik yang terjalin antara pemerintah kota dengan warga masyarakat. Semoga langkah baik ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli,” lanjut Neck.

Sebagai tindak lanjut, perwakilan Yayasan Harmoni Abadi Sejati akan mengunjungi Penampungan Liponsos Keputih. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelayanan serta kondisi warga binaan yang terdiri dari tunawisma, ODGJ, dan penyandang disabilitas.

Penyaluran kain kafan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga yang bahkan setelah meninggal dunia masih membutuhkan bantuan agar dapat dimakamkan secara layak dan manusiawi. (zaz/gol)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Dilaporkan, Vicky Prasetyo Sudah Ingatkan Istri Siri soal Bersyukur 

Sebelum Dilaporkan, Vicky Prasetyo Sudah Ingatkan Istri Siri soal Bersyukur 

Sebelum Vicky Prasetyo Dilaporkan Istri Siri atas Dugaan Penelantaran Anak, dari Jauh Hari Sudah Ingatkan soal Bersyukur 
Kondisi Keuangan Shio Naga Tanggal 9 Agustus 2026, Peluang Cuan Ada di Depan Mata!

Kondisi Keuangan Shio Naga Tanggal 9 Agustus 2026, Peluang Cuan Ada di Depan Mata!

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Naga pada tanggal 9 Agustus 2026? Simak ramalannya berikut ini.
Apakah Boleh Menunda Mandi Wajib setelah Berhubungan Intim?

Apakah Boleh Menunda Mandi Wajib setelah Berhubungan Intim?

Buya Yahya menyoroti adanya pasangan suami dan istri menjadikan hubungan intim menjadi alasan kesiangan shalat subuh. Apakah diperbolehkan?
Pajak Marketplace Mundur ke November 2026, DJP Sebut Uang Pedagang Online yang Sudah Dipungut akan Dikembalikan

Pajak Marketplace Mundur ke November 2026, DJP Sebut Uang Pedagang Online yang Sudah Dipungut akan Dikembalikan

DJP umumkan pemungutan PPh Pasal 22 bagi pedagang online di marketplace ditunda hingga 1 November 2026. Pemungutan pajak ini ditunda tanpa mengubah substansi kebijakannya.
Stadion Kosong, Kota Bergemuruh: Nobar jadi Wajah Hiburan Rakyat di Final Piala Presiden 2026

Stadion Kosong, Kota Bergemuruh: Nobar jadi Wajah Hiburan Rakyat di Final Piala Presiden 2026

Meski laga digelar tanpa penonton langsung di Bali, nobar di puluhan titik Bandung dan Surabaya buktikan sepak bola tetap jadi hiburan rakyat yang menyatukan.
Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.

Trending

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.
Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh KRI Kerambit-627, unsur Guspurla Koarmada I, terhadap MV King Sun berbendera Tanzania. 
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT