News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Buku Islam Ala Prabowo, Begini Penjelasan Penulis KH Asep Syaifuddin

Buku Islam Ala Prabowo terus menjadi perbincangan publik. Kiai Asep Saifuddin Chalim, salah satu penulis di buku tersebut, mengaku kaget dengan judul bukunya.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 9 September 2026 - 14:08 WIB
Kontroversi Buku Islam Ala Prabowo, Begini Penjelasan Penulis KH Asep Syaifuddin
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Buku Islam Ala Prabowo yang beredar luas di media sosial, terus menjadi perbincangan publik. Kiai Asep Saifuddin Chalim, salah satu penulis di buku tersebut, mengaku kaget dengan judul buku yang kini menjadi kontroversi. Kiai Asep mengaku sudah mengusulkan kepada tim pembuat buku agar judulnya diubah karena dinilai sensitif.

“Saat panitia buku tersebut minta tulisan kepada saya, saya telah mengingatkan agar judulnya diubah karena sangat sensitif,” ujar pria yang dikenal sebagai kiai milarder ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski behitu, Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Prof. KH Asep Saifuddin Chalim, menilai, tulisannya tersebut tidak untuk memuji atau mengkultuskan Presiden Prabowo Subianto. Justru ia ingin menyampaikan pesan mengenai kepemimpinan melalui kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Ketika diminta menulis untuk buku tersebut, kata kiai kharismatik ini, dirinya menginginkan Prabowo bisa mengambil pelajaran dari kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz, terutama dalam hal pemberantasan KKN (korupsi, kolusi dan nepotsme) .

"Jadi, semangat saya, semangat untuk berdakwah. Kita semua tahu bahwa kebijakan presiden sangat menentukan nasib bangsa Indonesia,” tegas Kyai Asep, pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet.

Dia memaparkan, kepemimpinan khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh yang layak dijadikan inspirasi. Kiai Asep berharap, Presiden Prabowo dapat meneladani ketegasan Umar dalam membangun pemerintahan yang bersih, jujur dan adil.

"Cerita khalifah Umar bin Abdul Aziz sering saya sampaikann saat. berceramah di hadapan pejabat, baik kepala daerah maupun menteri. Saya harap dapat menginspirasi, khusuusnya dalam ketegasannya memberantas korupsi dan nepotisme,” tegas Kyai Asep.

Dirinya menginginkan Prabowo membaca tulisannya itu. Kiai Asep menilai, kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz menunjukkan pemerintahan dapat membawa kesejahteraan dan kemakmur serta keadilan, jika dikelola secara baik, tegas dan serius.

Tak hanya menyoroti persoalan korupsi, kolusi dan nepotisme, Kiai Asep juga berpendapat tentang sumber pendapatan negara. Ia menilai pemerintah seharusnya tidak terlalu mengandalkan pajak sebagai sumber penerimaan. Melainkan mengoptimalkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta mendorong hilirisasi untuk memperkuat perekonomian nasional.

Kiai yang juga bergelar ptofesor ini kembali menyampaikan, bahwa tulisannya tidak pernah bermaksud menyamakan Prabowo dengan Umar bin Abdul Aziz. Dirinya menulis kisah tersebut sebagai bahan refleksi dan inspirasi bagi kepemimpinan Indonesia.

Selain itu, Kiai Asep juga mengaku sudah membaca buku Paradox karya Prabowo yang, dinilainya, memipunyai semangat pemberantasan korupsi. Karena itu, dia berharap pemerintahan Prabowo berani menjalankan agenda pemberantasan korupsi.

Bahkan Kiai Asep menungungkapkam bagian tulisannya di halaman 336 buku Islam Ala Prabowo.

"Dalam bagian tersebut, saya menekankan pentingnya pemerintahan yang tegas, antikorupsi, efisien, efektif, serta berakhlak dan sesuai dengan nilai-nilai agama," pungkasnya. (msi/far)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.
Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, ogah besar kepala dengan rekor mentereng di Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona untuk menghadapi Napoli.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT